FDA Cabut Klaim Kedelai Baik Buat Jantung

Penulis: Darmansyah

Kamis, 2 November 2017 | 15:04 WIB

Dibaca: 0 kali

Banyak penelitian dan data yang mengusulkan untuk mengonsumsi kacang kedelai secara rutin karena protein yang terdapat di dalamnya diduga mampu mengurangi kolesterol LDL buruk dan bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Meskipun begitu, beberapa waktu lalu Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atau Food and Drug Administration atau FDA mengajukan pertanyaan mengenai klaim kesehatan protein kedelai yang mampu mengurangi resiko penyakit jantung tersebut.

“Untuk pertama kalinya, kami telah mempertimbangkan perlu mengajukan sebuah peraturan untuk mencabut klaim kesehatan tersebut,” ujar Susan Mayne, direktur FDA Center for Food Safety and Applied

“Karena banyak penelitian yang dipublikasikan sejak klaim tersebut diotorisasi pada  delapan belas tahun silam mengusulkan temuan yang tidak konsisten mengenai hubungan antara protein kedelai dan penyakit jantung,” tambah dia.

Kardiolog dan direktur UCLA Women’s Cardiovascular Health Center, Karol Watson mengungkapkan bahwa tidak semua cara untuk mengurangi kolesterol memiliki manfaat dan beberapa diantaranya bisa berbahaya untuk tubuh.

“Apa yang kita ketahui ialah tidak ada uji klinis yang menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak kedelai meningkatkan kesehatan jantung,” ujarnya.

Meski demikian, bukan berarti mengonsumsi protein kedelai tak sehat. Penelitian ini lebih melihat hubungan dan klaim bahwa konsumsi kedelai baik buat jantung.

Sebelumnya, sebuah penelitian penasihat ilmiah Soy Nutrition Institute yang juga profesor University of Illinois, John Erdman pada dua ribu silam menganjurkan publik konsumsi protein kedelai untuk meningkatkan kesehatan jantung.

“Terdapat banyak data  yang menyarankan bahwa mengonsumsi dua puluh lima gram protein kedelai per hari mampu untuk merendahkan kolesterol, dengan asumsi Anda memiliki diet yang sesuai,” ujarnya.

Lebih lanjut ia merasa kecewa, tapi tidak terkejut dengan keputusan FDA. Ia menjelaskan bahwa FDA berada di bawah tekanan dari kelompok anti kedelai, Weston A.Price Foundation, untuk mencabut klaim kesehatan tersebut.

Meskipun telah banyak penelitian yang menyarankan bahwa kedelai memiliki manfaat kesehatan.

Pada awal tahun ini FDA sempat menolak petisi yang diajukan oleh Weston A.Price Foundation akan klaim kesehatan protein kedelai dan kemampuan untuk merendahkan resiko penyakit jantung.

Kini, dalam sebuah pernyataan FDA, Mayne mengungkapkan meskipun terdapat banyak bukti yang mengusulkan bahwa terdapat hubungan antara protein kedelai dan penurunan resiko penyakit jantung, total dari bukti ilmiah antar hubungan keduanya masih dipertanyakan.

Lebih lanjut dalam pernyataan tersebut pihak FDA menyimpulkan bahwa hubungan antara protein kedelai dan penyakit jantung tidak memenuhi standar klaim kesehatan FDA

Kacang kedelai merupakan jenis polong-polongan yang memiliki nutrisi yang sangat banyak seperti protein, lemak, serat, kalsium, lesitin, dan Vitamin-vitamin lainnya.

Kacang kedelai dapat dibuat menjadi bahan olahan seperti tahu, tempe, hingga susu. Manfaat kacang kedelai sangat berlimpah

Meningkatkan metabolisme, dalam arti yang bekerja untuk meningkatkan kerja metabolism tubuh adalah protein dari kacang kedelai.

Kandungan protein kacang kedelai juga mampu untuk mencegah pengeluaran kalsium lewat urin.

Diet sehat, kacang kedelai dapat mengurangi nafsu makan sehingga akan membantu mengurangi kebiasaan makan berlebih.

Mencengah timbulnya kanker, yaitu antosidan yang terdapat menetralisir radikal bebas. Hal tersebut karena radikal bebas mampu menyebabkan sel sehat bermutasi menjadi sel kanker.

Menjaga kesehatan jantung yaitu berasal dari lemak yang dihasilkan kacang kedelai adalah lemak tak jenuh. Dimana lemak tak jenuh mampu untuk membantu menurunkan kolestrol yang berlebih.

Menopause yaitu dengan bantuan meningkatkan mood yang berubah secara drastic, lebi lapar. Khususnya untuk wanita dengan mengonsumsi kacang kedelai tersebut.

Osteoporosis dengan kandungan kalsium tinggi untuk dapat menguatkan tulang dan mencegah pengeroposan pada tulang. Selain kalsium, kedelai juga mengandung Fitoestrogen yang berfungsi sebagai penguat tulang.

Mencegah anemia. Produk olahan seperti tempe dapat mencegah kekurangan sel darah merah yaitu dari kandungan zat besi dan meningkatkan aktivitas Vit B12 yang berperan sebagai pemebntukan sel-sel darah merah.

Diabetes mellitus yaitu berasal dari asam-asam amoni yang terdapat pada protein kacang kedelai dengan bantuan serat yang dapat mengendalikan kadar gula darah.

Antiaging. Hal tersebut dikarenakan mengandung banyak serat dan antioksidan. Jika dikonsumsi dengan baik dan dibarengi dengan olahraga yang cukup dapat mencegah penuaan dini.

Maka dari itu kacang kedelai memiliki manfaat yang sangat banyak baik untuk jangka panjang maupun untuk jangka pendek.

an perlu untuk diketahui bahwa kacang kedelai mengandung protein yang sagat lengkap. Hal tersebut dikarenakan adanya asam amino essensial yang berada di dalamnya.

Jika ingin menunda penuaan dini maka kacang kedelai dan produknya dapat dikonsumsi dengan baik dan dibarengai dengan pola hidup sehat seperti olahaga, berjalan banyak dan aktivitas yang secukupnya

Komentar