SBY Twitt Titi Kamal Hingga Wartawan Senior Gunawan Mohamad

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 April 2013 | 12:01 WIB

Dibaca: 1 kali

Langkah Susilo Bambang Yudhoyono meluncurkan akun twitter @SBYudhoyono membuat terjengkang pendapat para “oposan” yang selama ini “memaki” perannya sebagai presiden yang tidak populis. Para “pemaki” itu kini hanya bisa mengerucutkan opini ke media lewat pernyataan  “enggan” membuka atau menjadi “follower” sang presiden.

Setuju atau tidak setuju. Suka atau tidak suka, ternyata, sejak diluncur Sabtu pekan lalu di Istana Cipanas, langkah SBY bergabung dalam jeraring sosial twitter menuai  antusias dari masyarakat. Buktinya,selama lima hari sejak diluncurkan  jumlah followers SBY sudah melebih satu juta orang.

Hingga pukul 09.30 WIB hari ini, Rabu  17 April 2013, twitter berakun @SBYudhoyono ini sudah mendapatkan 1.039.448 followers. Jumlah tersebut berbanding jauh dengan jumlah pengguna yang difollowing SBY. Hingga menjelang siang SBY baru mefollowing  sebanyak 44 orang.

Angka ini, lebih dari juta ini,  dinilai sangat fantastis dan sekaligus memecahkan rekor followers yang pernah ada di Indonesia. Kontributor “nuga.co” di Jakarta, Afrida, yang mengonfirmasikan jumlah followers ini kepada Benny Sidgap, seorang ahli “informasi technologi,”  mengatakan, antusiasme ini memang luar biasa.

Benny, seperti di kutip Afrida mengatakan, follower SBY ini menunjukkkan grafik terus menaik. “Sangat cepat. Lebih dua ratus ribu perhari. Saya yakin followersnya akan bisa mencapai 10 juta dan melebihi followers Agnes Monica yang selama ini tercatat sebagai yang terbeser, 4 juta lebih,” kata Benny.

Benny mengatakan, terlepas apa yang akan disiulkan para followers terhadap SBY, langkah yang diambil sang presiden untuk masuk ke dunia maya yang tak ada tabir itu merupakan keberanian yang pantas diacungkan jempol. Ia mengungkapkan, persoalan twitter di lingkungan kepala Negara dan kepala pemerintahan di Negara barat tak ada masalah. Tapi keberanian SBY beradaptasi dengan masyarakat majemuk yang tingkat penghormatannya terhadap privasi yang rendah harus dihargai

Di dunia maya ini seseorang harus siap untuk dimaki, dibully” atau dijahili. SBY, seperti yang selama empat hari ini sangat siap. Ia bisa membatasi kicauan pada hal-hal yang spesifik.

Sementara ituj Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, menilai peningkatan cepat followers SBY ini merupakan  bentuk antusiasme masyarakat terhadap akun twitter SBY. “Masyarakat Indonesia memang benar-benar memiliki atensi terhadap akun Pak SBY,” ujar Julian.

Julian juga melihat hal itu sebagai fenomena menarik. Pasalnya, hanya artis yang selama ini memiliki followers mencapai satu juta, sementara tokoh politik terlihat kurang disukai masyarakat. Namun, hal itu tak dialami SBY yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

“Kami diberi tahu bahwa biasanya kalau dari sisi artis, followers satu juta orang itu biasa. Namun politikus memang agak sulit. Nah ini yang menjadi menarik karena dalam hitungan hari jumlah followers dari twitter Pak SBY sudah mencapai lebih dari 800 ribu orang,” tuturnya.

Julian yakin dalam waktu dekat followers SBY akan mencapai satu juta seperti halnya penyanyi Sherina yang mencapai lima juta followers. “Mungkin akan menunggu satu juta orang dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Julian.

Selama beroperasi SBY  memfollow  keluarga dan publik figure yang sudah sangat populis di masyarakat, di antaranya kedua putranya, Agus Harimurti dan Edhie Baskoro Yudhoyono, dua besannya Anissa Pohan dan Aliya Rajasa, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Rektor UIN Jakarta Komaruddin Hidayat, dan jurnalis senior Goenawan Mohamad.

Tak hanya itu, SBY juga memfollow artis seperti Titi Kamal, Masayu Anastasya, Julia Estelle, Gading Marten, Memes, Adhie MS, dan Indra Herlambang.

Kicauan SBy yang tercatat di antaranya kecelakan Lion Air di Bali, dukungan moralnya kepada siswa yang akan menjalankan Ujian Nasional, serta mengucapkan hari ulang tahun kepada Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang jatuh pada 16 April kemarin.

Sementara itu para oposan yang selama ini selalu bersebarangan sikap dengan SBY, seperti tokoh Muhamadijah, Din Syamsuddin menyatakan tidak tertarik untuk mengikuti twitter sang presiden. Ia dengan nyelekit mengatakan tak sempat dengan kerjaan macam begitu. Sedangkan Adi Mssardi dan ratna Sarumpaet yang selama ini mengumbar kritik belum menanggapinya.

Komentar