Garam Bukan Bumbu “Haram” Makanan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 8 April 2016 | 09:45 WIB

Dibaca: 7 kali

Berbeda dengan garam biasa, garam laut atau yang lebih dikenal dengan sea salt memiliki kandungan mineral yang lebih banyak.

Garam laut diproses secara alami dengan penguapan air laut.

Dengan begitu, banyak kandungan mineral dan nutrisi yang didapatkan dari air laut karena tidak melalui proses kimia.

Sea salt kandungan mineralnya lebih dari lima puluh mineral. Kalau garam buatan hasil tambang, puluhan mineral itu enggak ada

Seperti halnya garam hasil tambang atau disebut garam meja, garam laut memiliki fungsi menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Namun, kekayaan mineral dalam garam laut dapat mengoptimalkan motabolisme tubuh manusia.

Garam laut membantu pH tubuh menjadi lebih basa.

Sea salt mempunyai kemampuan membawa mineral dalam tubuh membuat tubuh lebih basa.

Seperti diketahui, pH tubuh yang asam atau rendah dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif.

Selain itu, garam laut selama ini juga dikenal untuk kesehatan kulit.

Tak heran jika banyak dijual lulur menggunakan sea salt.

Sementara itu, berdasarkan Western Analysis, Inc., garam laut mengandung sekitar tujuh puluh lima mineral, seperti kalsium, magnesium, sulfur.

Kalsium membantu memberi struktur tulang dan gigi. Kemudian sulfur berperan untuk sistem kekebalan tubuh dan detoksifikasi tubuh

Sementara itu diet mayo dikenali sebagai sebuah tren diet juga tidak mengharamkan garam

Diet mayo merekomendasikan untuk memakan berbagai jenis makanan yang bernutrisi termasuk garam secara terbatas

Jika dikonsumsi secara berlebihan, garam dapat menahan cairan di dalam tubuh sehingga menyebabkan volume darah meningkat.

Namun, bukan berarti orang yang hipertensi tidak boleh mengonsumsi garam sama sekali.

Mengurangi konsumsi garam bukan berarti tidak makan garam sama sekali. Tidak dianjurkan selalu makan yang tawar semua
Tubuh bisa lemas hingga hilang kesadaran jika berpantang garam terlalu ketat. Konsumsi garam per hari yang dianjurkan yaitu hanya dua ribu miligram atau lima gram garam, yang setara dengan satu sendok teh.

Sayangnya, kebanyakan orang tak menyadari batasan konsumsi garam sehingga terjadi kelebihan dalam tubuh..

Kalau makanannya sudah terasa asin, berarti garamnya terlalu banyak. Stop kalau terasa asin.

Jika selalu konsumsi makanan yang hambar tanpa garam, justru bisa menurunkan kualitas hidup.

Garam juga penting bagi tubuh, tapi jangan berlebihan. Kuncinya adalah keseimbangan dalam kehidupan ini.

Komentar