Dahsyatnya Kuman Yang Bersarang Disprei

Penulis: Darmansyah

Selasa, 21 Agustus 2018 | 10:33 WIB

Dibaca: 1 kali

Jangan malas mengganti seprai kasur karena tanpa disadari ada banyak hewan kecil yang tinggal di sana. Ini yang terjadi jika Anda tidak melakukannya.

Ya, Anda tahu sepertiga waktu kita mungkin dihabiskan di tempat tidur.

Namun menurut Philip Tierno, ahli mikrobiologi dari New York University, kasur dengan cepat dapat berkembang menjadi ‘taman botani’ bagi bakteri dan jamur.

Tierno mengungkapkan, jika seprai tidak sering diganti dan dibiarkan terlalu lama, kehidupan mikroskopis di dalam kerutan dan lipatan seprai dapat membuat tubuh sakit.

Untuk mencegah hal itu terjadi, Tierno menyarankan seprai harus diganti seminggu sekali.

Dilansir Science Alert  manusia secara alami meninggalkan sekitar dua puluh enam galon keringat di tempat tidur setiap tahunnya.

Saat sedang panas dan lembab, seprai berkembang menjadi media kultur yang ideal untuk jamur.

Sebuah studi yang mengkaji tingkat kontaminasi jamur di tempat tidur menemukan bahwa bantal bulu dan bantal sintetis yang telah digunakan selama satu setengah hingga dua puluh  tahun mengandung antara empat hingga tujuh belas spesies jamur yang berbeda.

Tierno mengatakan, semua mikroba akan berkembang secara signifikan hanya dalam waktu satu minggu.

Tempat tidur yang kotor dan penuh mikroba inilah yang membuat kita bersin-bersin, terlebih saat mikroba tak sengaja terhirup hidung atau mulut.

“Bahkan jika Anda tidak memiliki alergi, Anda dapat mengalami respon alergi,” kata Tierno.

Selain tingkah laku dan keringat, Tierno menambahkan bahwa gravitasi juga dapat membuat seprai kasur menjadi kotor.

“Seperti kota Roma yang dikubur puing-puing yang jatuh akibat gravitasi. Gravitasi pula yang membawa semua materi itu jatuh ke kasur,” jelas Tierno.

Dalam satu sampai dua minggu mikroba yang terjatuh ke atas kasur sudah cukup untuk membuat tenggorokan terganggu, terutama bagi Anda yang memiliki alergi atau asma yang cukup parah.

Oleh karena itu, demi menghindari penumpukan mikroba tersebut Tierno menyarankan, untuk mengganti seprai kasur dan sarung bantal Anda seminggu sekali.

“Jika Anda menyentuh kotoran anjing di jalan, Anda pasti ingin mencuci tangan. Bayangkan analogi ini dengan tempat tidur Anda. Misalnya saja Anda diberi kemampuan untuk melihat mikroba itu, Anda tentu akan bertanya pada diri sendiri, apakah masih ingin tidur di situ,” tutupnya.

Komentar