Anda Gampang Terbangun Saat Tidur?

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Februari 2018 | 15:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Semua orang tentu menginginkan waktu istirahatnya di malam hari menjadi istirahat yang nyenyak dan tenang.

Dengan beristirahat nyenyak dan tenang, kita bisa mendapatkan kesegaran di pagi hari sehingga kita pun bisa mendapatkan energi yang cukup untuk melakukan aktivitas di pagi hari.

Sayangnya, banyak orang mengeluhkan kondisi dimana saat dini hari mereka tiba-tiba terbangun dan susah untuk tidur kembali.

Hal ini tentu akan mengurangi kualitas tidur dan kita pun akan terbangun dengan rasa yang kurang fit dan bugar.

Apa sajakah penyebab dari bangun di dini hari saat tertidur?

Pakar kesehatan yang mempelajari tentang kebiasaan tidur berkata bahwa saat tidur, kita mengalam fase dimana tidur sangatlah nyenyak dan sangat dalam, dan kemudian berlanjut dengan tidur dengan kesadaran, dan kemudian tidur ringan.

Yang menjadi masalah adalah, ada beberapa orang yang tidur dengan melompati fase tidur dengan kesadaran dan dari tidur yang dalam langsung ke tidur ringan sehingga membuatnya terbangun di dini hari dan sulit untuk terpejam kembali.

Beberapa orang yang mengalami gangguan tidur bisa mengalami hal ini.

sleep apnea, gangguan tidur yang menyebabkan seseorang tidka bernafas selema beberapa detik bisa memaksa seseorang terbangun sendiri dan pada akhirnya akan terjaga selama beberapa saat.

Selain itu, jika tubuh tiba-tiba mengalami masalah layaknya perut yang melilit atau perut kembung, maka kita pun bisa langsung terbangun saat tidur di malam hari.

Stress dan banyaknya kecemasan yang dipikirkan juga akan mudah membuat tubuh terbangun saat dini hari.

Selain itu, yang paling umum dirasakan oleh tubuh dan memaksa kita terbangun adalah keinginan untuk buang air kecil dengan segera.

Pernahkah anda terbangun karena adanya suara bising atau cahaya menyilaukan yang tiba-tiba ada saat kita tidur?

Faktor lingkungan juga menjadi penyebab mengapa seseorang bisa terbangun saat tidur.

Untuk menghindari hal ini, ada baiknya kita membuat kamar tidur yang senyaman mungkin dan terisolasi dengan berbagai hal-hal yang bisa mengganggu waktu tidur sehingga tidak akan mendengar suara gaduh yang bisa saja muncul dari jalanan yang bisa membuat kita terbangun.

Tidur yang berkualitas salah satunya ditandai dengan kemampuan tertidur sepanjang malam.

Jika kita mudah terbangun, hal itu bukan hanya mengurangi jam tidur, tapi juga seringkali menyebabkan sakit kepala pada keesokan hari.

Selain mimpi buruk, ada penyebab lain yang membuat kita gampang terbangun di malam hari, salah satunya karena beberapa kebiasaan yang tidak disadari.

Menurut praktisi kesehatan Terry Cralle, ada beberapa faktor yang memengaruhi nyenyak tidaknya tidur di malam hari.

Kalau kamu termasuk karyawan dengan waktu kerja jam 9-5, pastikan untuk tidak menenggak minuman kafein saat makan siang.

Memang, agak terasa sulit, terutama bila kita terbiasa mengandalkan kopi untuk menghalau kantuk. Namun, efek kafein bisa bertahan lebih lama di tubuh, bahkan sampai malam hari.

Banyak orang yang merasa minum segelas wine atau pun alkohol dapat membuatnya tidur nyenyak.

Padahal, alkohol justru membuat kita gelisah sepanjang malam. Selain itu, kita juga cenderung sulit memejamkan mata kembali ketika terbangun.

Kebanyakan orang akan terjebak dalam siklus minum kafein terlalu banyak di siang hari, kemudian mengonsumsi obat tidur dan alkohol lagi di malam hari untuk mendatangkan rasa kantuk.

Kemudian akan kembali terbangun di tengah malam dan esoknya mengantuk saat beraktivitas.

Cobalah mengonsumsi susu hangat atau teh herbal untuk membuat tubuh rileks di malam hari.

Nah, perusak jam tidur bisa juga bisa berasal dari kasur yang ditiduri. Sepertiga hidup kita dihabiskan dengan tidur, karena itu penting untuk memiliki tempat tidur yang baik. “Kasur yang nyaman akan membuat perbedaan kualitas tidur,” ujar Cralle.

Kasur yang empuk terkadang tidak cukup. Kamu juga perlu memerhatikan bagaimana keadaan ruangan kamar.  Buat kamar yang memang didesain untuk tidur, bebas dari peralatan olahraga dan kekacauan.

Sama seperti bagaimana kita mengoptimalkan ruang kantor untuk produktivitas dan fokus.

Jauhkan cahaya dari ruangan sebanyak mungkin di malam hari (semakin gelap, semakin baik). Kamu juga dapat mengecat dinding dengan warna yang menenangkan.

Kamu dapat mencatat kualitas tidur bila memang merasa waktu tidur akhir-akhir ini kurang.  Catat dan lihat pola tidur selama dua pekan.

Menurut Cralle, ada lebih dari delapan puluh delapan gangguan tidur, dan kebanyakan orang mengabaikan masalah tidur tanpa menyadari betapa pentingnya tidur bagi kesehatan.

Komentar