Gubernur Gatot Makin Dekat Jadi Tersangka

Penulis: Darmansyah

Senin, 24 Juni 2013 | 20:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho, yang kader PKS dan baru saja dilantik bulan lalu oleh Mendgari Gamawan Fauzi, makin dekat saja sebagai tersangka usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus kuota impor daging sapi yang melibatkan Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah.

Penegasan tentang kemungkinan Gato sebagai tersangka diungkapkan oleh Ketua KPK Abraham Samad. “Seluruh saksi yang pernah diperiksa atas kasus korupsi impor daging sapi yang melibatkan sejumlah petinggi PKS, dimungkinkan untuk ditetapkan sebagai tersangka. Termasuk Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjonugroho, yang ikut terseret akibat keterangan sejumlah saksi lainnya,” kata Abraham kepada wartawan di Medan.

Untuk menetapkan para saksi yang pernah diperiksa KPK, pihaknya masih menunggu hasil persidangan dengan terdakwa Lutfhi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah. Bila fakta persidangan menyebut nama-nama saksi yang pernah diperiksa menguat terindikasi korupsi, Abraham berjanji akan mengambil langkah cepat dan tegas.

“Sampai saat ini selain LHI dan AF, semua yang kita periksa masih sebatas saksi, termasuk Gubernur Sumatera Utara. Kami masih menunggu hasil persidangan. Kalau mengarah dan kami punya alat bukti, rekan-rekan enggak perlu khawatir, kalian sudah tahu betul KPK tidak pernah ragu menjadikan orang sebagai tersangka,” kata Abraham didampingi Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja.

Sementara itu terkait dua nama yang kini hangat dibicarakan, yakni Presiden PKS Anis Matta dan Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminudin, KPK belum mau terbuka.

“Kita dalami dulu di persidangan. Sidangnya juga kan baru dimulai. Yang Anis Matta dan Pak Hilmi Aminudin serta Pak Menteri Suswono yang juga kader PKS, dan Gatot Pudjonugroho yang Gubernur Sumut, adalah nama-nama yang sudah kita panggil untuk diminta keterangan. Saya pikir sampai clear sampai di situ,” timpal Adnan.

Gatot Pujonugroho, seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, ikut dalam pembicaraan mengenai kuota impor daging sapi di sebuah hotel di Medan. Dia ikut mengatur pertemuan antara Luthfi, Fathanah, Suswono dan pengusaha Elizabeth Liman.

Ia juga dikabarkan tahu isi pembicaraan. Apakah ia terlibat atau tgidak, KPK masih mendalaminya. Gato baru saja dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara setelah memenangkan Pilkada. Sebelumnya Gatot adalah Wakil Gubernur dan pelaksana tugas Gubsu menggantikan Syamsul Arifin telah divonis oleh Pengadilan Tipikor karena korupsi dana APBD Langkat ketika menjabat bupati.

Gatot adalah kader PKS yang sangat loyal dan pernah menjabat sebagai Ketua DPW PKS Sumatera Utara.

Komentar