Megawati Siap Jadi Capres Ketiga Kalinya di 2014

Penulis: Darmansyah

Senin, 28 Januari 2013 | 10:14 WIB

Dibaca: 0 kali

KETUA Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri mengatakan, usia tua tidak menghalangi pencalonan seseorang sebagai bakal calon presiden pada pemilihan 2014 mendatang. “Usia tua bukan berarti tidak didukung rakyat jika berhadapan dengan calon presiden dari generasi muda,” kata Mega yang saat ini (23 Januari lalu) usianya 66 tahun. Pernyataan Mega itu sekaligus menepis keraguan sebagian orang akan calon presiden berusia tua yang sulit maju pada pemilihan presiden tahun depan. “Jangan salah ya, calon presiden tua seperti saya juga siap bertempur,” kata Megawati saat menghadiri peringatahan ulang tahun PDIP ke-40 di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Ahad, 27 Januari 2013.

Menurut Mega, rakyat tidak melihat usia tua atau muda pada seorang calon. Pernyataan calon presiden tua layak jual sudah untuk kesekian kali dinyatakannya. “Pernah juga salah satu stasiun televisi mewawancarai saya soal usia calon presiden tua. Saya katakan kalau rakyat memilih, mau apa?” ujar Mega.

Pada kesempatan itu, Mega juga meminta komitmen kader partai berlambang banteng gemuk agar tidak tergiur dengan bantuan-bantuan bahan pangan sehingga terlena dan tidak bisa berpikir lagi untuk memilih siapa calon yang pantas untuk memimpin negara.

” Kalau rakyat termasuk kader partai (PDIP) masih terlena dan tergiur dengan bantuan-bantuan untuk memilih calonnya, maka setelah terpilih nanti, yang terjadi adalah pemimpin itu melupakan apa yang seharusnya dilakukannya,” kata Mega.

Di kesempatan ulang tahun partainya, Mega juga mengajak pengurus dan kader PDIP untuk memenangkan calon gubernur Sumatera Utara Efendi MS Simbolon yang akan bertarung dengan empat calon lainnya pada pemilihan 7 Maret 2013.

Sejumlah survei memperkirakan tiga pasang calon yakni Haji Amri Tambunan-RE Nainggolan yang diusung Partai Demokrat; Gus Irawan Pasaribu dan Soekirman yang diusung koalisi PAN, Gerindra dan 23 partai gurem, serta Gatot Pujo Nugroho berpasangan dengan Tengku Erry Nuradi yang disokong PKS dan Partai Hanura, akan bersaing ketat.

Komentar