Ikan BikinTidur Lebih Baik dan Otak Pintar

Penulis: Darmansyah

Rabu, 3 Januari 2018 | 14:50 WIB

Dibaca: 0 kali

Siapa yang bisa membantah manfaat ikan untuk kesehatan

Ya, sebagai makanan yang mengandung  asam lemak omega-3—yang disebut baik untuk kesehatan jatung, mengurangi kekakuan sendi, ikan bisa juga menurunkan risiko depresi.

Ikan pun kian populer menjadi makanan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat, khususnya di antara orang-orang yang belum pernah mengonsumsi banyak ikan.

Studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak ikan dapat membantu menyembuhkan Anda setelah serangan jantung, mengurangi efeknya, serta memberikan tindakan anti-inflamasi secara umum.

Nah, sekarang ada alasan baru mengapa ikan perlu ada dalam menu Anda, yakni karena ikan dianggap dapat membuat tidur lebih nyenyak dan meningkatkan fungsi otak.

Menurut studi terbaru dari University of Pennsylvania, anak-anak yang makan ikan dalam seminggu mendapatkan nilai IQ lima poin lebih tinggi, dan disebut lebih sedikit mengalami gangguan tidur.

Dalam penelitian yang menganalisis lebih dari lima ratus  anak-anak memang tak diidentifikasi jenis ikan yang diasup, tapi para peneliti tertarik untuk mendalami jenis ikan apa saja yang dapat meningkatkan performa otak dan tidur lebih baik.

Bila selama ini ikan salmon diakui memiliki banyak lemak omega-3, namun ternyata sarden serta ikan kembung pun kaya akan kandungan tersebut.

“Kekurangan waktu tidur terkait dengan perilaku anti-sosial; kemampuan kognisi yang rendah terkait dengan perilaku anti-sosial,” kata Adrian Raine, Ph.D, profesor kriminologi, psikiatri dan psikologi di University of Pennsylvania.

“Kami menemukan bahwa suplemen omega-3 mengurangi perilaku anti-sosial, sehingga tak mengejutkan bahwa ikan berperan besar dalam hal tersebut. Jika ikan meningkatkan kualitas tidur, maka itu hal yang bagus. Jika turut serta meningkatkan kemampuan kognitif—seperti yang ditemukan saat ini—lebih bagus. Dua kali lebih baik.”

Sayangnya, banyak juga orang  yang lebih memilih untuk makan daging dan ayam sebagai sumber protein dibandingkan ikan.

Padahal, nutrisi dalam ikan sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dibanding daging dan ayam.

Ditambah lagi, harga ikan mungkin lebih terjangkau dibandingkan daging dan ayam.

Selain protein yang tinggi, ikan juga mengandung asam lemak omega 3, serta kalsium, vitamin D, dan fosfor.

Tak hanya itu, ikan juga kaya akan vitamin dan mineral lain, seperti vitamin B2, zat besi, zink, yodium, magnesium, dan kalium.

Semua vitamin dan mineral tersebut tentu sangat dibutuhkan anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan.

The American Heart Association merekomendasikan konsumsi ikan setidaknya 2 kali per minggu sebagai bagian dari diet sehat.

Ikan mengandung protein, vitamin, dan mineral yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Kandungan asam lemak omega 3 dalam ikan sangat baik untuk kesehatan jantung. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi ikan yang kaya akan omega 3  dapat mengurangi kadar lemak dalam darah, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang makan ikan dengan cara dipanggang memiliki volume otak yang lebih besar dan sel otak yang lebih besar di area otak yang bertanggung jawab untuk ingatan dan belajar.

Nah, para ahli percaya bahwa orang yang memiliki volume otak lebih besar memiliki risiko penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer yang lebih rendah.

Hal ini mungkin terkait dengan substansi abu-abu di otak, bagian otak yang mengandung neuron yang memproses informasi dan menyimpan ingatan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan ikan setiap minggu memiliki lebih banyak substansi abu-abu di pusat otak yang mengatur emosi dan ingatan.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa makan ikan dapat membantu mengurangi risiko depresi. Hal ini mungkin karena kandungan asam lemak omega 3 dalam ikan.

Penelitian membuktikan bahwa konsumsi ikan dapat lebih meningkatkan efektivitas obat antidepresan, dibandingkan jika Anda hanya mengonsumsi obat antidepresan saja.

Asam lemak omega 3 dalam ikan juga dapat membantu mengatasi gangguan mental lainnya, seperti gangguan bipolar. Omega 3 merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk fungsi otak yang sehat.

 

Komentar