Awas!! Roti Tawar Bisa Jadi “Pembunuh”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 21 Januari 2016 | 09:06 WIB

Dibaca: 1 kali

Tahukan Anda jika roti tawar berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan kematian?
Mungkin banyak dari Anda yang gemar mengonsumsinya.

Memang makanan ini sangat praktis untuk disantap, terlebih di pagi hari.

Namun, tampaknya Anda harus mencari jenis makanan lain yang lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Roti putih merupakan makanan favorit ketika sarapan. Namun, makanan satu ini bisa membuat kesehatan Anda menjadi taruhannya.

Bahkan roti ini bisa membuat berat badan Anda naik.

Berbagai risiko kesehatan seperti meningkatnya risiko diabetes, merasa malas, dan makan terus karena tidak merasa kenyang merupakan indikasinya

Berikut yang akan terjadi ketika Anda makan roti putih setiap hari, seperti dilansir laman Boldsky.

Jika Anda makan roti setiap pagi untuk sarapan, pastinya ini akan menjadi alasan perut Anda menjadi buncit dan berat badan naik.

Roti dapat membuat Anda gemuk dan merasa lapar di siang hari.

Merasa mengantuk dan lelah seharian walaupun memiliki tidur yang cukup?

Jika iya, roti kesukaan Anda bisa menjadi alasan mengapa hal tersebut terjadi.

Makan roti pada pagi hari bisa membuat Anda malas.

Roti juga meningkatkan risiko diabetes. Ini karena roti dapat meningkatkan kadar gula dalam darah Anda.

Hal ini merupakan ancaman diabetes bagi orang, terutama yang memiliki riwayat keluarga diabetes dan obesitas.

Jika makan roti setiap hari, Anda akan mengidam untuk menyantap makanan yang tinggi gula, dan berminyak.

Hal ini karena roti tidak bisa memberikan perasaan kenyang, dan akan makan terus.

Roti putih tidak mengandung serat, karena terbuat dari tepung putih halus. Kurangnya serat dalam tubuh dapat menyebabkan sembelit.

Tentu tidak selamanya roti menjadi makanan berbahaya bagi tubuh.

Roti juga punya segudang gizi bermanfaat.

Peranan roti kelak, bisa tidak lagi sebatas menu untuk sarapan, tetapi juga untuk makan siang dan makan malam.

Oleh karena itu, kandungan gizi roti perlu diperhatikan agar dapat memberikan sumbangan gizi yang berarti.

Secara umum roti dibedakan atas roti tawar dan roti manis.

Roti tawar, misalnya, dapat dibedakan lagi atas roti putih dan roti gandum.

Sedangkan roti manis sendiri dibedakan atas dasar bahan pengisinya, seperti roti isi pisang, nenas, kelapa, daging sapi, daging ayam, sosis, coklat, keju, dan lain-lain.

Dibandingkan dengan seratus gram nasi putih atau mi basah, maka seratus gram roti memberikan energi, karbohidrat, protein, kalsium, fosfor dan besi yang lebih banyak.

Sebagai menu sarapan atau bekal sekolah si kecil, biasanya roti disajikan bersama susu dan telur goreng atau dadar.

Menu ini akan meningkatkan perolehan zat gizi, khususnya protein yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak balita.

Di dalam kelompok bakery, roti merupakan produk yang paling pertama dikenal dan paling populer hingga saat ini.

Lantas bagaimana dengan roti putih atau roti gandum?

Selain roti putih, kita juga mengenal roti gandum yang berwarna kecoklatan.

Roti putih dibuat dari tepung terigu kuat, yaitu tepung yang mampu menyerap air dalam jumlah besar, dapat mencapai konsistensi adonan yang tepat, serta memiliki elastisitas yang baik untuk menghasilkan roti dengan remah yang halus

Kebanyakan konsumen lebih menyukai roti putih karena beberapa alasan

Secara psikologis, roti putih dianggap lebih bersih, murni, bebas cemaran dan lebih aman.

Roti putih memiliki tekstur yang lebih lembut dan harganya lebih murah.
Apakah sarapan roti …bahaya?

Dari sudut pandang gizi, memiliki keunggulan karena terbuat dari tepung gandum utuh

Selain serat, roti juga dapat difortifikasi dengan berbagai macam zat gizi.

Beberapa zat gizi yang banyak ditambahkan ke dalam roti adalah vitamin

Belakangan ini, untuk meningkatkan mutu protein bagi tubuh, roti juga diperkaya dengan asam lemak tidak jenuh ganda

Penelitian telah membuktikan betapa pentingnya penambahan PUFA ke dalam makanan formula untuk mendukung perkembangan bayi dan balita.

PUFA dapat meningkatkan kemampuan anak untuk memusatkan perhatian, memecahkan masalah, dan penglihatan.

Dari nilai plus roti, apalagi yang difortifikasi berbagai zat gizi, jelas roti merupakan hidangan alternatif yang baik bagi menu keluarga.

Jadi, kelebihan menghidangkan roti karena mudah didapat akan bertambah berkat nilai gizinya.

Komentar