Diet Paleo? Dan Anda Ingin Mencoba?

Penulis: Darmansyah

Rabu, 1 Juni 2016 | 08:40 WIB

Dibaca: 0 kali

Diet paleo?

Atau Anda pernah mencobanya?

Dan media kesehatan terkenal “Australia plus,” Rabu, 01 Juni 2016, menuliskan dengan tentang diet jenis ini dengan  penawaran menu  atau pola makan ala manusia purba.

Lantas, apakah benar pola makan diet  paleo lebih sehat?

Alasan yang dikemukakan diet paleo ini, seperti diungkapkan “australia plus,”  adalah kesederhanaannya.

Diet  ini didasarkan pada pemikiran bahwa tubuh kita tidak berevolusi untuk mengatasi diet modern saat ini, jadi kita harus makan dengan cara sebagaimana dilakukan oleh leluhur paleolitik yang berburu dan pengumpul lebih dari 1sepuluh ribu tahun yang lalu.

Ini berarti manusia harus berfokus pada sayuran segar, buah, ikan, daging tanpa lemak dan lemak sehat, dan tidak termasuk makanan yang diproses – dan yang lebih kontroversial adalah tidak mengkonsumsi produk susu dan gandum.

Penggemar paleo mengatakan mereka yang mengadopsi pola makan ini dapat menurunkan berat badan dan mengurangi kesempatan mereka untuk mengembangkan masalah kesehatan umum, seperti penyakit jantung, kanker, sindrom iritasi usus besar dan diabetes tipe 2.

Pendukung Paleo menyarankan asupan protein yang tinggi  dari asupan energi harian seseorang, dan ini berarti  lebih tiggi dari yang direkomendasikan oleh pedoman kesehatan Australia.

Meski secara teknis bukan diet rendah carbohidrat, diet paleo menyarankan pengurangan karbohidrat. Nilai ini jauh lebih sedikit dari yang direkomendasikan pedoman kesehatan Australia yang membatasi asupan karbohidrat dan karbohidrat yang dimaksud harus lebih banyak bersumber dari sayuran padat ketimbang produk dari gandum.

Mereka yang menganut diet paleo juga mendapatkan serat dari buah dan sayuran, bukan biji-bijian.

Professor Tim Crowe, peneliti gizi dan praktek diet dari Universitas Deakin mengatakan konsep diet paleo yang dikenal sebagai pola makan ala manusia gua diperkenalkan pertama kali beberapa dekade lalu, namun baru populer sekitar dua tahun belakangan.

Namun demikian terus muncul perdebatan seputar klaim diet paleo mampu membantu menurunkan berat badan serta mencegah berbagai penyakit.

Menurut Professor Crowe, diet paleo memang tidak sempurna namun demikian pola makan ini menawarkan manfaat, terlebih pada mereka yang sehari-harinya memiliki pola makan buruk, seperti banyak minum soft drink, alkohol, kue, dan makanan manis.

Alasan lain yang mendukung diet paleo menyebutkan pola makan ini lebih berpeluang membantu Anda menurunkan berat badan.

Namun hasil diakui masih perlu penelitian lebih lanjut mengingat studi yang dilakukan baru dalam skala kecil.

Sementara di pihak yang kontra dengan diet paleo mengatakan, pola makan ala manusia purba sulit dilaksanakan karena makanan yang tersedia di zaman purba jauh berbeda dengan yang kita miliki saat ini.

Dan sejumlah bukti menunjukan gandum, kentang dan sayuran lain juga telah dikonsumsi manusia sejak tiga puluh ribu ribu tahun yang lalu dan temuan ini meragukan sains di balik diet paleo.

Sementara dari perspektif nutrisi, masalah utama dari diet paleo adalah mengesampingkan sejumlah kelompok makanan yang penting seperti gandum, kacang-kacangan dan juga susu.

Menurut Professor Crowe, pengecualian ini cenderung tidak sehat karena sumber pangan itu banyak mengandung manfaat kesehatan.

Sementara terkait berat badan, Professor Crowe mengatakan orang biasanya memang akan kehilangan beberapa kilo ketika mulai melakukan diet paleo, sama dengan kebanyakan diet lainnya, namun berat badan itu bisa saja kembali dalam jangka panjang.

Menyikapi pro dan kontra terhadap diet paleo ini, Professor Crowe menilai diet paleo memang lebih baik dari kebanyakan tren diet yang populer belakangan ini.

“Ilmu pengetahuan di balik diet ini yang menyatakan kita didesain untuk mengkonsumsi makanan tertentu itu sangat bisa diperdebatkan, namun tetap saja diet ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi sebagian orang jika mereka memang ingin memperbaiki pola makannya,” katanya.

Professor Crowe bersedia merekomendasikan diet paleo sebagai cara untuk membuat perubahan pola makan yang baik dan mengurang makanan yang memiliki kandungan gizi buruk.

Namun dia juga merekomendasikan pelaku diet paleo juga perlu memperhatikan pedoman gizi dan sesekali memasukan biji-bijian dan susu dalam menu mereka. “Sedikit liberal dan jangan mengikuti aturan diet paleo itu terlalu ketat,” katanya.

Komentar