close
Nuga Sehat

Asam Urat Bisa Memicu Penyakit Ginjal

Secara alami, tubuh kita memproduksi zat asam urat.

Biasanya, produksi zat asam urat ini terkait dengan konsumsi makanan yang kaya akan kandungan purin.

Makanan-makanan yang kaya akan kandungan ini adalah makanan laut, jeroan, emping, minuman beralkohol, dan beberapa jenis sayuran atau kacang-kacangan.

Masalahnya adalah jika dibiarkan, penyakit asam urat tak hanya menyebabkan gejala seperti sensasi nyeri, pembengkakan, rasa kaku, hingga kemerahan pada persendian, melainkan juga memicu datangnya berbagai penyakit lainnya.

Salah satunya adalah penyakit ginjal atau batu ginjal.

Ginjal adalah organ tubuh utama yang memiliki fungsi menyaring asam urat di dalam tubuh kita.

Jika sampai kadar asam urat sangat tinggi, maka ginjal pun harus bekerja dengan sangat keras demi menyaringnya. Kinerja berlebihan ini akhirnya bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Maryland Medical Center, Amerika Serikat, dihasilkan fakta bahwa kadar asam urat yang berlebihan akhirnya menyebabkan penyakit ginjal progresif dan akhirnya berimbas pada gagal ginjal, penyakit yang membuat penderitanya harus menjalani cuci darah secara rutin agar bisa tetap sehat dan bertahan hidup.

Selain penyakit ginjal atau gagal ginjal, masalah asam urat juga bisa menyebabkan batu ginjal.

Tingginya kadar asam urat membuat kristal asam urat akhirnya terbentuk dan menumpuk di dalam ginjal, kandung kemih, dan tabung ureter yang menjadi penghubung antara ginjal dan kandung kemih.

Jika sampai penderita asam urat juga sering terkena dehidrasi, maka risiko terkena batu ginjal akan meningkat dengan signifikan.

Jika sampai dibiarkan, penyakit asam urat atau gout bisa menjadi semakin parah.

Biasanya, serangan asam urat ini akan lebih sering muncul pada persendian dan tulang pada jari-jari.

Jika sampai membengkak dan menyebabkan rasa sakit, maka persendian juga akan menjadi lebih sulit untuk digerakkan. Selain itu, serangan asam urat juga cenderung lebih sering muncul di tengah malam yang tentu akan memicu gangguan tidur.

Dalam banyak kasus, penumpukan kristal yang berujung pada benjolan pada persendian dengan ukuran yang cukup besar juga bisa merusak tulang dan tulang rawan serta menyebabkan kematian sendi.

Selain ada berita yang mengejutkan.

Ternyata kopi bias menyembuhkan asam urat.

Ya, siapa sih yang tidak suka minum kopi?

Memang, ada sebagian orang yang mengalami masalah asam lambung atau alergi dengan kopi sehingga tidak bisa mengonsumsi minuman ini, namun kebanyakan orang bisa meminumnya hingga beberapa cangkir setiap hari karena rasanya yang nikmat dan mampu membuat konsentrasi meningkat.

Bahkan, kopi juga dianggap sebagai minuman yang bisa memberikan manfaat kesehatan.

Telah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa minum kopi secara teratur bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker, namun banyak masyarakat yang juga menyebut kebiasaan minum kopi mampu mencegah datangnya asam urat.

Sebenarnya, apakah memang benar kopi bisa memberikan manfaat kesehatan ini?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2007 silam dan melibatkan sekitar 46 ribu pria, dihasilkan fakta bahwa ada kaitan antara kebiasaan minum kopi dengan risiko terkena asam urat.

Para partisipan yang mengonsumsi empat hingga lima cangkir kopi setiap hari ternyata memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah, tepatnya mencapai 40 persen dibandingkan dengan pria yang tidak suka minum kopi.

“Beberapa komponen di dalam kopi seperti asam klorogenat dan antioksidan bisa membantu mencegah datangnya asam urat,” ungkap salah satu peneliti, Elinor Mody dari Brigham and Women Hospital, Boston, Amerika Serikat.

Asam klorogenik dan antioksidan mampu menurunkan beberapa jenis hormon di dalam darah, termasuk insulin dan zat asam urat.

Dengan kadar insulin dan zat asam urat yang lebih rendah, maka tentu tidak akan terjadi penumpukan kristal asam urat di persendian, bukan?

Hanya saja, bagi mereka yang sudah memiliki masalah asam urat, minum kopi justru dianggap bisa membuat masalah kesehatan yang diidapnya menjadi semakin memburuk.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tuhina Neogi, MD dari Boston University School of Medicine, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi kopi atau teh dengan berlebihan bisa membuat gejala serangan asam urat meningkat.

Melihat adanya fakta ini, penderita asam urat sebaiknya berkonsultai kepada dokter terlebih dahulu untuk memastikan apakah mereka boleh minum kopi atau tidak.

Selain itu, mereka juga bisa memastikan seberapa banyak jumlah kopi yang aman untuk mereka konsumsi.