close
Nuga Sehat

Buah “Ajaib” Itu Bernama Alpukat

“Medical daily,” sebuah media online yang sangat berpengaruh,  hari ini. Selasa, 31 Januari 2017, menurunkan tulisan panjang tentang buah ajaib bernama alpukat.

“Alpukat adalah buah ajaib,” tulis “medical” di laporan utamanya.

Tidak hanya karena rasanya yang enak dan bisa menjadi bahan minuman atau makanan, tetapi juga karena manfaat kesehatannya yang banyak.

“Alpukat jauh lebih bermanfaat dari yang Anda pikir selama ini,” ungkap sang penulis Aaron Goldfarb

Alpukat mengandung potasium lebih banyak daripada pisang, yakni 975 miligram perbuah ukuran sedang.

Sementara pisang ukuran sedang ‘hanya’ mengandung sekitar empat ratus delapan puluh tujuh miligram potasium.

Potassium merupakan elektrolit yang sangat penting untuk hidrasi tubuh, juga berkhasiat menurunkan tekanan darah dan menjaga fungsi normal otak dan syaraf.

Selain itu, potasium bisa menetralkan efek samping kelebihan sodium (garam) yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Lalu ada vitamin E, yang sangat bagus untuk kulit Anda. Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan mengurangi iritasi.

Menurut Goldfarb, alpukat juga dapat mencegah keriput dan baik untuk mengatasi rambut rusak.

Bagi Anda yang memiliki masalah bau mulut, jus alpukat membantu membersihkan mulut Anda dan membantu menghilangkan bakteri merugikan di usus yang sering menjadi penyebab bau mulut, menurut Dr. Sarah Brewer, seorang dokter dan penulis buku Extracted from Eat Well Stay Well.

Tapi jika Anda tidak suka rasa atau tekstur alpukat di lidah Anda, Anda bisa menerapkannya langsung ke kulit Anda untuk melembabkan kulit dan mengatasi kulit kering.

Manfaat alpukat menurut tulisan di “medical,” sangat banyak

Sayangnya sering tertutupi oleh mitos keliru yang menyebut buah ini mengandung lemak dan bisa membuat gemuk.

Akibatnya, banyak orang yang takut mengonsumsinya.

Alpukat memang salah satu buah sumber lemak, tetapi jenis lemak yang sehat.

Nah, ketahui apa saja keunggulan buah ini sehingga perlu rutin kita asup.

Buah alpukat mengandung lemak sehat tidak jenuh yang bermanfaat untuk melawan penyakit jantung dan menurunkan Kolesterol jahat. Walau begitu, hindari konsumsi alpukat dengan tambahan gula karena akan membuat kadar kalorinya meningkat.

Antioksidan sangat tinggi kandungan antioksidannya yang dipercaya akan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan vitamin dalam alpukat sangat sarat, antara lain vitamin K,C,B5,B6 dan E.

Tak seperti buah lainnya, alpukat sebenarnya mengandung protein. Kandungan proteinnya tergantung pada ukuran buah, tetapi dalam 100 gram alpukat terdapat 2 gram protein.

Takut mengonsumsi kue dan cake yang mengandung butter atau margarin? Alpukat bisa jadi alternatif lemak yang lebih sehat untuk membuat kue.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alpukat bisa membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Lipidology, orang yang konsumsi satu buah alpukat atau setengah secara teratur per hari, menunjukkan penurunan kadar Kolesterol secara signifikan.

Makan alpukat ternyata bisa menyingkirkan low-density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal dengan Kolesterol jahat.

Para peneliti dari Hass Avocado Board, California mengatakan, dengan turunnya Kolesterol jahat, maka makan alpukat juga menurunkan berat badan dan risiko penyakit jantung.

Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Adanya alpukat dalam menu makanan sehari-hari bisa menurunkn risiko sakit jantung,” ujar Direktur Eksekutif Hass Avocado Board, Emiliano Escobedo seperti dikutip dari Dailymail.

Tingginya Kolesterol menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular, seperti jantung merupakan penyakit yang paling banyak diderita masyarakat di dunia, baik laki-laki maupun wanita.

Direktur Nutrisi dari Hass Avocado Board, dr Nikki Ford mengatakan, alpukat adalah makanan sehat yang harus menjadi menu dalam diet seimbang.

Menurut dia, alpukat segar dapat menjadi solusi menjaga Kolesterol tetap normal. Alpukat juga buah yang lezat dan kaya serat.

Penelitian terbaru lainnya mengungkapkan bahwa alpukat yang dikenal sebagai mentega alami ini memiliki kandungan yang dapat melawan salah satu penyakit paling berbahaya di dunia.

Penyakit itu adalah Leukemia Mieloid Akut, salah satu jenis kanker yang menurut American Cancer Society diperkirakan akan membunuh lebih dari sepuluh ribu orang di tahun lalu, setengah dari jumlah tersebut adalah kasus yang baru saja didiagnosa.

Profesor Paul Spagnuolo dari Canada mengatakan, bahwa lipid dalam alpukat yang disebut avocatin B mampu menyasar sel induk leukemia tanpa merusak sel-sel lain yang sehat. “Ini hal yang menyenangkan untuk diteliti di laboratorium kami,” ujarnya.

“Bukan hanya avocatin B mampu menghilangkan AML, tapi tepat sasaran dan efeknya yang selektif membuat racun di dalam tubuh berkurang.

Sayangnya, menurut Spagnuolo, pengobatan ini masih dalam rancangan hingga beberapa tahun lagi.

Saat ini tidak banyak obat yang dijual di pasaran untuk AML, kanker yang bisa membuat sel induk darah menjadi abnormal, yang kemudian berkembang di dalam sumsum tulang, mendorong keluar sel-sel sehat, dan menyebabkan infeksi yang seringkali fatal.