Bangun Tidur? Jangan Langsung Berdiri, Gawat

Penulis: Darmansyah

Senin, 14 September 2015 | 16:19 WIB

Dibaca: 10 kali

Anda punya kebiasaan langsung duduk ketika bangun tidur? Nah, mulai sekarang, seperti ditulis dalam laman kesehatan “healthy,” jangan lagi lakukan kebiasaan itu.

Lantas kenapa?

Anda bisa mengalami sakit di leher berkepanjangan.

Anda tahu, padaa saat tidur karena posisinya yang tak tepat atau posisi bantal yang tak pas ketika leher menjadi kaku dan sangat menyakitkan serta tak nyaman.

Salah satu upaya mencegah hal itu, sebaiknya jangan langsung duduk atau berdiri ketika bangun tidur.
Anda harus tahu, saat tidur kecenderungan posisinya itu statis, diam terus dan menghadap ke satu sisi dan tidak seimbang.

Hal ini menyebabkan seseorang bisa mengalami nyeri setelah bangun tidur.

“Ubah posisi saat tidur, dan setelah bangun lakukan stretching dulu dengan gerakan sederhana, seperti terlentang, kaki ditekuk dan digerakkan sehingga ada kontraksi otot.

Selain itu, tulis “healthy, penggunaan bantal yang salah juga berdampak pada timbulnya rasa nyeri.

“Gunakan bantal satu saja, jangan terlalu tinggi. Taruh hingga sejajar bahu. ‎Hal ini dapat mencegah otot leher kaku.”

“Ubah kebiasaan tidur, lakukan peregangan dan relaksasi, ketiga hal ini dapat mengurangi nyeri saat bangun tidur.

Pada saat kita tidur, tubuh berada dalam kondisi yang rileks. Dalam kondisi ini, supply tekanan darah kita merata ke seluruh tubuh bahkan ke otak.

Namun saat kita berdiri secara mendadak, tekanan darah akan terlempar seketika menuju ke kaki.

Ini dipengaruhi oleh gaya gravitasi sehingga konsentrasi darah secara mendadak terkonsentrasi di kaki.

Kondisi semacam ini menyebabkan refleks sistem saraf atau saraf pengendalian refleks menjadi terganggu.
Yang terjadi kemudian adalah, supply darah di otak dan jantung menjadi sangat minim. Ini yang kemudian membuat kita berjalan secara gentoyoran karena kepala serasa berputar-putar.

Hal lain, jantung kita juga berdebar sangat kencang.

Karena, sel-sel khusus (baroreceptors) di samping jantung dan arteri leher akan menurunkan tekanan darah dan menetralkan jantung dengan cara berdegup lebih kencang untuk memompa darah lebih banyak dan menstabilkan tekanan darah.

Kondisi ini bisa menyebabkan rasa pusing yang ringan hingga kondisi yang parah seperti pingsan

Jika kita dalam kondisi tidur dan hendak berdiri, jangan langsung berdiri. Tetaplah berbaring sejenak, lalu duduklah kurang lebih setengah menit, baru kemudian berdiri. Begitu pula jika kita sedang duduk. Berdirilah secara perlahan, baru melangkahkan kaki.

Bahaya selanjutnya adalah acaman dislokasi tulang pinggul. Dislokasi tulang pinggul adalah bergesernya tulang pinggul ke posisi yang tidak seharusnya.

Tulang pinggul dapat mengalami pergeseran dikarenakan oleh benturan keras seperti akibat terjatuh. Untuk kejadian semacam ini, pergeseran tulang punggung terjadi secara cepat.

Namun tanpa disadari, kebiasaan buruk kita pun dapat mengakibatkan pergeseran tulang pinggul. Untuk dislokasi tulang pinggul yang disebabkan oleh kesalahan gaya hidup, biasanya terjadi secara perlahan sehingga penderita tidak menyadari bahwa ada bahaya yang sedang mengancam.

Meskipun, tidak tertutup kemungkinan pula hal ini terjadi secara cepat.

Salah satu kebiasaan buruk itu adalah -lagi-lagi- berdiri secara mendadak dari posisi tidur.

Menurut pakar terapi, gerakan berdiri tiba-tiba setelah bangun tidur bisa beresiko membuat tulang pinggul bergeser!

Hal ini terjadi karena pada saat tidur, tulang kita berada dalam kondisi yang lemah dan tidak siap untuk langsung dibebani kerja yang berat.

Jika kita memaksa tulang untuk langsung melakukan kerja berat sesaat setelah tidur, seperti berdiri dan berjalan, ini akan mengakibatkan permasalahan yang serius. Terutama dislokasi tulang pinggul. Ngeri !

Komentar