Cara Yang Efektif Mengecilkan Perut Buncit

Penulis: Darmansyah

Selasa, 24 April 2018 | 14:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Laman “hello sehat,” dalam tulisan terbarunya hari ini, Selasa, 24 April memberikan jalan keluar bagi mereka yang berperut buncit untuk bisa lebih rata.

Menurut “hello sehat,” lemak yang ada di rongga perut dan mengelilingi organ-organ dalam perut disebut dengan lemak visceral

Lemak tersebutlah yang membuat perut Anda tampak lebih besar –atau biasa disebut dengan perut buncit.

Selain membuat tidak percaya diri, perut buncit juga membuat Anda tidak nyaman dengan penampilan Anda.

Namun percaya atau tidak, setiap orang memiliki lemak pada perut, bahkan untuk seseorang yang memiliki six packs sekalipun.

Hal tersebut adalah normal. Hanya saja, terlalu banyak lemak pada perut dapat mempengaruhi kesehatan Anda.

Perut buncit juga dapat dialami oleh orang kurus sekalipun, karena ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perut buncit, di antaranya faktor genetik, gaya hidup, dan seberapa aktif Anda.

Bahkan, menurut sebuah penelitian, ditemukan bahwa orang kurus yang memperhatikan pola makan namun tidak berolahraga, lebih mungkin untuk menyimpan lemak visceral di perut.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa langkah utama untuk mengecilkan perut buncit yang mungkin bisa Anda lakukan.

Kuncinya adalah Anda harus tetap aktif dengan berolahraga, karena lemak visceral akan datang saat Anda malas untuk berolahraga.

Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit sehari untuk latihan sedang seperti berjalan, jogging, atau sit up.

Lakukanlah secara rutin karena latihan sedang tersebut dapat membantu Anda mengendalikan berat badan, meningkatkan denyut jantung, dan memperlambat timbulnya lemak visceral pada perut Anda.

Memperhatikan pola makan tidak hanya berguna untuk menurunkan berat badan, namun juga dapat dilakukan untuk mengecilkan perut buncit.

Anda harus memperhatikan porsi makan dan asupan zat gizi dari makanan yang Anda konsumsi.

Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah makanan yang mengandung serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian, makanan yang mengandung protein, serta membatasi asupan karbohidrat.

Penelitian Hairston menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi sepuluhgram serat per hari (seperti satu buah apel kecil, ataupun secangkir kacang hijau) dapat mencegah timbulnya lemak visceral pada perut.

Lagi-lagi, tidur bermanfaat untuk kesehatan termasuk dalam upaya untuk mengecilkan perut Anda.

Menurut sebuah penelitian diketahui bahwa orang yang tidur cukup, yaitu enam sampai tujuh jam per hari, memperoleh lebih sedikit lemak visceral dibandingkan dengan orang yang tidur kurang dari lima jam per hari.

Tanpa Anda sadari, mengelola stres dapat membantu Anda dalam mengecilkan perut buncit.

Cobalah untuk bersantai dengan keluarga atau teman, bermeditasi, atau berolahraga santai untuk membuat Anda tetap bahagia dan terhindar dari stres.

Pernahkah Anda terbangun dengan keadaan perut yang membesar dibanding sebelumnya?

Hal tersebut dapat terjadi jika Anda terlalu banyak makan malam hari sebelumnya.

Jika hal tersebut terjadi, cobalah untuk perbanyak konsumsi cairan, seperti sup, jus, atau smoothies saat sarapan.

Cairan dapat membantu Anda mencegah perut Anda menjadi lebih besar dan akan membantu melancarkan pencernaan Anda.

Perut buncit memang bukan hal yang perlu dikhawatirkan karena hal tersebut wajar terjadi.

Namun, jika perut Anda selalu membesar setelah ngemil atau makan, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami sembelit.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda harus konsisten untuk perbanyak konsumsi cairan agar tidak dehidrasi, berolahraga secara teratur, konsumsi makanan yang sehat dan mengandung serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Dan untuk saat ini, para ahli menekankan bahwa gaya hidup, terutama olahraga, adalah cara terbaik untuk melawan lemak visceral.

Menurut peneliti Johns Hopkins, kombinasi olahraga dan diet yang tepat akan membantu Anda kehilangan lemak perut atau mengecilkan perut buncit Anda yang ternyata berkaitan dengan risiko lebih tinggi pada penyakit jantung.

Komentar