Betulkah Kopi Bisa Kurangi Berat Badan?

Penulis: Darmansyah

Kamis, 4 Mei 2017 | 10:03 WIB

Dibaca: 1 kali

Buat Anda penggemar kopi, boleh bersenang hati.

Kenapa?

Karena minuman yang berwarna gelap dan sering dijadikan penyemangat pagi ini punya keuntungan yang membahagiakan.

Kopi bisa membantu menurunkan berat badan.

Kandungan dalam kopi bisa membantu mempercepat pembakaran dan metabolisme tubuh. Inilah sebabnya minum kopi secara teratur bisa bantu turunkan berat badan

Namun harus diingat, kopi yang diminum haruslah bebas gula.

Menambahkan gula atau susu dalam kopi akan menambah asupan kalori.

Jadi pastikan Anda meminumnya dalam keadaan “hitam.”

Jangan minum kopi lebih dari empat gelas sehari.

Lantas, apakah Anda  memang sering memulai pagi dengan minum kopi?

Kebiasaan ini memang sering dilakukan oleh banyak orang.

Sayangnya, ini bukanlah kebiasaan yang baik.

Pada pagi hari kadar hormon kortisol dalam tubuh sedang tinggi-tingginya.

Hormon kortisol adalah hormon yang sering dikaitkan dengan rasa stres.

Jadi, dengan meminum kopi di pagi hari, hal ini malah akan membuat Anda menjadi semakin tidak tenang, akibat kafein yang terkandung di dalam kopi.

Disarankan, minumlah kopi ketika kadar hormon kortisol dalam tubuh mulai menurun.

Pukul sepuluh pagi dan pukul dua siang adalah waktu terbaik untuk minum kopi.

Perlu diingat juga, sebaiknya tidak minum kopi setelah pukul 5 sore, karena hal ini bisa mengganggu waktu tidur Anda.

Banyak penelitian juga telah membuktikan kopi ternyata baik untuk tubuh.

Sayangnya, kandungan baik dari kopi bisa hilang karena kebiasaan dan campuran kandungan lain.

Seperti ditulis laman Authority Nutrition

Jangan biasakan minum kopi pada saat tengah hari.

Biasanya, ketika jam menunjukkan pukul dua siang atau di atasnya, tubuh dalam keadaan lelah dan mengantuk akibat pekerjaan yang telah dilakukan seharian.

Kopi tentunya dapat meningkatkan energi sehingga Anda dapat tetap terjaga dan menjadi lebih fokus.

Namun sering minum kopi pada jam tersebut ternyata dapat mengganggu jam tidur Anda karena waktu terjaga jadi lebih panjang.

Jam tidur yang tidak teratur dapat membuat kita kurang tidur hingga akhirnya malah menimbulkan masalah kesehatan.

Setiap orang menyukai rasa yang berbeda-beda termasuk dalam hal racikan kopi. Orang-orang yang menghindari rasa pahit kopi akan menambahkan gula lebih banyak.

Padahal tindakan tersebut justru salah. Kandungan fruktosa dalam gula dapat menjurus pada obesitas dan diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan.

Jika Anda ingin kopi terasa lebih manis, sebaiknya gunakan pemanis alami dengan sedikit kalori yang justru baik untuk kesehatan.

Sama halnya seperti sayuran, kualitas kopi akan baik jika mendapatkan metode dan proses pengolahan organik.

Sayangnya untuk menjaga kualitas tumbuhan ataupun sayuran biasanya petani menyemprotkan petisida dan herbisida dengan banyak campuran kimia dan toksin.

Jika dikonsumsi terus-menerus akan mengakibatkan dampak buruk bagi tubuh

Kayu manis merupakan herbal yang cocok dicampurkan dengan kopi.

Selain itu, kayu manis juga memiliki banyak manfaat kesehatan salah satunya seperti menurunkan gula darah dan kolesterol.

Kemudian, cokelat juga kaya akan antioksidan yang dapat memberikan kebaikan untuk kesehatan tubuh.

Salah satunya menurunkan risiko penyakit jantung. Anda bisa campurkan bubuk coklat tanpa pemanis pada kopi.

Setiap kopi memiliki kandungan kafetol dan diterpenes yang dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah menggunakan paper filter dalam tahapan memasak kopi

Paper filter efektif menyaring diterpenes dan kafetol tanpa menghilangkan kandungan kafein dan antioksidan dalam kopi.

Dr. Rob van Dam dari School of Public Health mengusulkan kopi instan dapat menjadi alternatif untuk orang yang memiliki tingkat kolesterol tinggi namun tetap ingin mengonsumsi kopi.

Komentar