Apa Hubungan Kopi dan Tidur Siang?

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 29 November 2014 | 18:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Kopi dan tidur siang? Apa hubungannya!

Sebuah penelitian terbaru, seperti ditulis oleh laman situs “huffingtonpost,” hari ini, 29 November 2014, membuktikan bahwa seseorang yang mengkonsumsi kafein sebelum tidur siang yang singkat akan membuat tubuhnya segar kembali di saat bangun tidur.

Kenapa bisa segar?

Penelitian yang sama menegaskan, ada senyawa khusus yang membuat seseorang mengantuk hingga akhirnya tidur singkat pun jadi nyenyak. Untuk itulah kopi selalu diidamkan seseorang menjadi moodbosteer dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh yang dikaitkan dengan tidur siang

Bahkan, anehnya kopi juga dapat membuat seseorang tidur nyenyak di siang hari karena ini tanpa harus lemas dikala bangun.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr David Dinges dari University of Pennsylvania mengungkapkan, efek kafein akan mempengaruhi stimulan dalam tubuh sekira dua puluh hingga tiga puluh menit.

Dan setiap hari, tubuh butuh waktu tidur siang selama sembilan puluh menit agar semakin berkualitas.

Menurut tulisan di “huffingtonpost,” bukti ini bukan hanya hasil dari Dinges dan timnya saja.
Sebelumnya, tahun sembilan puluhan pernah ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa, kopi dapat membuat Anda cepat mengantuk di siang hari.

Namun ingat, jika ingin mempraktikkan penelitian ini sebaiknya jangan menyeruput kopi terlalu berlebihan, karenanya akan mengganggu aktivitas lain di siang hari.

Selain membuat tidur siang segar, kopi juga bisa menghalangi tidur seseorang i terutama bagi mereka yang tidak terlalu sering meminum kopi. Mereka mungkin mengalami insomnia dan tidur mereka terganggu jika kopi dikonsumsi tiga puluh hingga enam puluh menit sebelum tidur.

Beberapa orang malahan tidak bisa tidur sama sekali, meskipun mereka minum kopi tiga atau empat jam sebelum tidur. Semua kembali pada kepekaan setiap orang pada kopi.

Bagi mereka yang minum kopi secara teratur, kafein tidak mempengaruhi tidur mereka. Untuk mencegah insomnia dari kopi, solusi terbaik adalah dengan tidak minum kopi atau tidak mengkonsumsi produk yang mengandung kafein setelah jam lima sore.

Kopi juga harus dihindari oleh orang yang terkena stress. Kafein bisa membantu meningkatkan stres pada orang-orang dengan adanya rasa cemas dan akan menambah penderitaan pada orang-orang yang mengalami kepanikan.

Banyak orang memiliki persepsi bahwa minum kopi setelah makan diperlukan untuk melancarkan pencernaan. Namun berbagai penelitian tidak mengkonfirmasi pandangan ini, terutama karena kopi membuat proses pencernaan makanan lain menjadi lebih sulit. Sensitivitas setiap orang untuk kopi juga relevan dalam kasus ini.

Pada orang sehat, konsumsi kopi dengan tingkat sedang tidak memiliki efek buruk pada jantung. Tidak ada penelitian yang bisa mengkonfirmasi bahwa ada hubungan antara serangan jantung dan konsumsi kopi.

Sehubungan dengan tekanan darah, kopi, teh dan minuman lain yang mengandung kafein, tidak menyebabkan peningkatan tekanan darah. Beberapa orang yang sensitif terhadap kafein mungkin memiliki kemungkinan kecil peningkatan tekanan darah, yang biasanya berlangsung tidak lebih dari beberapa jam.

Berhenti mengkonsumsi kopi secara tiba-tiba bagi mereka yang minum kopi secara teratur dapat membawa gejala sebagai berikut : kelelahan, mengantuk, sakit kepala, dan iritasi. Gejala-gejala tersebut
biasanya muncul setelah 12-14 jam dari gelas kopi terakhir.

Dengan secangkir kopi gejala-gejala tersebut akan menghilang segera. Namun sebetulnya gejala-gejala tersebut secara bertahap akan hilang sepenuhnya setelah satu minggu.

Tidak ada jumlah tertentu dari kopi, untuk menciptakan ketergantungan pada kafein. Bahkan secangkir kopi atau tiga minuman cola, sudah cukup untuk menimbulkan kecanduan pada individu yang rentan.

Kecurigaan bahwa kafein bisa menjadi pemicu beberapa jenis kanker belum dibuktikan dengan penelitian ilmiah. Dua studi terbaru menemukan tidak ada hubungan antara minum kopi dan kanker.

Semua studi klinis sampai saat ini menunjukkan bahwa konsumsi kafein tidak meningkatkan risiko kanker payudara dan tidak terkait dengan perkembangan penyakit payudara.

Kopi tidak berhubungan dengan kelamin, tetapi dapat membantu menciptakan suasana tubuh yang lebih baik. Meskipun ada kasus-kasus yang berhubungan dengan kesuburan terkait konsumsi kopi yang berlebihan. Dalam kasus seperti itu maka dianjurkan untuk pasangan membatasi konsumsi kopi.

Kita perlu menegaskan sekali lagi bahwa kopi dapat membantu seseorang pulih dari mabuk dan membuatnya merasa lebih tenang adalah benar-benar mitos. Kopi tidak memiliki penawar untuk mabuk.

Apa yang dilakukan kopi adalah membantu orang yang mabuk tetap terjaga. Gangguan yang disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan tidak bisa diubah oleh kafein.

Komentar