Apakah Perlu Minum Tiga Liter Air Sehari?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 19 Februari 2016 | 10:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Media Inggris terkenal “daily mail,” Jumat, 19 Februari 2016, mengingatkan kembali tentang asupan air bagi tubuh dengan mempertanyakan, apakah perlu kita meminum tiga liter air putih setiap hari?

Pertanyaan itu muncul bersamaan dengan anjuran klasik yang selalu muncul diberbagai jurnal serta ditambah pernyataan para ahli.

Nah, menurut “daily mail, “ baru-baru ini sejumlah ahli kembali dengan pernyataan mengejutkan dengan mengimbau kita supaya tidak terlalu banyak minum air putih.

Mereka minta kita mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air dan sayuran hijau.

Terlebih ahli kecantikan mengatakan, banyak cairan yang masuk ke tubuh adalah rahasia kulit tetap kenyal dan kulit bersinar terutama di usia pertengahan.

Tubuh kita memang membutuhkan asupan air guna menjaga kulit, mulut, dan mata tetap lembap, melumasi sendi, membawa nutrisi ke seluruh tubuh, mengatur suhu tubuh, melancarkan sistem cerna, dan membantu membuang racun.

Anjuran ini dikemukakan i karena kita dilahirkan dengan tubuh terdiri dari 7tujuh puluh lima sampai delapan puluh persen air.

Sel-sel di seluruh tubuh kita secara bertahap mengering seiring bertambahnya usia.

Dan pada saat kita mencapai usia lima puluhan, asupan air tidak lebih dari lima puluh persen.
Akan tetapi, imbauan supaya minum lebih banyak itu terlalu berlebihan.

Sehari-sehari seperempat cairan kita berasal dari makanan. Hampir semua makanan mengandung air di dalamnya.

Bahkan, sepotong roti saja menyumbang sebanyak tiga puluh tiga persen H2O. Tetapi buah dan sayuran juga tinggi serat seperti mentimun, selada, cabai merah, dan lobak.

“Hidrasi yang sehat adalah tentang cairan yang Anda asup, bukan berapa liter air yang Anda minum,” kata profesor klinik kedokteran di University of California, Los Angeles, sekaligus penulis The Water Secret, Dr Howard Murad dikutip dari Daily Mail

Menurut Howard, minum terlalu banyak air justru menguras vitamin dan mineral dari dalam tubuh jika terlalu cepat diproses.

Air merupakan kebutuhan utama manusia sesudah oksigen, bahkan manusia hanya bisa bertahan paling lama tiga hari tanpa air.

Oleh karena itu menjaga kecukupan cairan tubuh sangat penting. Lalu, bagaimana jika minum air melebihi kebutuhan asupan cairan alias terlalu banyak minum air putih?

Hingga saat ini tidak ada batas atas atau maksimal air putih ke dalam tubuh.

Belum ada penelitian yang menyatakan batas air maksimal mengonsumsi air minum bagi orang dengan fungsi organ baik atau orang yang sehat

Diungkapkan bahwa tak adanya batas maksimum asupan air putih ini hanya berlaku bagi seseorang dalam kondisi sehat.

Sebaliknya, hal ini tidak berlaku bagi mereka dengan kondisi penyakit tertentu.

Tapi hati-hati bagi orang yang memiliki penyakit seperti jantung dan gangguan fungsi ginjal.

Kondisi ini membuat kemampuan untuk membuang zat-zat sisa lewa urine terbatas, sehingga ada pembatasan cairan.

Dianjurkan agar masyarakat tak perlu berlebihan mengonsumsi air putih.

Saat rasa haus mendera kemudian menenggak segelas air, rasanya nyaman sekali. Tapi, manfaat air dalam tubuh tidak sesederhana hal itu.

Air merupakan komponen utama dalam sel tubuh, yaki sebanyak 60-70 persen.

Kebutuhan asupan air putih setiap orang berbeda-beda.

Hal ini ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya aktivitas, iklim, pakaian yang dikenakan, lalu usia, keadaan sedang sehat atau sakit, serta faktor menyusui.

Semakin aktivitasnya berat ditambah udara panas, asupan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh semakin banyak.

Pemenuhan kebutuhan air dalam tubuh mencegah timbulnya berbagai gangguan kesehatan serta membuat tubuh lebih bugar

Komentar