Hemoglobin Rendah dan Cara Mengatasinya

Penulis: Darmansyah

Jumat, 21 September 2018 | 08:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Hb atau hemoglobin adalah salah satu bentuk protein yang terdapat dalam sel-sel darah merah yang kaya akan zat besi.

Fungsi dari hemoglobin sendiri adalah sebagai pengikat oksigen yang terhirup oleh saluran pernapasan yang nantinya akan disebarkan ke seluruh bagian tubuh.

Salah satu molekul yang terkandung dalam hemoglobin adalah oksihemoglobin yang berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh yang memiliki kadar oksigen yang rendah untuk menggantikan karbondioksida.

Kadar hemoglobin normal dalam darah manusia dewasa rata-rata antara dua belas hingga delapan belas gm.

Jika seseorang memiliki jumlah hemoglobin yang lebih rendah dari ukuran normal, hal tersebut dapat menandakan bahwa kadar oksigen dalam darahnya juga cukup rendah, yang pada akhirnya dapat berdampak pada gangguan kesehatan seperti anemia dan juga sesak napas.

Dampak lain dari rendahnya tingkat hemoglobin seseorang adalah semakin memburuknya masalah jantung yang dialami seseorang yang mana gangguan ini ditandai dengan timbulnya rasa nyeri pada dada serta jantung berdebar-debar.

Hal ini dikarenakan organ jantung bekerja ekstra keras untuk mengatasi kekurangan oksigen dalam darah.

Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan kadar Hb

Seseorang yang memiliki berbagai macam aktivitas dapat mengakibatkan tubuh menjadi kelelahan dan kurang mendapatkan istirahat.

Hal ini dapat memicu penyebab Hb rendah hingga menjadi menurun dalam darah.

Dehidrasi atau yang biasa dikenal dengan kurangnya cairan dalam tubuh dapat disebabkan oleh berbagai macam aktivitas dan kegiatan berat seperti berolahraga yang tidak diimbangi asupan cairan yang cukup dalam tubuh.

Akibat kurang minum yang terus menerus dibiarkan dapat mengakibatkan timbulnya gejala penurunan kadar hemoglobin dalam darah, yang ditandai dengan kelelahan, pusing, mata berkunang-kunang, dan beberapa kondisi lainnya.

Kurangnya kebutuhan nutrisi manusia yang penting dalam tubuh seperti makanan yang mengandung zat besi, folat, maupun vitamin dapat mengakibatkan meningkatnya risiko seseorang untuk mengalami gangguan kurang darah.

Karena nutrisi-nutrisi tersebut sangat penting untuk membantu proses pembentukan sel darah merah dalam tubuh.

Selama kehamilan, seorang wanita sangat rentan mengalami gangguan rendahnya tingkat hemoglobin dalam darah.

Hal ini dikarenakan kurangnya asupan makanan yang mengandung asam folat dan dalam tubuhnya.

Selamaenam6 bulan pertama kehamilan, bagian cairan darah wanita (plasma) membutuhkan peningkatan jumlah sel darah merah dengan lebih cepat.

Ini dapat mengencerkan darah dan dapat menjadi penyebab Hb rendah pada ibu hamil menjadi menurun.

Untuk itu sebaiknya segera melakukan konsultasi dengan dokter atau tenaga medis untuk mengatasi kondisi tersebut, karena jika tidak hal itu akan mengancam jiwa calon ibu dan juga perkembangan janin.

Terjadinya perdarahan serius seperti yang terjadi pada kasus wasir berdarah, operasi, kecelakaan, proses persalinan, menstruasi, dan sebagainya dapat mengakibatkan penurunan tingkat hemoglobin dalam darah.

Beberapa jenis penyakit kronis yang disebabkan oleh adanya infeksi baik itu infeksi virus, infeksi bakteri, maupun infeksi karena mikroorganisme lainnya seperti pada penderita gagal ginjal, kanker, penyakit autoimune, infeksi usus, maupun berbagai jenis penyakit lainnya dapat menjadi penyebab menurunnya kadar hemoglobin dalam darah.

Hal ini dikarenakan penyakit tersebut membuat tubuh kesulitan untuk memproduksi sel-sel darah merah.

Beberapa jenis penggunaan obat-obatan seperti obat-obatan untuk kemoterapi maupun prosedur radiasi dengan menggunakan sinar X memiliki efek penurunan kadar hemoglobin dalam darah pasien.

Penanganan segera perlu dilakukan untuk mengatasinya. Segera konsultasi ke dokter jika merasa lemas, mata berkunag-kunang, lesu dan tidak bertenaga untuk mendeteksi apakah hemoglobin rendah dan penyebab utamanya.

Jika memungkinkan segera periksa Hb ke laboratorium terdekat sebelum berkonsultasi.

Jika terdeteksi Hb rendah maka akan diberi obat untuk penambah darah sesuai kadar Hb. Jika sangat rendah maka tidak menutup kemungkinan harus dilakukan transfusi darah.

Komentar