Bahayakah Minum Teh Saat Perut Kosong?

Penulis: Darmansyah

Senin, 1 Oktober 2018 | 10:33 WIB

Dibaca: 1 kali

Minum teh saat perut kosong?

Apakah berbahaya?

banyak informasi yang beredar jika mengonsumsi teh di pagi hari, utamanya saat perut masih kosong, cenderung berbahaya bagi tubuh, benarkah demikian?

Berikut beberapa bahaya yang akan dirasakan tubuh jika langsung mengonsumsi teh saat perut sedang kosong menganggu sistem metabolisme tubuh, disebabkan karena teh memiliki sifat asam basa yang kurang netral.

Kondisi ini menyebabkan beberapa gangguan seperti memperberat kerja beberapa organ tubuh, misalnya ginjal dan jantung.

Membuat perut kembung hingga mual, disebabkan perut benar-benar kosong dan langsung mengonsumsi teh yang cenderung memengaruhi sistem kerja lambung.

Hal ini juga dipengaruhi oleh sifat asam basa teh yang kurang netral.

Dehidrasi, disebabkan teh memiliki sifat mengikat cairan dalam tubuh

Mengganggu penyerapan zat besi, utamanya jika kita langsung mengonsumsi makan pagi atau camilan pagi yang tinggi akan zat besi

Merusak email gigi, hal ini juga disebabkan kadar asam basa teh yang kurang netral.

Langsung mengonsumsi teh saat baru bangun tidur dan perut sedang kosong, jika dilakukan dalam jangka panjang, akan menyebabkan email gigi berada pada kadar keasaman yang kurang tepat dan merusak email gigi.

Melihat bahaya di atas, maka tentu kita akan berpikir kembali sebelum memilih teh sebagai minuman saat pagi hari, ya.

Bahaya-bahaya yang ditimbulkan dari konsumsi teh di pagi hari di atas, memang benar adanya.

Akan tetapi, memilih teh sebagai minuman di pagi hari, juga bukan merupakan pilihan yang sepenuhnya salah, asalkan dilakukan dengan beberapa hal di bawah ini:

Untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan dari konsumsi teh di pagi hari, sediakan waktu lebih pagi untuk mengonsumsi teh.

Hal ini sangat baik untuk memberi jeda waktu sehingga konsumsi teh tidak akan mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh pasca menyantap menu sarapan nantinya.

Hal ini harus Anda lakukan untuk menghindari terjadinya dehidrasi setelah minum teh. Biasakan hal ini Anda lakukan jika berencana mengonsumsi teh ½ – 1 jam setelah bangun tidur.

Utamakan memilih jenis teh dengan kandungan kafein rendah dan antioksidan tinggi, untuk menekan risiko yang bisa ditimbulkan dari konsumsi teh. Teh hijau atau matcha bisa jadi pilihan yang tepat.

Untuk menghindari gangguan yang bisa ditimbulkan dari konsumsi teh di pagi hari, jangan menambahkan banyak gula atau pemanis buatan, hal ini akan membuat pencernaan terganggu.

Hindari pula membuat teh terlalu kental dan konsumsi teh secukupnya saja, yaitu paling banyak 250-300 ml dalam satu kali minum.

Mengonsumsi teh dengan camilan yang tepat dapat memberikan manfaat berupa membuat pencernaan terisi makanan dan juga mengurangi kadar keasaman teh di rongga mulut dan email gigi.

Hindari memilih camilan yang tinggi zat besi, pilihan camilan yang bisa Anda konsumsi dengan teh adalah camilan tinggi serat, misalnya biskuit gandum, roti gandum utuh, atau buah-buahan yang tidak asam.

Sebenarnya teh punya segudang manfaat sehat.

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa mengkonsumsi teh satu cangkir setiap harinya baik untuk kesehatan jantung.

Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang minum teh setiap harinya memiliki risiko 35% lebih rendah untuk mengalami serangan jantung atau penyakit jantung vaskuler lainnya jika dibandingkan dengan mereka yang  tidak mengkonsumsi.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mereka yang minum teh memiliki risiko rendah terdapat penumpukan kalsium di arteri koroner jantung.

Adanya endapan kalsium ini berhubungan dengan beberapa kondisi serius seperti penyakit jantung dan stroke.

Dengan demikian, mereka yang mengkonsumsi teh memiliki progresivitas lambat terbentuknya kalsium di arteri koroner, sehingga insiden kejadian kardiovaskuler juga menurun.

Penelitian ini merupakan observasional dan membutuhkan penelitian selanjutnya untuk memastikan apakah teh atau pola hidup sehat peminum teh yang menyebabkan risiko penyakit jantung rendah.

Penelitian ini mengambil data pada lebih dari enam ribu pria dan wanita yang ikut berpartisipasi pada penelitian yang dimulai pada tahun dua fribu tahun

Pada awal penelitian, semua sukarelawan bebas dari penyakit jantung.

Peneliti kemudian menelusuri catatan pria dan wanita tersebut untuk melihat siapa saja yang mengalami serangan jantung, stroke, nyeri dada, atau meninggal karena penyakit jantung jenis lainnya selama  sebelas tahun.

Peneliti juga mengukur deposit kalsium dalam pembuluh darah dalam lima tahun  dengan membandingkan hasil CT scan sebelumnya.

Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang minum secangkir teh per hari mengurangi sekitar sepertiga risiko terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi.

Mereka yang mengkonsumsi teh secangkir perhari juga menunjukkan penurunan penumpukan kalsium di arteri mereka.

Mengkonsumsi teh ternyata baik untuk kesehatan jantung. Satu gelas cangkir per hari adalah jumlah yang disarankan untuk dikonsumsi.

Saat ini banyak sekali varian teh dalam kemasan yang menawarkan berbagai rasa.

Disarankan untuk mengkonsumsi teh yang dibuat sendiri, karena selain lebih murah, kita juga bisa mengontrol kandungan gula didalamnya agar tidak melebihi takaran yang dianjurkan.

Komentar