Apa Anda Tahu Sebab Tumbuhnya Uban?

Penulis: Darmansyah

Senin, 30 Oktober 2017 | 08:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda tahu  penyebab orang tua punya rambut uban khas abu keputihan?

Nah, banyak memang orang yang berbicara tentang uban dan uban. Tapi mereka, umumnya nggak pernah tahu bagaimana proses terjadinya.

Untuk Anda tahu, sama seperti warna kulit, warna rambut asli setiap orang bisa berbeda karena dipengaruhi oleh jumlah melanin atau pigmen pewarna dalam rambut.

Semakin banyak melanin yang Anda miliki, semakin gelap pula warna rambut Anda.

Lantas, apa yang menyebabkan orang tua punya rambut uban khas abu keputihan?

Terlebih, kenapa orang-orang muda bisa beruban, padahal belum berumur?

Untuk Anda tahu, pada awalnya, rambut manusia hanya berwarna putih.

Rambut mendapatkan warna alami dari sebuah pigmen yang disebut melanin.

Pigmen melanin ini diproduksi oleh sel melanosit dan dikirimkan ke sel rambut yang bertumbuh untuk memberikan warna pada rambut.

Warna rambut tergantung pada adanya dan rasio antara dua kelompok melanin.

Eumelanin berperan dalam pembentukan warna hitam dan coklat, sementara pheomelanin berperan dalam pembentukan warna oranye dan kuning.

Gen setiap orang menentukan rasio antara kedua jenis melanin tersebut, oleh karena itu warna rambut dalam satu keluarga biasanya serupa.

Pada saat rambut berhenti bertumbuh, folikel rambut mengalami perubahan struktural dan memasuki periode istirahat.

Selama proses ini, biasanya sel melanosit akan mati secara alami. Namun, sel induk melanosit di folikel rambut akan menghasilkan seperangkat melanosit baru pada awal siklus pertumbuhan rambut berikutnya sehingga tetap dapat memberikan warna pada rambut.

Terdapat beberapa faktor lain yang dapat mengubah warna rambut, menjadi lebih terang atau lebih gelap.

Para ilmuwan telah mengelompokkan mereka ke dalam dua kelompok yaitu faktor internal dan eksternal.

Seiring bertambahnya usia, folikel rambut manusia akan rusak yang disebabkan oleh radikal bebas. Pada folikel yang rusak ini tidak akan terdapat sel melanosit dan sel induk melanosit.

Tanpa adanya kumpulan sel induk melanosit tersebut, siklus pertumbuhan rambut berikutnya akan berlanjut tanpa adanya melanosit sehingga tidak akan dapat menghasilkan pigmen pada rambut yang baru dan hanya berwarna putih.

Meskipun belum ada penjelasan yang pasti mengenai penyebab rambut beruban, akumulasi kerusakan pada sel induk melanosit ini kemungkinan besar adalah penyebab hilangnya kumpulan sel warna rambut tersebut.

Sehingga pada akhirnya setiap folikel rambut tidak akan mampu menghasilkan rambut yang berwarna

Banyak orang beranggapan bahwa uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu atau putih.

Padahal, uban merupakan rambut baru yang tumbuh dengan warna abu abu atau putih karena berkurangnya kandungan melanin pada rambut.

Kadar melanin rambut akan semakin menurun seiring penuaan tubuh. Semakin sedikit sel-sel pigmen dalam folikel rambut, maka rambut baru yang selanjutnya tumbuh akan jadi berwarna keabu-abuan atau perak.

Semakin bertambanya usia, maka akan semakin banyak sel pigmen rambut yang mati sehingga melanin yang diproduksi juga lebih sedikit. Pada akhirnya, rambut uban Anda akan menjadi putih seluruhnya.

Munculnya uban juga dapat dipercepat dengan kerusakan rambut akibat paparan lingkungan.

Misalnya paparan dengan udara, air, atau bahan kimia deterjen dalam shampo atau cat pewarna rambut.

Reaksi melanin dengan asam akan menggelapkan warna rambut, sementara reaksi dengan basa dapat mencerahkan warna rambut.

Selain itu, sinar matahari juga dapat memengaruhi warna rambut secara langsung.

Radiasi UV matahari dapat mengurangi jumlah pigmen melanin dan dapat memutihkan serat rambut.

Dalam kasus yang jarang, munculnya uban lebih dini bisa dipicu oleh masalah kesehatan seperti obesitas, anemia, gangguan metabolisme, penyakit tiroid, masalah dengan kelenjar hipofisis, atau penyakit autoimun yang menyerang kulit dan rambut, seperti alopecia atau vitiligo.

Merokok bukanlah penyebab langsung dari tumbuhnya rambut uban. Bagaimanapun juga, faktor usia dan genetik tetap memegang peranan paling besar terhadap perubahan warna rambut ini.

Namun, sebuah studi telah menemukan adanya hubungan antara kebiasaaan merokok dan kemunculan uban sebelum usia tiga puluhan tahun.

Sampai saat ini belum banyak studi yang membuktikan adanya hubungan antara stres dengan kemunculan uban.

Namun, sebuah studi menemukan bahwa stres bisa mempercepat munculnya rambut uban.

Studi tersebut menemukan bahwa sel-sel yang memproduksi melanin akan hilang ketika terekspos oleh hormon-hormon penyebab stres, meskipun tidak akan membuat seluruh rambut Anda berubah menjadi putih.

Sebaiknya jangan. Kebiasaan mencabut uban bisa merusak folikel, saraf-saraf dan juga akar rambut yang bisa memicu terjadinya infeksi.

Kebiasaan mencabut uban juga bisa membuat rambut rentan menipis, sehingga rambut uban akan terlihat lebih banyak, meski sebenarnya jumlah uban yang muncul di rambut itu tetap.

Munculnya uban tidak bisa dicegah, karena uban adalah proses penuaan yang juga ditentukan oleh faktor genetik.

Namun, Anda tetap bisa mencegah munculnya uban di usia muda yang disebabkan oleh gaya hidup.

Jika Anda ingin mencegah munculnya uban di usia muda, Anda perlu memperhatikan gaya hidup Anda, yaitu dengan menghindari kebiasaan merokok, diet seimbang yang kaya akan antioksidan seperti salmon, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan kurangi stres.

Penting juga untuk merawat rambut dengan berbagai metode perawatan agar mahkota kepala Anda tetap terlihat sehat dan berkilau.

 

Komentar