Cagub/Cawagub Sumut Siap Kalah

Penulis: Darmansyah

Minggu, 17 Februari 2013 | 15:22 WIB

Dibaca: 0 kali

* Teken Deklarasi Damai Pilgubsu

MASA kampanye Pilgubsu periode 2013-2018 yang dimulai pada Rabu (20/2) ini diawali penekenan deklarasi Pilkada damai oleh lima pasangan calon gubsu dan wagubsu, Sabtu (16/2) pukul 12.00 WIB. Salah satu butir penting dari naskah deklarasi itu adalah penyataan siap tidak terpilih (kalah) dalam Pilgubsu 2013.

Pelepasan merpati putih oleh kelima pasangan calon menjadi pesan kuat bahwa pertarungan merebut hati rakyat pada masa kampanye hingga hari pencoblosan suara 7 Maret akan dilakukan secara damai, fair, dan  jauh dari kampanye hitam (black campaign).

Deklarasi damai berisi empat poin, yaitu patuh dan taat kepada seluruh ketentuan perundangan-undangan selama penyelenggaraan Pilgub. Poin kedua adalah menjunjung tinggi sportifitas, beretika dan berkompetisi sehat, dan jujur. Ketiga, mengutamakan kesatuan dan persatuan serta menjaga suasana yang kondusif dalam pelaksaan Pilgub, serta terakhir,  pernyataan sikap untuk siap terpilih dan siap tidak terpilih (kalah).

Usai penandatanganan deklarasi damai, kelima pasangan calon berpawai keliling kota Medan. Rombongan pawai diberangkatkan sesuai nomor urut. Paling depan adalah rombongan pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman yang mempunyai motto ‘Sumut Sejahtera‘. Di belakangnya menyusul pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi dengan motto ‘Sumut Lebih Bewarna.

Pasangan nomor urut tiga, Chairuman-Fadly memilih motto ‘Membangun dari Desa. Menyusul kemudian pasnagan nomor urut empat,  Amri Tambunan-RE Nainggolan dengan motto ‘Membangun dengan Keberagaman’. Dan, terakhir nomor urut lima yaitu Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi, motto mereka ‘Merakyat dan Melayani‘.

Ketua KPUD Sumut, Irham Buana Nasution, mengatakan, deklarasi damai Pilgubsu diharapkan meningkatkan kualitas demokrasi, termasuk citra Sumut sebagai wilayah yang aman dan kondusif. “Acara hari ini melibatkan seluruh tim kampanye dan pendukung pasangan calon agar bersama-sama komitmen menjaga keamanan kampanye rapat umum pada 18 Februari hingga 3 Maret. Kita berharap Pilgubsu berjalan lancar, damai, harmonis, dan berkualitas,” tukasnya.

Ketua Panwaslu Sumut, David Susanto menyampaikan dua hal penting kepada para pasangan calon dan tim kampanye yang menyertai mereka. ‘’Pertama, ada 7.200 Panwaslu yang diturunkan untuk mengawal masa  kampanye, masa tenang, pengiriman logistik, dan hari pencoblosan suara. Apabila ada pelanggaran kami akan tindak tegas,’’ katanya. Poin berikut yang tak kalah penting, menurut David, para pasangan calon bersikap gentleman mengakui pasangan calon yang berhasil merebut suara terbanyak di TPS.

Harapan senada juga disampaikan Sekdaprovsu Nurdin Lubis. Dia amat  berharap Pilgubsu terselenggara dengan sukses, aman, dan tanpa gugatan. “Berjalan sesuai dengan aturan dan kearifan lokal yang kita junjung bersama,” ujarnya. Nurdin mengingatkan pesta demokrasi Pilgubsu pada 2008 menjadi pengalaman indah untuk diulangi oleh masyarakat Sumut.

“Kami sudah pernah menggelar Pilgubsu pada 2008, dan itu hendaknya menjadi potret bagi kita bersama. Pilgubsu terlaksana secara damai. Mari kita sambut dengan semangat saling menghormati,” dia menegaskan.

Sebagaimana agenda KPUD, kelima pasangan calon akan mengawali masa kampanye dengan pemaparan visi dan misi di gedung DPRD Sumut pada besok (18/2) pagi.

Komentar