Diet Tidak Pas Bisa Tambah Berat Badan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 April 2018 | 09:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Diet?

Ya, awas!

Sebab kalau tak tepat ia akan menjadkan berat badan bertambah. Dan diet itu  mengharuskan kita membatasi kalori sangat ketat.

-Walau sedang ingin menurunkan berat badan, makan secara teratur merupakan cara terbaik, dan bukan menahan-nahan untuk tidak makan.

Melakukan diet dengan berpantang makan atau membatasi asupan kalori secara ketat justru akan menyebabkan kegemukan.

Dalam penelitian yang dilakukan terhadap lima ribu orang Finlandia berusia dua puluh empat hingga tiga puluh empat tahun disimpulkan, mereka yang makan teratur dan tak ada riwayat diet justru lebih sukses.

Temuan ini telah dipublikasikan dalam The Journal Eating Behaviors.

“Seringkali, orang mencoba untuk mencegah kegemukan dan mengelola kelebihan berat badan dengan berdiet dan melewatkan waktu makan.

Dalam jangka panjang, pendekatan semacam itu hanya mepercepat penambahan berat badan daripada mencegahnya,” kata Kärkkäine, salah satu periset dalam penelitian ini.

Bergerak aktif dan kebiasaan makan yang sehat adalah hal penting.

Namun, yang lebih penting adalah menghindari jenis diet yang hanya membuat kita ingin makan lebih banyak.

Misalnya saja membatasi asupan kalori sangat ketat.

Dan untuk  menurunkan berat badan diperlukan waktu dan usaha yang tidak sedikit.

Mengatur pola makan atau “diet” adalah salah satu usaha yang diperlukan, namun tubuh juga memerlukan waktu untuk beradaptasi sehingga berat badan menurun secara perlahan.

Mengurangi asupan secara ekstrem, bahkan tidak makan sama sekali, malah dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

Dengan melakukan diet, kita mengatur jumlah asupan dan jenis makanan apa saja yang kita konsumsi, terutama asupan jenis makanan dengan kadar kalori tinggi.

Selain itu, dengan melakukan diet, kita juga menyesuaikan jumlah asupan makanan dengan tingkat metabolisme tubuh.

Dengan semakin banyak beraktivitas, kita memerlukan banyak pengganti energi dalam bentuk makanan.

Jika asupan berlebih, tubuh akan menyimpan energi dari makanan yang terlalu banyak dalam bentuk lemak.

Tubuh kita memerlukan berbagai macam nutrisi yang masing-masing mempunyai peran dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan berat badan, terutama kalori yang diperlukan sebagai sumber energi dan pengganti sel yang rusak.

Pola makan yang salah untuk menurunkan berat badan adalah mengurangi asupan terlalu banyak sehingga nutrisi untuk tubuh tidak tercukupi.

Berikut adalah beberapa metode untuk mengatur pola makan yang tidak baik bagi kesehatan dan sebaiknya tidak Anda lakukan.

Meskipun tujuan utamanya adalah mengurangi asupan kalori dengan mengurangi konsumsi makanan, tetapi metode ini sering kali disalahartikan dengan sama sekali tidak mengonsumsi kalori atau nutrisi lainnya yang dianggap dapat menaikan berat badan.

Berat badan mungkin akan turun dengan cepat, namun orang tersebut akan berakhir dengan massa otot yang lebih rendah dan jaringan lemak tubuh yang lebih banyak.

Bahkan saat usia dewasa atau usia lanjut akan lebih berisiko terkena diabetes mellitus.

Hal ini merupakan salah satu metode yang populer di beberapa negara. Cleanse yang dimaksud di sini adalah pembersihan tubuh dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu saja.

Pola makan ini tidak sehat karena seseorang hanya memakan satu jenis makanan atau minuman, salah satu contohnya adalah hanya meminum jus lemon.

Penurunan berat badan sudah pasti, namun tubuh akan kekurangan banyak nutrisi jika dilakukan dalam beberapa hari, bahkan minggu. Efek sampingnya adalah sembelit dan sakit kepala karena kurangnya asupan.

Inti dari metode ini adalah mengeluarkan kembali makanan dan/atau mempercepat sistem pencernaan  untuk mengeluarkan makanan dengan penyalahgunaan obat pencahar.

Metode ini tidak jauh berbeda dengan cara penderita bulimia mengeluarkan kembali makanan, namun tidak diawali dengan keinginan makanan berlebih.

Metode ini dilakukan secara sadar untuk mengurangi asupan tanpa memikirkan dampak terhadap tubuh, salah satunya dehidrasi.

Dilakukan dengan penyalahgunaan obat tertentu  serta merokok untuk menekan keinginan makan sehingga jumlah makanan yang dimakan menjadi lebih sedikit.

Penggunaan obat-obatan, misalnya kokain dan obat diabetes untuk menurunkan berat badan, dapat menimbulkan ketergantungan dan risiko kerusakan organ karena digunakan tanpa pengawasan dokter.

Sedangkan nikotin pada rokok diketahui dapat menekan nafsu makan, tetapi masalah kesehatan dari merokok akan mengancam kesehatan, ditambah dengan efek samping dari ketagihan merokok yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan

Merupakan pola makan yang berbahaya dan dilarang, akan tetapi faktanya pola makan ini cenderung terkenal.

Dikatakan abnormal karena metodenya berbahaya dan dampaknya adalah penurunan badan secara ekstrim hingga anoreksia.

Diet bola kapas – memakan kapas untuk menekan nafsu makan sehingga tubuh kesulitan mencerna kapas tersebut. Dampaknya adalah malnutrisi serta kerusakan lambung dan usus.

Diet cacing pita – intinya adalah sengaja menginfeksi tubuh dengan cacing pita sehingga pencernaan makanan menjadi kurang efektif. Malnutrisi, kerusakan organ dalam serta kematian dapat disebabkan karena diet ini.

Anorexic Boot Camp  Diet – pola makan ini akan menurunkan berat badan dengan cara sengaja membuat seseorang anoreksia.

Dilakukan dengan cara menanamkan sugesti bahwa menahan lapar saat sedang benar-benar kelaparan adalah cara yang baik untuk menurunkan berat badan.

Perlu diingat bahwa anoreksia merupakan gangguan psikologis yang dapat menyebabkan kegagalan berbagai organ tubuh.

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola makan yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika Anda akan mengurangi jumlah asupan makanan, pilihlah pola makan yang tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan tidak menyebabkan dampak terhadap kesehatan atau membuat Anda mengalami malnutrisi.

Komentar