Anak Mirip Ayah Lebih Sehat dan Pintar

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Maret 2018 | 15:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Sebuah studi terbaru menemukan nak yang mirip dengan ayahnya, ternyata cenderung lebih sehat. etika telah berumur satu tahun, dibandingkan yang tidak mirip.

Ini karena bayi biasanya mendapat perhatian lebih dari ayahnya di satu tahun pertama.

“Ayah penting dalam membesarkan anak, dan itu menjadi perwujudan dari kesehatan si anak,” kata Solomon Polachek, profesor ekonomi di Binghamton University, New York, Amerika Serikat, dilansir dari Live Science, hari ini, Rabu, 07 Maret

Hanya saja, penelitian ini melihat dari anak-anak, yang lahir dari ibu tunggal dan tidak tinggal bersama ayah mereka. Sebuah situasi di mana kehadiran ayah menjadi tidak pasti.

Anak-anak yang tinggal dengan kedua orang tua mereka, mungkin tidak melihat efek ini. Karena mereka yakin, pria akan lebih menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak mereka, jika tinggal di satu atap.

Temuan diambil dari tujuh ratus lima belas bayi yang merupakan bagian penelitian tentang keluarga yang retak dan kesejahteraan anak yang rentan.

Bayi dalam penelitian ini lahir dari orang tua yang tidak pernah menikah, anak-anak yang tinggal hanya bersama ibu mereka dan sesekali dikunjungi sang ayah.

Mereka akan dianggap mirip sang ayah, apabila kedua orangtuanya menjawab jawaban yang sama dari pertanyaan, “Seperti apa penampilan bayi Anda?”

Walaupun begitu, ayah yang meghabiskan waktu bersama anak-anak mereka di saat-saat kunjungan, cenderung belajar tentang masalah kesehatan yang perlu ditangani. Mereka juga belajar untuk tahu keinginan sang anak.

“Ayah yang menganggap bayi mereka mirip, akan lebih yakin terhadap sang anak dan menghabiskan waktu lebih banyak dengannya,” ungkap Polachek.

Apakah Anda mirip ayah atau ibu?

Atau bahkan bukan keduanya? Jika warna mata atau bentuk fisik lain yang Anda ternyata tidak sama seperti apa yang dimiliki orangtua Anda, kira-kira dari mana ciri fisik itu diturunkan?

Dalam teori, diperkirakan bahwa terdapat 60 ribu hingga 100 ribu gen – yang dibentuk dari DNA – di dalam tubuh manusia.

Semua gen-gen tersebut berkumpul dan akan membentuk kromosom. Kromosom yang dimiliki oleh orang yang normal yang sehat adalah 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom ibu dan dua puluh tiga kromosom ayah.

Di dalam ilmu yang mempelajari tentang genetik, sifat genetik ada dua yaitu gen yang bersifat dominan serta gen resesif.

Ketika gen ayah dan gen ibu bertemu, maka gen akan bersatu dan menghasilkan gen yang baru. Gen-gen yang menyatu inilah yang menentukan bentuk, warna, serta penampilan fisik Anda.

Misalnya saja untuk warna mata, seorang mendapatkan gen warna mata biru dari sang ayah sedangkan mendapatkan gen ibu memberikan warna cokelat untuk mata, lalu warna apa yang akan menjadi warna mata dari anak?

Hal ini tergantung dengan sifat kedua gen ayah dan ibu, apakah gen tersebut bersifat dominan atau resesif.

Gen yang bersifat dominan adalah gen yang biasanya lebih sering muncul pada tubuh seseorang dan diturunkan ke generasi mendatang. Sementara gen yang bersifat resesif cenderung jarang muncul dan akan menghilang dalam beberapa generasi saja.

Terdapat  sifat gen yaitu dominan-dominan, karena kedua gen kedua orang tua dominan, dominan-resesif, yaitu salah satu gen dari orangtua dominan dan resesif dan resesif-resesif, di mana kedua gen yang didapatkan dari orangtua merupakan gen resesif

Jika ibu Anda memiliki warna mata hitam, begitu juga dengan ayah, tetapi Anda memiliki warna mata cokelat muda. Apakah kemudian Anda bisa menyimpulkan bahwa Anda bukan anak mereka?

Tentu saja tidak, hal ini bisa terjadi jika di dalam tubuh Anda terdapat gen yang bersifat resesif-resesif.

Faktanya, memang warna mata yang gelap bersifat dominan, namun bisa saja seorang anak mendapatkan gen yang bersifat resesif-resesif dan hal ini diturunkan dari nenek atau kakeknya.

Warna mata ditentukan oleh seberapa banyak melanin atau pigmen cokelat pada iris. Seseorang yang memiliki warna mata yang gelap, mungkin sebenarnya memiliki warna biru atau bahkan biru pada bagian mata, tetapi yang paling banyak dan mendominasi adalah warna gelap.

Oleh karena itu, anak yang memiliki warna mata yang berbeda dari sang ayah, ibu, serta saudaranya yang lain bisa jadi memiliki gen yang resesif.

Sama seperti warna mata, bentuk rambut lurus dan keriting juga ditentukan oleh sifat genetik yang diterima anak dari kedua orangtuanya.

Pada umumnya, warna rambut hitam bersifat dominan dibandingkan dengan warna-warna lainnya.

Tetapi seperti warna mata, warna rambut yang Anda miliki bisa saja bukan hitam melainkan warna yang ada di antara warna rambut kedua orangtua Anda.

Hal ini juga tergantung dengan pigmen yang dominan di dalam tubuh. Gen tidak menentukan warna rambut dan mata secara langsung, tetapi mempengaruhi melanin serta pigmentasi yang ada di tubuh yang kemudian menentukan warna rambut atau mata seseorang.

Selain itu, bentuk rambut yang keriting juga diketahui sebagai gen yang bersifat dominan dibandingkan dengan rambut yang lurus atau bahkan rambut yang cenderung botak.

Apakah Anda memiliki lesung pipit di pipi dan memiliki bibir yang tebal? Bentuk fisik tersebut adalah bentuk yang memiliki sifat gen yang dominan.

Karakteristik wajah lainnya seperti bentuk alis yang tidak simetris, dan tumbuh rambut yang berbentuk meruncing di bagian dahi, dianggap dibentuk dari gen yang bersifat dominan dan diturunkan ke generasi berikutnya.

Anda bisa memperkirakan mana ciri fisik yang bersifat dominan atau resesif dalam keluarga.

Komentar