Bangun Ditengah Malam, Apakah Itu Wajar?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 3 Agustus 2018 | 10:28 WIB

Dibaca: 1 kali

800×600

Mungkin Anda termasuk salah seorang yang sering terbangun tidur di tengah malam.

Dan itu menimbulkan tanya, apakah wajar?

Terbangun ditengah malam adalah salah satu jenis gangguan tidur

 Walau pun mengganggu, ternyata para ahli berpendapat hal itu adalah normal, kecuali kita tak bisa cepat tidur kembali setelah terbangun.

 Menurut Dr. Sujay Kansagra, pakar kesehatan tidur di Mattress Firm, terbangun di tengah malam tak perlu dikhawatirkan.

 Tubuh kita mungkin melakukannya untuk menerima lebih banyak sirkulasi agar kembali lancar.

 “Terbangun bukanlah bagian tidur yang tidak normal. Pada tahap tertentu, ketika kita mulai gelisah dan bergeser posisi, kita sebenarnya melindungi diri kita sendiri,” katanya.

  Selain meningkatkan sirkulasi, alasan umum lainnya mengapa kita terbangun dari tidur mungkin karena kita harus ke kamar mandi.

 Menurut Bill Fish, seorang pelatih ilmu tidur bersertifikat, hamper lima puluh persen orang dewaa bangun untuk menggunakan kamar kecil setidaknya sekali dalam semalam.

 Menurutnya, ini terjadi karena dibutuhkan sekitar Sembilan puluh  hingga seratus dua puluh menit agar tubuh kita menjalani satu siklus tidur penuh.

“Kesalahan umum yang menganggu tidur adalah mengonsumsi camilan, terutama yang mengandung karbohidrat, seperti sereal atau biskuit,” kata Chris Bratner, selaku konsultan tidur berlisensi. Untuk memancing kantuk, minumlah segelas susu hangat agar tidur menjadi lebih nyenyak.

 Sebaiknya kita tidak tidur dalam kondisi lapar. Penurunan gula darah di malam hari dapat menyebabkan kita terbangun.

 Bahkan, dapat menyebabkan keluarnya keringat di malam. Ia merekomendasikan kita agar mengonsumsi camilan yang kaya protein, agar kita tidak merasa lapar di malam hari.

 Menurut Martin Reed, spesialis pendidikan kesehatan bersertifikat, ada beberapa tanda yang menunjukan pola tidur kita tidak berfungsi maksimal.

 Waspadai ketika kita terbangun dalam kondisi sakit kepala, mulut atau tenggorokan kering, serta tidur dalam keadaan mendengkur sepanjang malam.

 Jika gejala tersebut kita alami, Reed menyarankan kita untuk berkonsultasi pada dokter. Bisa jadi, tanda tersebut menunjukan kita sedang mengalami sleep apnea.

Untuk mendapatkan tidur nyenyak sepanjang malam, banyak yang bisa kita lakukan.

Misalnya menonton film yang membuat rileks, melakukan perawatan kecantikan agar rileks, hingga memijat kaki dengan krim atau aroma terapi.

 Lantas bagaimna caranya tertidur cepat usai terbangun tengah malam?

Ketika Anda mencoba tidur kembali di tengah malam, salah satu rintangan terbesar adalah cahaya, apalagi cahaya biru ponsel tepat di depan mata Anda.

Perangkat elektronik memancarkan cahaya yang bisa membuat Anda terus terjaga, terutama jika dipegang jarakk dekat dengan wajah, seperti ponsel, sebut Direktur Maryha Jefferson Sleep Medicine Center, W Christopher Winter.

Godaan untuk menggulirkan jari Anda di akun media sosial atau beberapa situs berita ketika Anda tak bisa tidur kadang sulit ditolak.

Namun, itu bisa membuat lima belas menit gangguan tidur menjadi sepanjang malam hilang. Bantulah otak Anda beristirahat, jauhkan ponsel, tablet, dan hindari membaca.

Jangan khawatir tentang jam berapa Anda terjaga ketika mencoba tidur kembali, sebab itu hanya akan meningkatkan stres Anda.

Jika Anda harus bekerja jam enam pagi, dan secara acak terbangun jam empat pagi, Anda mungkin akan bertahan tidak tidur, namun kebanyakan hasilnya adalah Anda tertidur setelah mencoba terjaga. Ini membuat Anda stres dan justru mengurangi waktu istirahat.

“Masalah terjadi ketika pikiran seseorang berpacu dan mempertimbangkan banyak hal. Melihat jam hanya membuat seseorang merasa khawatir tidak bisa tidur atau bangun lebih cepat. Itu membuat tubuh melepaskan hormon yang mengganggu proses tidur,” kata ahli saraf, Brian Murray.

Tubuh yang tegang mungkin tidak bisa tidur dalam waktu cepat, jadi Anda harus memastikan santai di tempat tidur.

Lakukan latihan pernapasan, tarik napas melalui hidung, kemudian embuskan lewat mulut.

Menurut Erich P Voigt dari New York University, Anda bisa membantu menidurkan pikiran dengan mengulangi frasa-frasa umum, seperti ‘santai’ dalam irama napas Anda.

Pakar tidur, Ilene M Rosen dan Shalini Paruthi mengatakan salah satu kunci tertidur kembali di tengah malam adalah fokus pada hal yang membuat Anda senang dan rileks.

Bagi mereka, contohnya adalah membayangkan diri di pantai atau ke tempat liburan keluarga favorit.

“Saya bisa merasakan kehangatan matahari di kulit, mendengar suara ombak laut, mencium aroma pantai,” kata Paruthi.

Anda cukup membayangkan setiap detail memori itu untuk mengalihkan perhatian dan pikiran dari kesulitan tidur.

Ini juga direkomendasikan National Sleep Foundation.

 

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

 

Komentar