Gejolak Cuaca Bisa Radang Tenggorokan

Penulis: Darmansyah

Rabu, 4 Juni 2014 | 14:56 WIB

Dibaca: 1 kali

Kita semua mungkin pernah mengalami tenggorokan terasa gatal dan susah menelan. Gejala itu bisa disebabkan oleh udarayang “bergejolak.” Panas dan hujan yang datang silih berganti dalam cuaca yang kering menyebabkan datangnya alergi musiman, atau flu.

Bisa juga karena udara panas menyebabkan tenggorokan gatal oleh strep. Infeksi bakteri yang berbahaya.

Hanya dokter yang bisa menentukan apakah gejala sakit di tenggorokan itu disebabkan karena infeksi strep yang merupakan kelompok bakteri “streptococcus” atau radang tenggorokan biasa karena virus.

Suhu dingin dan kelembaban tinggi saat musim hujan membuat aneka mikroorganisme berkembang dengan cepat. Mikroorganisme inilah yang menginfeksi orang di sekitarnya. Bila daya tahan tubuh sedang menurun, bisa dipastikan serangan virus dan bakteri akan menyebabkan sakit.

Salah satu penyakit yang banyak menyerang saat musim hujan adalah sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan menimbulkan sensasi panas dan kesulitan menelan.
Ada beberapa gejala yang bisa kita amati untuk menentukan apakah nyeri tenggorokan itu karena bakteri atau virus.

– Titik putih di tenggorokan

Mengintip ke dalam tenggorokan bisa menjadi cara untuk mengetahui apa penyebab sakitnya. Infeksi strep sering menyebabkan munculnya bercak-bercak putih di tenggoorokan dan tonsil. Tonsil juga kerap merah dan bengkak.

– Gejala flu

Batuk dan hidung tersumbat bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di tenggorokan. Namun gejala ini jarang disebabkan karena bakteri. Gejala flu yang diikuti dengan sakit tenggorokan biasanya disebabkan virus.

– Demam tinggi

Flu atau salesma terkadang menyebabkan demam, tetapi kenaikan suhunya tak terlalu tinggi. Demam di atas 38 derajat celcius biasanya disebabkan karena strep. Meski begitu infeksi strep bisa terjadi meski tanpa demam.

– Pembengkakan kelenjar getah bening

Radang tenggorokan karena bakteri akan menyebabkan kelenjar getah bening di leher membengkak dan terasa empuk. Fungsi kelenjar getah bening adalah menangkap dan membasmi bakteri. Jika ada bagian tubuh yang terinfeksi, kelenjar getah bening yang paling dekat dengan bagian itu akan membengkak sebagai tanda mereka sudah bekerja.

– Sangat sakit

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh flu biasanya tidak terlalu nyeri dan sembuh sendiri beberapa hari. Sementara infeksi bakteri cenderung lebih sakit sampai sulit menelan dan nyerinya bertahan lama.

– Ada ruam kulit

Meski jarang, tetapi infeksi streph juga bisa menimbulkan gejala ruam di leher dan dada. Jika ruamnya menyebar ke seluruh tubuh ini merupakan gejala yang perlu diwaspadai.

Namun begitu, jangan khawatir, sakit tenggorokan bisa diatasi dengan pengobatan alami, berikut caranya.

Pertama berkumurlah dengan air garam.Walaupun terkesan kuno, berkumur air garam sangat efektif dan cepat melegakan sakit tenggorokan. Selain sebagai antiseptik, garam membantu membersihkan lendir di tenggorokan dan mengurangi rasa sakit yang timbul.

Sebelum berkumur, pastikan air dalam suhu hangat dan cukup nyaman. Kemudian, tambahkan setengah sendok teh garam dan aduk hingga rata. Kumur air garam sebaiknya dilakukan tiga kali sehari.

Kedua konsumsilah madu dengan segelas air hangat.Madu adalah pengobatan alami sakit tenggorokan yang paling sering ditemukan dan akrab dengan kehidupan masyarakat. Madu kerap digunakan karena kemampuan anti-bakterialnya membantu proses pengobatan. Madu bisa dikonsumsi bersama secangkir air hangat atau teh herbal.

Selain itu jangan pernah melupakan teh jahe. Walau menimbulkan sensasi panas dan pedas, kualitas jahe sebagai pengobatan alami untuk sakit tenggorokan tak lagi diragukan.

Kandungan zingiberinpada jahe membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah. Khasiat anti-inflamasi dalam jahe juga membantu membunuh bakteri jahat dalam tubuh. Untuk menikmati minuman berkhasiat ini, cukup iris beberapa ruas jahe dan nikmati dengan secangkir teh hangat.

Komentar