Mentan Suswono Makin Dekat Kesasaran Tembak KPK

Penulis: Darmansyah

Kamis, 7 Februari 2013 | 10:57 WIB

Dibaca: 3 kali

MENTERI Pertanian Suswono, yang kader PKS, makin dekat sebagai sasaran tembak KPK setelah isi percakapan teleponnya dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq  mulai dibuka. Bahkan ada dugaan  keduanya pernah bertemu dengan pemilik PT Indoguna Utama, Elizabeth Lehman, di Medan, Sumatera Utara, Januari lalu.

Memang tidak terungkap apa isi pembicaraan segi tiga itu. Tapi sumber yang banyak dikutip oleh media mengatakan, pembicaraan itu  difuga  untuk memuluskan jatah kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. PT Indoguna adalah perusahaan yang mendapatkan jatah kuota terbanyak di kementerian yang dipimpin Suswono itu.
Luthfi ketika usai diperiksa  tak mau mengomentari informasi bahwa ia pernah bertemu Suswono dan Elizabeth, Januari lalu. “Soal pemeriksaan, etika yang saya tahu tidak perlu dibeberkan,” kata Lutfi  yang  diperiksa sebagai tersangka kasus suap di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, kemarin.
Dalam pemeriksaan kemarin, Luthfi diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap kuota impor daging Kementerian Pertanian dengan tersangka Juard Effendy. Juard juga diperiksa sebagai saksi terkait dengan peran Luthfi dalam kasus tersebut. Selain keduanya, KPK juga memeriksa General Manager PT Indoguna, Petrus, serta dua pegawainya, Fani dan Aji.
Menjurut sebuah sumber Luthfi  dalam bulan Januari lalu memang pernah datang ke Medan. Bahkan ia juga berkunjung ke Aceh dalam kesempatan yang sama. Seorang politikus PKS di Medan, Ikrimah Hamidi, membenarkan bahwa Januari lalu Luthfi berada di Medan untuk mengikuti safari dakwah partai, pada 10 hingga 11 Januari 2013. Kegiatan safari yang dipusatkan di Istana Maimun Medan itu juga untuk memperkenalkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang diusung PKS, Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi, kepada konstituen PKS.
Selain acara perkenalan calon gubernur PKS, kata Ikrimah, acara dilanjutkan dengan pertemuan tokoh masyarakat Sumatera Utara dengan pengurus PKS di Hotel Madani Medan, yang tak jauh dari Istana Maimun. Ia membenarkan bahwa Suswono diundang dalam kegiatan safari dakwah itu.
Namun, Ikrimah mengaku tidak mengetahui adanya pertemuan Luthfi dengan Lehman dan Suswono. “Saya tidak kenal Elizabeth Lehman dan saya tidak tahu ada tidaknya pertemuan itu karena saya terlambat hadir di Hotel Madani. Tapi memang banyak tokoh masyarakat dan pengusaha juga yang diundang saat pertemuan di Hotel Madani,” ujar Ikrimah.
Sebuah sumber  mengatakan, di sela pertemuan PKS dengan tokoh masyarakat itulah Lehman datang bersama Suswono. “Pengusaha importir sapi juga ada yang diundang ke Medan,” kata sumber itu lagi.
Selain soal pertemuan di Medan,  KPK  seperti dikatakan sebuah sumber memiliki rekaman  percakapan antara Suswono dan Luthfi beberapa saat sebelum Fathanah ditangkap. Ketua KPK Abraham Samad membenarkan adanya percakapan tersebut. Namun ia tak bersedia menjelaskan isinya. “Masalah rekaman, itu menjadi bagian strategi penyidikan dan akan dibuka di persidangan,” kata Samad kepada wartawan sebelum mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, kemarin.

Komentar