Dampak Sehat Luar Biasa Minum Air Putih

Penulis: Darmansyah

Senin, 19 Februari 2018 | 09:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Air putih?

Ya, air putih memiliki fungsi hebat, menjaga kesehatan tubuh dan juga mental

Labtas, berapa banyak air minum yang harus kita konsumsi setiap hari memang berbeda-beda, tergantung pada usia, kondisi tubuh, dan juga tingkat aktivitas fisik.

Profesor Stavros Kavouras dari Universitas Arkansas yang mempelajari hidrasi mengungkapkan, air sangat penting bagi tubuh, tetapi sayangnya nutrisi tersebut sering terlupakan dalam sains.

“Kita tidak memiliki alat presisi untuk mengukur seberapa banyak kita minum, jadi literatur seputar hidrasi kira-kira sama canggihnya dengan riset merokok di tahun 70an,” kata Kavouras.

Namun, ada beberapa fakta yang perlu diketahui soal air, misalnya sekitar lima puluh hingga enam puluh persen komponen tubuh kita adalah air.

Selain itu, air berfungsi melumasi persendian, dan menjaga tubuh tetap berjalan dengan mengatur suhu tubuh, membantu pencernaan, dan menghilangkan cairan kotor melalui keringat.

Agar kita semakin rajin minum air, ketahui apa saja manfaatnya

Sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Obesity menemukan bahwa orang dewasa dengan kegemukan yang meminum empat ratus tujuh puluh tiga milliliter air setiap sebelum makan kehilangan sekitar empat kilogram selama  dua belas minggu.

Hal itu lantaran tambahan air membuat kita merasa kenyang dan akan mengurangi porsi makan.

Kalau kita mengalami dehidrasi—bahkan sebanyak satu persen—sudah cukup berpengaruh pada mood, misalnya saja sakit kepala, kelelahan, mood yang buruk, dan fokus kabur, menurut sebuah studi tentang wanita muda yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition.

Ginjal merupakan organ pertama yang paling merasakan dampak ketika tubuh kekurangan cairan. Penelitian—termasuk studi tujuh tahun lalu dari University of Australia—menemukan bahwa mereka yang minum lebih banyak air cenderung tidak memiliki penyakit ginjal kronis.

Lantas, berapa air putih yang harus diasup tubuh? Kavouras mengatakan setiap orang, setiap hari membutuhkan kecukupan cairan yang bervariasi.

“Jika kita berkeringat dan AC rusak, kemudian olahraga, maka kita membutuhkan lebih banyak air dibanding dengan kondisi sebaliknya,” ungkap Kavouas.

Usia, berat, dan iklim juga berperan soal asupan air putih dalam tubuh.

Kendati demikian, The Institute of Medicine memperkirakan bahwa pria dan wanita membutuhkan sekitar tiga koma tujuh  dan du akoma tujuh liter air setiap hari, yang mencakup semua air yang didapatkan dari makanan dan minuman lainnya.

Khusus untuk menurunkan berat badan konsumsi air minum dapat membantu keseimbangan asupan dan membantu mengendalikan nafsu makan.

Meminum air sebelum makan merupakan salah satu strategi efektif mengurangi porsi makan karena dapat membuat kita memakan makanan lebih sedikit.

Membatasi kalori adalah hal penting dalam menjalani diet, namun hal ini menjadi sangat sulit terutama jika Anda mengalami kegemukan dan obesitas.

Dalam suatu penelitian pada individu dengan berat badan lebih, memenuhi kecukupan air minum dapat secara efektif  mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan kalori, sehingga seseorang yang mengkonsumsi air sebelum makan berpeluang empat puluh empat persen untuk mengalami penurunan berat badan.

Penelitian tersebut juga menunjukkan kebiasaan meminum air sebelum makan akan menghasilkan penurunan berat badan sekitar dua kilogram dalam periode dua belas pekan.

Tidak hanya dari makanan, kalori yang berasal dari gula juga terdapat dalam berbagai minuman yang memiliki rasa manis.

Kebiasaan minuman yang memiliki kadar gula tinggi merupakan salah faktor yang memicu kegemukan. Memilih air mineral sebagai air minum adalah cara yang paling sehat karena tidak mengandung gula tambahan dan mengurangi kemungkinan Anda meminum minuman lainnya yang mengandung kalori.

Suatu hasil penelitian menunjukan kebiasaan meminum air dalam jangka panjang mencegah kenaikan berat badan sedikitnya satu setengah kilogram dalam jangka waktu empat tahun.

Di samping manfaatnya dalam mengendalikan asupan kalori, konsumsi air minum juga membantu membakar lemak dengan meningkatkan metabolisme.

Mekanisme yang terjadi dalam proses ini dikenal dengan istilah resting energy expenditure  di mana tubuh tetap membakar kalori saat tubuh sedang tidak beraktivitas fisik atau saat beristirahat.

Metabolisme yang konstan akan sangat membantu dalam menurunkan berat, terutama saat kita tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga.

Suatu studi efek metabolisme dari konsumsi air minum pada orang sehat menunjukkan, konsumsi air minum sebanyak lima ratus mili liter  saja dapat meningkatkan metabolisme sebesar dua puluh empat persen dari kondisi normal.

Berbeda dengan kepercayaan pada umumnya bahwa air minum yang suhu dingin menyebabkan kegemukan, temperatur tidak menghambat manfaat konsumsi air dalam menurunkan berat badan.

Bahkan konsumsi air dingin malah dapat meningkatkan pembakaran kalori. Hal ini dikarenakan air yang dingin akan disesuaikan suhunya agar menjadi lebih hangat saat memasuki tubuh melalui mekanisme tersebut.

Konsumsi air minum merupakan hal vital saat menjalani diet, karena dengan mengurangi asupan kalori, tubuh juga mengalami perlambatan metabolisme.

Pada umumnya, kecukupan air minum harian adalah delapan  gelas dari dua ratus mili liter air minum per hari, atau setara dengan dua liter per hari. Namun, jumlah konsumsi harian yang lebih sedikit juga masih memberikan manfaat dalam penurunan berat badan.

Komentar