Diet Hipertensi Turunkan Asam Urat

Penulis: Darmansyah

Jumat, 19 Agustus 2016 | 09:46 WIB

Dibaca: 0 kali

Laman situs kesehatan “healthday,” hari ini, Jumat, 19 Agustus 2016, menurunkan temuan mengejutkan berupa pola makan sehat yang direkomendasikan untuk mereka yang menderita darah tinggi, ternyata juga bisa menjadi terapi non-obat untuk keluhan asam urat.

Pola makan atau diet yang disebut DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension,  ini mengharuskan kita mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang banyak, memilih susu rendah lemak, dan membatasi asupan lemak dan lemak jenuh.

Dalam pengujian pada lebih dari empat ribuan orang, mereka yang menjalani pola makan DASH juga mengalami penurunan kadar asam urat.

Para ahli mengatakan, kemampuan diet DASH untuk menurunkan kadar asam urat cukup signifikan, bahkan mendekati efektivitas obat.

“Hasil penelitian ini merupakan kabar yang baik bagi mereka yang menderita asam urat. Perubahan pola makan untuk mencegah asam urat seharusnya menjadi terapi lini pertama,” kata ketua peneliti Dr.Edgar Miller III.

diet DASH juga bisa menjadi alternatif untuk mereka yang menderita asam urat ringan sampai sedang, tapi tak mau mengonsumsi obat.

Selama ini orang yang memiliki kadar asam urat tinggi disarankan untuk membatasi asupan alkohol dan protein.

Mungkin dari hasil penelitian itu bisa ditambahkan perlunya mengadopsi diet DASH.

diet DASH kembali menempati posisi teratas selama 6 tahun berturut-turut dalam peringkat diet tahunan di US News & World Report.

Untuk tahun ini, ada tiga puluh delapan program diet yang dinilai – bertambah tiga diet dibanding tahun silam – dengan penentuan peringkat yang didasarkan oleh ulasan dari panel ahli.

Dua program diet tambahan baru mendapat nilai yang sangat tinggi: diet MIND, yang berfokus pada peningkatan kesehatan otak dan diet Fertility  atau kesuburan yang bertujuan untuk membantu wanita agar bisa hamil lebih cepat.

diet MIND menggabungkan fitur dari program diet DASH dan Mediterania yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan otak.

Pemeringkatan ini juga menambahkan kategori baru, yaitu Best Diets for Fast Weight Loss (diet terbaik untuk penurunan berat tercepat).

“Kami menyadari bahwa orang yang diet mungkin mempunyai tujuan penurunan badan jangka pendek dan membutuhkan pilihan-pilihan untuk mewujudkannya dengan cara yang sehat,” kata Angela Haupt, editor kesehatan senor di U.S News.

DASH  telah dikembangkan oleh National Heart, Lung and Blood Institute untuk membantu mencegah tekanan darah tinggi.

diet itu fokus pada konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran dan biji-bijian sekaligus menurunkan konsumsi garam.

Selain dinobatkan sebagai Best diet Overall (diet Terbaik Secara Keseluruhan), DASH juga menempati urutan pertama dalam kategori Best Diets for Healthy Eating.

Weight Watchers menempati tempat pertama dalam kategori Best Weight Loss Diets

Setiap orang memilih metode diet dengan alasan yang berbeda-beda. Beberapa mempunyai tujuan penurunan berat badan jangka pendek, yang lainnya untuk jangka panjang.

Salah satu pesaing terbaru, seperti namanya, bertujuan untuk meningkatkan peluang seorang wanita untuk hamil.

Sementara yang lain menjalani diet untuk meningkatkan kesehatan jantung, mengatasi diabetes atau untuk menurunkan risiko terkena penyakit tersebut.

Berat badan yang terus merayap naik tentu membuat Anda panik.

Berbagai strategi pun disiapkan, namun hal utama yang langsung terpikirkan setiap orang yang ingin langsing adalah diet dan berpantang makanan yang dianggap sumber kalori.

Menghindari makanan tertentu atau hanya makan sedikit ketika terpaksa memang dapat mengurangi asupan kalori sehingga berat badan turun dengan cepat. Tetapi perubahan tersebut hanya sementara.

diet tak akan berhasil jika Anda merasa yang penting adalah melakukan sesuatu yang berbeda untuk sementara. Suatu saat Anda akan berhenti melakukannya,” kata Christopher Gardner, ahli ilmu nutrisi dari Stanford University School of Medicine.

“Bila Anda punya cara baru untuk makan dan merasa akan melakukan pola makan itu selamanya, maka berat badan bisa dikontrol,” imbuhnya.

Karena itu Gardner tidak merekomendasikan diet sebagai jalan pintas. Sebaiknya perubahan pola makan berorientasi jangka panjang.

diet bukan berarti menahan lapar. Ketika lapar tubuh perlu suplai energi, salah satunya dari glukosa yang didapatkan dari makanan yang kita makan.

Jika tidak ada energi yang masuk, tubuh akan membongkar cadangan energi yang diambil dari otot. Konsekuensinya, tubuh menjadi mudah lelah dan aktivitas terganggu.

Buatlah rancangan pola makan yang lebih realistis namun porsi tetap terkontrol sehingga bisa bertahan lama.

Selain itu, jika berat badan kembali bertambah, jangan kembali ke pola makan yang lama. Motivasi yang kuat dan dispilin sangat penting dalam hal ini.

Selain itu diet saja tidak akan membantu banyak seperti halnya diet yang dikombinasikan dengan olahraga.

National Weight Control Registry telah mengikuti dan menganalisa kebiasaan orang yang sukses menurunkan berat badan dan menjaganya selama lebih dari satu tahun.

Hasilnya, mereka rutin berolahraga selain mengatur pola makannya.

Olahraga dalam skala moderat, seperti jalan cepat, yang dilakukan satu jam setiap hari sangat dianjurkan. Aspek paling penting dari program penurunan berat badan adalah aktivitas fisik yang rutin.

Komentar