Fakta-fakta Unik Tentang Sakit Kepala

Penulis: Darmansyah

Selasa, 25 Juli 2017 | 15:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Siapa yang pernah melewati sakit kepala?

Ya, sakit kepala pernah mendatangi setiap orang tanpa kecuali.

Walau pun pernah didatangi sakit kepala, tapi tidak semua orang tahu betapa uniknya  sakit kepala itu.

Masih banyak orang yang keliru dengan sakit kepala dan pusing yang ternyata memiliki perbedaan arti.

Meski keduanya sama-sama menyerang kepala, ada fakta uniknya seperti diungkapkan laman  Klikdokter.com, hari ini, Selasa, 25 Juli.

Sekitar sembilan puluh  persen keluhan sakit kepala tidak diketahui sebabnya.

Sakit kepala terbagi menjadi dua segmen. Pertama, sakit kepala primer  seperti migrain, cluster headache, tension type headache 

Kedua, sakit kepala sekunder (sedikit diketahui sebabnya), seperti demam, sakit gigi, dan tumor otak.

Biasanya sakit kepala terjadi karena pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur.

Pusing tidak sama dengan sakit kepala.

Pusing adalah sensasi lingkungan atau tubuh terasa seperti berputar yang biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sementara, sakit kepala dapat berdampak terhadap penurunan kualitas hidup, peningkatan biaya berobat, dan turunnya kualitas kerja.

Obat analgesik yang mengandung methampyrone dapat meringankan nyeri sakit kepala.

Jika Anda sering mengalami sakit kepala yang tak jelas apa sebabnya, coba ceritakan hal tersebut pada dokter gigi Anda saat periksa.

“Saya menderita sakit kepala yang cukup parah selama bertahun-tahun,” kata Gretchen Anderson, yang tinggal di Eagle, Idaho.

“Setelah menjalani tes medis dan meminum obat, saya mengetahui sebabnya: rahang yang bergemeretak di tengah malam. Gigi geraham saya berlubang dan dokter gigi saya bertanya apakah saya mengalami sakit kepala.

Duh!” Setelah dokternya memasangkan mouthguard dan ia menjalani latihan relaksasi rahang sebelum tidur, Anderson akhirnya tak mengalami sakit kepala lagi.

Apakah Anda makan cemilan sebelum tidur?

Bila sakit kepala sering menyerang saat pagi datang, cobalah untuk makan cemilan sebelum tidur.

“Salah satu kemungkinan penyebab sakit kepala pagi hari adalah kurangnya rendahnya kadar gula darah karena semalaman tak ada asupan gula,” jelas Donna Hedgepeth, DC, DACCP, seorang praktisi chiropractor di Raleigh, Carolina Utara.

Cemilan yang disarankan olehnya adaah: keju cottage dengan potongan buah, semangkuk sereal yang disajikan dengan susu, seiris keju low fat dan kabin.

Sebuah studi terbaru oleh peneliti di University of Rochester menemukan bahwa akupunktur dapat merangsang neurotransmitter yang disebut adenosin yang dapat mematirasakan sel-sel saraf dan melenyapkan rasa sakit secara alami.

Akupunktur sangat efektif untuk sakit kepala dan migrain, baik dalam perawatan jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain itu, bila dibandingkan dengan flunarizine, obat migrain yang biasa digunakan, cara ini terbukti lebih efektif dalam mengurangi frekuensi terjadinya migrain dalam empat bulan pertama terapi.

Akupunktur juga mampu secara signifikan menurunkan intensitas nyeri.

Jika Anda terlalu memforsir diri dalam melakukan rutinitas, maka sakit kepala mungkin adalah sinyal dari tubuh Anda untuk menguranginya.

Kebanyakan orang yang menderita sakit kepala, termasuk karena migrain dan tensi, memiliki hubungan yang signifikan antara timbulnya sakit kepala mereka dengan stres dan emosi yang kuat di kehidupannya.

Segala sesuatu yang disikapi dengan sangat serius akan memicu stres dan sakit kepala. Untuk menghindari hal tersebut, istirahatlah yang cukup dan peliharalah diri Anda.

Penderita sakit kepala mungkin ingin kepala tidur dengan bantal pemanas dan ibuprofen, tapi berbicara dalam rasa sakit yang Anda rasakan bisa sama efektifnya.

“Penelitian dan praktek klinis yang saya lakukan sangat mendukung manfaat dari terapi perilaku kognitif dan biofeedback untuk mengobati sakit kepala,” kata Elizabeth Lombardo, PhD, MS, PT, psikolog dan terapis fisik di Wexford, Pennsylvania, dan penulis A Happy You: Ultimate Prescription for Happiness.

Pertimbangkan untuk mengunjungi seorang terapis yang khusus sakit kepala dan sakit kronis, atau angkat telepon dan telepon teman Anda jika sakit kepala menyerang.

Obat yang Anda konsumsi untuk meredakan rasa sakit bisa menjadi bumerang untuk diri Anda.

Kondisi ini dikenal sebagai sakit kepala akibat penggunaan obat secara berlebihan dan juga disebut sebagai rebound headache, di mana rasa sakitnya datang dan pergi.

Jika Anda minum obat sakit kepala namun sakitnya semakin parah, yang sering digambarkan sebagai kepala yang semakin tegang, Anda mungkin mengalami rebound headache.

Para ahli mencatat bahwa obat sakit kepala dari triptans, seperti Imitrex, penghilang rasa sakit lain, seperti Vicodin, xanax, bahkan aspirin atau asetaminofen dapat menghasilkan efek rebound, yang berbeda untuk setiap orang.

Jika Anda yakin Anda mengalami jenis sakit kepala ini, carilah pelayanan kesehatan khusus yang spesialisasinya adalah sakit kepala karena banyak dokter masih awam dengan hal tersebut.

Komentar