Cokelat Hitam Bisa untuk Kesehatan Mata

Penulis: Darmansyah

Rabu, 2 Mei 2018 | 08:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa sensasi pahit cokelat hitam ternyata bukan cuma enak dimakan, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa memanjakan diri dengan menyantap cokelat hitam ternyata bisa membantu meningkatkan penglihatan.

Para ilmuwan menengungkapkan bahwa konsumsi dark chocolate atau cokelat hitam akan membantu meningkatkan penglihatan.

Menurut studi, orang dewasa yang makan sebatang cokelat hitam memiliki peningkatan yang signifikan dalam soal kejernihan visual dan kepekaan kontras.

Hasil ini didapatkan dalam waktu yang cukup singkat yaitu dua jam setelah konsumsi.

Rekanan penulis studi Jeff C.Rabin dari University of the Incarnate Word Rosenberg School od Optometry di San Antonio dan tim mempublikasikan temuan tersebut di JAMA Ophtalmology.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang, cokelat hitam mengandung antioksidan yang disebut flavonoid. Flavonoid adalah senyawa turunan tumbuhan yang dapat menambah eefek positif seperti mengurangi peradangan.

Mengutip Medical News Today, flavonoid ini bertanggung jawab untuk meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan fungsi kognitif, dan mata.

Para peneliti menguji efek dari cokelat hitam terhadap  orang dewasa sehat. Tak ada subyek peneliti yang memiliki riwayat penyakit mata.

Dalam dua sesi terpisah, setiap peserta diminta untuk menyantap sebatang kecil cokelat hitam, flavanol, dan juga sebatang cokelat susu

Partisipan survei tak diberitahu tentang jenis cokelat yang mereka konsumsi dalam tiap sesinya.

Setelah 2 jam, semua responden menjalani proses pengujian visual. Hasilnya, ada peningkatan sensitivitas kontras visual atau kemampuan membaca huruf besar dan kecil pada kontras yang berbeda setelah menyantap cokelat hitam dibanding saat makan cokelat susu.

Ada teori yang disampaikan terkait kemungkinan ini.

“Peningkatan kemampuan retina, jalur visual, dan atau aliran darah serebral bisa menjadi kontributor karena meningkatkan bioavailabilitas oksigen dan nutrisi secara metabolik,” tulis peneliti.

Responden juga mengalami sedikit peningkatan dalam ketajaman visual. Hanya saja sampai saat ini belum jelas berapa lama peningkatan visual ini akan bertahan.

“Temuan yang dilaporkan menunjukkan bahwa dosis tunggal cokelat hitam meningkatkan visibilitas dalam waktu dua jam dibanding cokelat susu. Namun durasi dan relevansi klinis masih belum dipastikan,” tulis mereka.

Selain untuk kesehatan mata, coklat hitam juga baik untuk  penyakit  jantung dan pembuluh darah

Dark chocolate atau coklat hitam merupakan suatu tanaman bernama Theobrama cacao yang kaya akan flavonoid.

Dark chocolate memiliki fungsi sebagai pelindung jantung termasuk sebagai antioksidan dan penghambat aktivitas platelet.

Selain itu, mengonsumsi coklat hitam diketahui memiliki keuntungan dalam  menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Tapi ini bukan berarti kita dapat mengonsumsi coklat hitam secara berlebihan, karena konsumsi cokelat yang berlebihan juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan kita.

U.S. Food and Drug Administration telah membagi cokelat menjadi beberapa kategori berdasarkan kandungan cacao di dalamnya

Banyaknya coklat hitam yang seharusnya dikonsumsi per hari masih banyak diperdebatkan. Banyak studi berpendapat bahwa mengonsumsi coklat hitami baik untuk kesehatan.

Semakin tinggi kandungan cacao dalam cokelat, semakin tinggi pula kandungan flavonoidnya.

Biji coklat mengandung berbagai komponen, salah satu di antaranya adalah flavanol

Efek antioksidan yang dimiliki flavonoid memiliki kemampuan besar untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Vinson et al menunjukkan bahwa cokelat memiliki kuantitas dan kualitas yang tinggi akan flavonoid antioksidan dibandingkan dengan buah, sayur, anggur merah, teh hitam.

Studi klinis menemukan bahwa konsumsi coklat hitam dapat meningkatkan kadar HDL atau lemak baik dalam darah.

Orang yang memiliki kolesterol tinggi memiliki risiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Flavanol dapat menurunkan penyerapan kolesterol. Selain itu, flavanol juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik.

Banyak penelitian mengemukakan bahwa flavanol memiliki efek signifikan dalam perlindungan pembuluh darah, karena efek antioksidan dan nitrit oksida yang dimilikinya.

Nitrit oksida merupakan senyawa kimia yang ada dalam tubuh manusia, yang membantu pembuluh darah untuk melebar sehingga membantu menurunkan tekanan darah.

Komentar