close
Nuga Sehat

Lemak Visceral

Laman situs “Womens Health,” hari ini, Selasa, 10 Mei 2016, menulis hasil sebuah studi terbaru  lewat temuan satu latihan yang bisa membakar lemak perut atau lemak visceral.

Untuk Anda tahu  lemak visceral adalah salah satu hal yang menyebalkan.

Lemak ini tergolong lemak tak sehat karena terletak di dalam rongga perut dan mengelilingi beberapa organ penting.

Lemak visceral berbeda dari lemak tubuh lainnya atrau lemak subkutan-lemak di bawah kulit.

Lemak Visceral , juga disebut lemak intra-abdomen, adalah lembaran lemak yang mengelilingi organ internal tubuh manusia yang ditunjukkan dalam ukuran ketebalannya.

Sedangkan lemak subkutan berada di sisi lain, adalah lemak tubuh yang berada dekat dengan permukaan kulit dan dianggap kurang berbahaya, dan lebih sangat mudah dihilangkan daripada lemak visceral.

Penelitian telah menunjukkan bahawa manusia dengan lemak visceral lebih berisiko tinggi terhadappenyakit jantung, stroke, diabetes dan hipertensi.

Orang yang jarang bergerak, perokok dan peminum menunjukkan memiliki lebih banyak lemak intra-abdomen atau lemak viseral daripada orang yang aktif yang bukan perokok dan non-peminum.

Stress mungkin juga menjadi faktor dalam pembentukan lemak visceral di dalam tubuh.

Menghilangkan lemak visceral lebih sulit daripada lemak subkutan karena lemak tersebut lebih kuat tertanam atau menempel di dalam jaringan tubuh manusia.

Lemak visceral hanya dapat diukur secara akurat oleh mesin pencitraan yang dapat melihat seberapa tebal lembaran lemak visceral yang menyelimuti organ-organ tubuh.

Seseorang mungkin berada dalam kisaran berat badan yang ideal, namun tidak menutup kemungkinan masih memiliki terlalu banyak intra-abdomen lemak di sekitar organ tubuh internalnya.

Hati memetabolisma kan lemak dan melepaskannya ke dalam aliran darah berupa kolesterol.

Visceral body fat adalah yang paling membahayakan kerana ia ‘sukar dilihat dengan mata kasar’.

Pakar perubatan mengesyorkan tiada cara lain yang dapat menyingkirkan “visceral body fat“, melainkan melalui senaman secara berterusan sepanjang hayat.

Siapa sangka, senaman seperti berjalan kaki di taman sebanyak tiga kali seminggu mampu mengatasi peningkatan jumlah “visceral body fat“.

Anda juga harus tahu  tidak semua bagian berlemak diciptakan sama.

Hal ini berarti kalau semua lemak bisa dihancurkan dengan cara yang sama.

Di antara semua wilayah tubuh yang berlemak, perut adalah wilayah tubuh yang paling bandel.

Lemak perut sangat sulit untuk dihancurkan. Tak heran kalau banyak orang mengeluh karena perutnya yang buncit.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sports Medicine and Physical Fitness, peserta melakukan latihan empat kali seminggu dengan olahraga yang berbeda-beda.

Satu kelompok melakukan empat macam gerakan kardio dan latihan kekuatan.

Sementara kelompok lainnya melakukan dua kali latihan statis dan dua latihan interval intensitas tinggi atau high intensity interval training atau dikenal dengan HIIT.

Kelompok orang yang melakukan HIIT ternyata tak cuma kehilangan berat badan secara keseluruhan, tapi juga kehilangan lemak perut lebih banyak.

Kelompok ini menunjukkan penurunan lemak visceral yang signifikan dibandingkan orang yang melakukan aktivitas gym rutin.

Selain itu, kelompok HIIT juga meningkatkan kebugaran dalam urusan pernapasan kardio.

Peneliti mengatakan bahwa latihan HIIT adalah olahraga dalam rentang waktu pendek namun intens.

Hal ini memungkinkan Anda untuk mendorong kemampuan tubuh sampai batas maksimal. Inilah sebabnya mengapa HIIT menjadi senjata ampuh pembasmi lemak.

Banyak orang memiliki masalah jumlah lemak yang berlebih pada tubuhnya. Lemak biasanya berkumpul di sekitar bagian lengan, perut, pinggang, paha, hingga betis.

Sebagian orang merasa timbunan lemak tersebut sudah cukup mengganggu dan mengira dengan olahraga akan dapat menyelesaikan segala permasalahan.

Namun, pakar gizi olahraga Mury Kuswari tidak serta sepenuhnya setuju atas pendapat tersebut.

“Setengah jam lari di treadmill itu hanya mengurangi sekitar tiga ratus  kalori dari tubuh.”

“ Salah satu cara membuang lemak adalah memastikan lemak yang masuk ke tubuh lebih sedikit dibanding yang keluar,” kata Mury.

Lemak memang menjadi salah satu komponen yang dibutuhkan oleh tubuh. Tentunya dengan porsi yang tak berlebih.

Lemak digunakan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi.

Sebagai salah satu sumber lemak, tubuh biasanya baru akan menggunakan lemak menjadi energi saat karbohidrat sudah habis dicerna.

Mury memaparkan, dalam satu gram karbohidrat akan menghasilkan energi sebesar empat kalori.

Sedangkan dari satu gram lemak akan menghasilkan sembilan kalori. Bila kandungan lemak yang ada dalam tubuh seseorang berlebih dua puluh kilogram, maka itu setara dengan seratus delapan puluh ribu kalori yang harus dibakar.

“Kalau hanya olahraga sebentar, itu tidak akan sampai bakar lemak. Mengubah energi dari lemak itu tidak bisa cepat, harus pelan-pelan,” kata Mury.

Berolahraga dengan durasi lama pun dianggap Mury tidak langsung menyelesaikan persoalan.

Menurut Mury, orang yang memaksakan diri olahraga dengan durasi tambahan akan melakukan kesalahan pada teknik ataupun postur berolahraga dan meningkatkan risiko cedera.

Karenanya, saran paling baik mengurangi lemak adalah dengan membatasi konsumsi lemak melalui pengurangan porsi makan sebesar tiga puluh  persen.

Hal itu dilakukan untuk merangsang tubuh menggunakan lemak yang ada.

Selain itu, melakukan olahraga dengan rutin juga harus dilakukan, meskipun hanya lima belas hingga tiga puluh  menit.

“Paling gampang memang dioperasi, tapi kan tidak ada manfaatnya. Dengan olahraga itu juga melatih jantung ataupun paru-paru untuk lebih sehat,” katanya.