Ingin Diet Siipl? Jangan Abaikan Cheat Day

Penulis: Darmansyah

Kamis, 21 Desember 2017 | 11:37 WIB

Dibaca: 1 kali

Diet merupakan salah satu cara yang paling sering dipilih untuk menurunkan berat badan. Agar tindakan ini memberikan hasil yang maksimal, Anda dianjurkan untuk menerapkan cheat day.

Cheat day adalah hari dimana Anda bebas mengonsumsi apa pun selama diet.

Dengan kata lain, Anda boleh makan atau minum apa saja, tanpa perlu menghitung jumlah kalori, menentukan cara memasak, dan jumlah porsinya.

Studi menyebutkan bahwa cheat day yang dilakukan setidaknya 1 hari dalam seminggu dapat meningkatkan keberhasilan diet. Ini karena cheat day dapat bermanfaat untuk:

Membatasi jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari dapat membuat Anda jenuh. Faktanya, diet yang terlalu ketat lebih sering berujung pada kegagalan dibandingkan dengan diet yang masih mengizinkan cheat day.

Cheat day membantu Anda merasakan pola makan di luar diet, sehingga bisa memberikan kepuasan tersendiri.

Hal ini membuat Anda lebih ceria dan tidak bosan, sehingga Anda akan lebih mudah menjalani diet di hari-hari berikutnya.

Meski sedang diet, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan lemak dalam sehari. Ini karena lemak berperan penting dalam menunjang fungsi organ tertentu, dan sebagai sumber energi tubuh.

Jika sedang diet dan menerapkan metode cheat day, Anda akan cenderung mengonsumsi asupan berlemak seperti gorengan atau makanan berminyak lainnya.

Hal ini bisa membuat tubuh Anda kemasukan lemak-lemak penting, seperti omega 3.

Studi yang dipublikasikan oleh Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care pada empat tahun lalu menyebutkan bahwa perilaku cheat day dapat mengurangi ketergantungan seseorang pada gula.

Ini berarti cheat day dapat membantu Anda memperbaiki kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula di saat apa pun.

Ternyata cheat day memang terbukti ampuh dalam meningkatkan keberhasilan program diet.

Meski cheating day dianggap bisa mempercepat metabolisme, namun hal itu tak sepenuhnya benar.

Michael Roussell, Ph.D penulis buku “The Men’s health MetaShred Diet, menjelaskan bahwa dalam diet memang perlu sesekali melakukan libur.

Tetapi bukan berarti kita bisa bebas makan apa pun. Makan berlebihan saat libur diet justru akan memperlambat metabolisme.

Ia mengatakan, memang ada orang yang bisa makan dengan bebas saat “cheating day” tanpa angka timbangannya bertambah, tapi orang seperti itu sebenarnya langka.

“Tapi untuk satu orang seperti itu, saya tahu ada lima orang lain yang hanya punya 5-6 hari bebas diet dalam setahun supaya berat badannya terjaga,” ujarnya.

Salah satu kesalahan yang sering ditemui adalah hari bebas diet sebagai hari pembalasan dendam. dilansir dari laman hellosehat.com, ada empat aturan yang harus diterapkan agar “cheating day” tidak merusak diet.

Pada dasarnya mengkonsumsi makanan sehat harus dilakukan setiap hari.

Pastikan makanan Anda tetap mengandung protein dan kaya serat meskipun sedang berlibur dari diet. Makanan kaya protein dan serat juga membantu mengontrol nafsu makan anda.

Selain nikmat makanan terasa lebih lama, mengunyah makanan secara perlahan juga membuat kita akan merasa lebih cepat kenyang.

Ini bisa kita jadikan salah satu trik untuk mengontrol nafsu makan yang berlebihan.

Aturan ini sebenarnya sama dengan aturan makan saat sedang melakukan diet. Kita tetap harus memperhatikan porsi makan kita agar tidak berlebihan.

Makan dalam porsi kecil tetapi sering ternyata lebih baik daripada kita sekali makan dalam porsi besar.

Tidak masalah jika kita menyukai junk food. Jenis makanan tersebut tetap bisa kita konsumsi.

Namun sebaiknya kita membuatnya sendiri di rumah dengan bahan yang lebih sehat, seperti membuat burger yang kaya dengan sayur mayur atau membuat pizza dengan bahan rendah lemak.

 

Komentar