Diabetes Tipe 2 Bukan Lagi “Vonis Mati”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 4 Desember 2015 | 09:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Para ilmuwan menemukan terobosan baru untuk membantah keberadaan penyakit diabetes, terutama untuk tipe 2, sebagai “vonis mati” dan menegaskan bahwa ia bisa disembuhkan dengan mengikis lemak di pancreas.

Temuan hebat ini seperti diungkapkan laman situs “IB Times UK,” Jumat, 04 Desember 2015, berasal dari studi terbaru ilmuwan di Metabolic Medicine, University of Glasgow.

“Diabetes tipe 2 ternyata tidak terlalu kronis dan bisa disembuhkan. Caranya adalah dengan mengurangi berat badan,” tulis “IB Times UK.”

Selama ini, penyakit diabetes dianggap sebagai salah satu penyakit kronis. Akibat kondisi ini tidak ada obat yang bisa jadi penyembuhnya sampai sekarang.

Diabetes, terutama tipe 2, merupakan kondisi yang diakibatkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.
Diabetes ini pun muncul akibat menumpuknya lemak di pankreas.

“Studi ini menunjukkan jika penambahan berat badan akan memicu diabetes. Oleh karena itu, menurunkan berat badan sampai mencapai ukuran ideal bisa membebaskan seseorang dari diabetes dan ketergantungan terhadap insulin,” ujar Naveed Sattar, profesor jurusan Metabolic Medicine, University of Glasgow.

Bahkan, lanjut Naveed, tidak hanya menghilangkan diabetes dalam tubuh, pengurangan berat badan juga akan membuat manusia menjadi lebih aktif secara fisik.

“Penelitian yang kami lakukan juga menunjukkan jika meningkatnya jumlah lemak pada pankreas sangat berhubungan dengan hadirnya diabetes tipe 2 di tubuh pasien,” ujar Profesor Roy Taylor, dari pusat riset Diabetes Newcastle University.

Dia juga ikut dalam penelitian yang sama dan mengaku telah melakukan riset ini selama bertahun-tahun.

Menurut dia, penurunan jumlah lemak pada pankreas, hanya akan berkhasiat pada mereka yang memiliki penyakit diabetes tipe 2.

“Bagi mereka yang memiliki diabetes tipe 2, mengurangi berat badan artinya adalah mengurangi kelebihan lemak pada pankreas. Ini akan membuat fungsi pankreas kembali normal, khususnya dalam memproduksi insulin,” ujar Taylor.

Untuk jumlah lemak yang harus dikurangi, Taylor mengatakan jika hal itu bergantung pada jumlah yang ada di pankreas.

“Jika ditanya seberapa banyak berat badan yang harus dikurangi untuk membuat diabetes menghilang, jawabannya adalah hanya satu gram. Namun satu gram ini haruslah pengurangan pada lemak yang ada di pankreas,” papar Taylor.

Ditegaskan Dr. Alasdair Rankin dari lembaga Diabetes UK, studi ini sangat penting bagi industri kesehatan.

Artinya, ada ikatan antara jumlah lemak di pankreas dengan diabetes tipe 2.

“Sekali lagi, ini menegaskan betapa pentingnya mengurangi berat badan dengan cara yang sehat untuk mengurangi risiko terkena penyakit, tidak hanya diabetes tapi penyakit lain. Penurunan berat badan ini bisa didapat melalui diet sehat atau melalui operasi,” ujar Rankin.

Definisi “sembuh” dalam hal ini adalah kadar gula darah tetap normal sehingga tidak berlanjut menyebabkan komplikasi.

Diabetes yang biasanya dimulai di usia anak-anak ini disebabkan oleh tidak diproduksinya insulin karena sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang menghasilkan insulin.

Diabetes tipe 2 bisa disembuhkan asalkan belum terlanjur parah.

Penyembuhan diabetes lebih dikenal sebagai pembalikan yaitu membalikkan perkembangan penyakit ke posisi sebelum diabetes.

Istilah pembalikan ini lebih disukai daripada penyembuhan karena diabetes tipe 2 adalah penyakit progresif, yang semakin lama semakin parah bila tidak dikelola.

Selain itu, penyakit ini bukan disebabkan oleh suatu infeksi atau penyebab tertentu yang bisa diobati lalu kemudian sembuh total.

Diabetes tipe 2 bisa diibaratkan seperti istri atau suami yang pencemburu.

Dia akan selalu setia menemani Anda dan akan “rewel” minta perhatian apabila Anda tidak menjalani hidup sesuai kemauannya!

Diabetes telah dikategorikan sebagai penyakit global oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Selain itu, Internasional Federation Diabetes memperkirakan bahwa ada sekitar tiga ratus delapan puluh dua juta populasi dewasa di seluruh dunia hidup dengan diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit tidak menular kronis yang menjadi masalah utama kesehatan dunia.

Meluasnya epidemi diabetes di seluruh dunia berpotensi untuk merugikan sistem kesehatan, seperti data tahun lalu, angka berobat ke fasilitas kesehatan meningkat secara drastis.

Sehingga, menyebabkan beban pembiayaan terus meningkat seiring dengan perubahan pola epidemiologi dari penyakit menular ke penyakit tidak menular.

Perlu diketahui, kini diabetes menempati posisi keenam dari penyakit dengan beban kesehatan terbesar.

Komentar