Depresi? Ini Makanan Yang Boleh dan Tidak

Penulis: Darmansyah

Selasa, 7 Agustus 2018 | 10:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Tak ada seorang pun yang ingin terjebak dalam kelamnya depresi.

Goncangan mental ini bisa sangat menganggu dan dapat membahayakan jiwa jika tidak diatasi dengan benar.

Sebaik apa pun nasihat atau saran yang diberikan, mengatasi depresi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Meski demikian, harus ada langkah yang dilakukan, meski sesederhana memperhatikan pola makan. Supaya depresi yang dirasakan tak memburuk, ada baiknya Anda mengkonsumsi makanan ini.

Untuk mengatasi depresi dengan fokus pada konsumsi berbagai makanan yang memiliki kandungan ini makanan yang mengandung antioksidan.

Antioksidan seperti vitamin A, C, dan E bisa Anda temukan pada sayur dan buah. Zat ini penting untuk mengatasi kelebihan radikal bebas dalam otak, yang sekaligus mengurangi gejala depresi.

Makanan yang mengandung omega-3 tinggi, seperti ikan, kedelai, dan kacang-kacangan sangat bermanfaat dalam mencegah dan mengatasi depresi.

Selain itu makanan arbohidrat kompleks.

Karbohidrat kompleks, seperti gandum utuh atau beras merah, tidak hanya bikin Anda kenyang lebih lama, tapi juga berperan dalam mencegah dan mengatasi gejala depresi.

Sumber protein yang kaya akan asam amino triptofan, seperti ikan tuna dan daging ayam, sangat baik untuk menangkal depresi. Sumber protein lain, seperti telur, susu, dan kacang-kacangan juga baik untuk menjaga kebugaran tubuh Anda.

Makanan yang mengandung vitamin D seperti susu dan minyak ikan, atau makanan yang kaya selenium seperti kacang-kacangan, daging, dan boga bahari (seafood) memberikan manfaat yang signifikan dalam mengatasi depresi.

Supaya bisa benar-benar terlepas dari jerat depresi, Anda juga bisa melakukan olahraga secara rutin, menerapkan gaya hidup sehat, serta stop kebiasaan merokok dan minum minuman keras.

Jika cara-cara ini dan belum mampu mengatasi stres dan depresi yang dialami, mungkin ini waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Tidak ada seorang pun yang ingin terjebak dalam kelamnya depresi. Goncangan mental ini bisa sangat menganggu dan dapat membahayakan jiwa jika tidak diatasi dengan benar.

Sebaik apa pun nasihat atau saran yang diberikan, mengatasi depresi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Meski demikian, harus ada langkah yang dilakukan, meski sesederhana memperhatikan pola makan. Supaya depresi yang dirasakan tak memburuk, cobalah untuk menghindari jenis makanan dan minuman tertentu.

Depresi adalah suatu kelainan suasana hati yang menyebabkan perasaan sedih dan kehilangan minat, yang bisa dirasakan terus-menerus.

Kondisi ini dapat memengaruhi cara seseorang berpikir dan berperilaku, serta bukan tak mungkin memicu berbagai masalah fisik maupun psikis yang lebih serius.

Ciri-ciri seseorang mengalami depresi adalah mood menurun hampir sepanjang hari, bahkan setiap hari.

Dalam kondisi ini, orang yang mengalaminya bisa merasa sedih atau kosong. Pada anak-anak atau remaja, depresi dapat termanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.

Kehilangan minat atau kesenangan pada semua atau hampir semua aspek. Keadaan ini juga bisa berlangsung sepanjang hari, hampir setiap hari.

Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

Insomnia atau hipersomnia setiap hari.

Agitasi atau retardasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik).

Kelelahan atau hilangnya energi yang dirasakan setiap hari.

Penanganan depresi tak hanya mengandalkan terapi dengan psikolog atau psikiater, atau dengan obat-obatan.

Nyatanya, makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari juga dapat membantu—atau justru memperburuk—depresi yang ada.

Untuk menghindari depresi semakin menjadi, hindari mengonsumsi makanan dan minuman di bawah ini.

Serat dalam buah utuh membuat Anda merasa kenyang dan memperlambat kerja darah dalam mengambil energi.

Jika buah dibuat jus, maka serat dapat hilang dan ini berarti ibarat Anda hanya minum air gula yang dapat menimbulkan lonjakan darah. Hal ini dapat membuat Anda cepat lapar dan emosi

Kondisi ini sama sekali tidak membantu mengatasi depresi. Lebih baik makan buah dalam bentuk utuh atau dipotong-potong.

Soda memiliki hubungan langsung dengan depresi juga akibat kandungan gulanya yang tinggi.

Menurut studi yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Neurology , orang-orang yang gemar minum minuman manis, termasuk soda, fruit punch, atau es teh manis secara teratur memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi.

Jika rotinya adalah roti putih, ya, ini bisa bikin depresi memburuk. Tepung terigu yang telah mengalami banyak proses dapat dengan cepat berubah menjadi gula darah setelah dikonsumsi.

Ini dapat menyebabkan energi melonjak dengan cepat dan turun sama cepatnya, yang pada akhirnya berdampak buruk pada kecemasan dan depresi. Lebih baik toast dari roti yang terbuat dari biji-bijian utuh

Jika Anda tidak biasa minum kopi, kafein dalam kopi dapat membuat Anda gelisah dan gugup serta mengancam kualitas tidur. Kedua hal tersebut sama sekali tidak akan membantu Anda mengatasi depresi.

Jika Anda penggemar kopi dan mengalami depresi, perlahan kurangi asupan kopi, jangan berhenti secara drastis atau total. Jika tetap ingin ngopi, pilihlah yang decaf.

Minuman beralkohol memang dapat menimbulkan perasaan tenang untuk sementara, membuat penderita depresi lebih mudah tidur, serta melupakan masalahnya sejenak. Namun, setelah efek dari alkohol ini hilang, orang tersebut dapat merasa lebih sedih daripada sebelumnya, sehingga memicu timbulnya depres

Komentar