Kiki Amalia Diberitakan Terima Uang Haram Fathanah

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 Mei 2013 | 21:34 WIB

Dibaca: 11 kali

Kiki Amalia, artis yang menikahi mantan kiper nasional, Markus Horison, sangat  terpukul karena diberitakan—oleh sebuah harian dan situsnya—telah menerima aliran dana dari Ahmad Fathanah, tersangka tindak pidana pencucian uang dalam kasus suap impor daging sapi. Kiki pun mengaku tidak pernah bertemu dengan Fathanah dan tak mengenalnya.

Kiki mengatakan pemberitaan itu  benar-benar fitnah yang sangat menusuk harakatnya sebagai wanita. “Saya tidak pernah kenal dan saya tidak pernah tahu yang disebut-sebut tadi. Bisa diperiksa dan mana buktinya bahwa saya pernah ada hubungan,” kata Kiki dalam jumpa pers di The Tee Box Cafe..

“Kecuali ada bukti, mungkin saya tidak bisa menyangkal. Tapi, ini mana buktinya? Tidak ada sama sekali. Bahkan, ketemu langsung saya tidak pernah dan saya tidak tahu yang mana orangnya,” ucaonya dengan nada sangat emosional.

Kiki mengaku, kebingungan karena banyak pihak yang ingin mendapatkan klarifikasi darinya atas pemberitaan tersebut. Terlebih lagi, Kiki menerima info bahwa berita itu bermula dari pernyataan Farhat Abbas, kuasa hukum model majalah dewasa Vitalia Shesya dalam menangani kasus keterlibatannya dengan Fathanah.

“Sampai akhirnya ada wartawan menelepon saya dan menanyakan saya, ‘Apa penyebab dari semua masalah ini. Mereka bilang, ‘Mas Farhat Abbas (kuasa hukum) pernah melempar statement ini’.,” kata Kiki dengan suara melengking karena marah.

Ditambahkannya, ketika lawyer saya dan keluarga saya menghubungi Mas Farhat, ternyata Mas Farhat mengaku tidak pernah ngomong, bahkan dia meminta maaf ke saya dan keluarga saya kalau memang benar itu terjadi. Memang dia bilang tidak ada nama saya di situ atau mengucapkan inisial nama saya..

Kiki,  kini, sedang menjalani proses perceraian dengan kiper Markus Horison Ririhina atau Muhammad Haris Maulana Horison, mengaku tambah merasa terpukul.

Dalam berita di harian dan situs sebuah surat kabar ibukota,  Kiki Amalia  disebut sebagai salah seorang perempuan yang menerima aliran uang dan barang dari Ahmad Fathanah, tersangka tindak pidana pencucian uang dalam kasus suap impor daging sapi.

“Hari ini kami mengadakan press conference yang tujuannya untuk membantah berita yang menyatakan bahwa Kiki  ada sangkut pautnya dengan Fathanah,” tegas kuasa hukum Kiki, M Mahdi yang juga menegaskan, kliennya tersebut telah difitnah lewat pemberitaan itu.

Yang menyakitkan lagi, Kiki bercerai dengan Markus karena kehadiran Fathanah. “Itu sudah keterlaluan “ngarangnya.” Dan berita semacam itu sampah. Bagaimana sebuah harian yang berpegang pada etika bisa membuat berita yang tidak ada faktanya.

“Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan. Yang pertama, berita yang berjudul Cerainya Kiki Amalia dengan Markus karena Fathanah merupakan kata-kata yang bersifat provokatif dan fitnah sehingga melukai Kiki Amalia dan keluarga. Terlebih, saat ini Kiki masih menjalani proses perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan,” ujar Mahdi.

Mahdi pun menegaskan, Kiki sama sekali tak menerima uang dan harta benda lain dari Fathanah. “Yang ketiga, Kiki Amalia tidak pernah menerima sesuatu dalam bentuk apa pun dari Fathanah dan berita itu, kata-kata itu, sangat kejam.

Kiki Amalia tidak pernah mengenal, tidak pernah tahu, tidak pernah bertemu, dan tidak pernah ada hubungan, baik secara pribadi maupun secara profesional dengan seseorang yang bernama Ahmad Fathanah, yang saat ini tersangkut masalah korupsi di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” kata Mahdi.

“Bahwa apabila ada pernyataan dari rekan kami Farhat Abbas, itu kami sudah konfirmasi sendiri langsung ke yang bersangkutan, dan Farhat Abbas menyatakan tidak pernah menyebutkan bahwa ada artis Kiki Amalia, dan tidak menyebutkan artis berinisial KA atau Markus Horison. Beliau sendiri yang menyampaikan kepada kami,” tambahnya.

Atas masalah tersebut, Mahdi memperingatkan pihak harian bersangkutan dan situsnya yang menulis berita yang oleh pihak Kiki dianggap tak benar itu.

Jadi, mulai hari ini, kalau masih ada berita seperti ini di kemudian hari, maka kami anggap fitnah dan akan kami ambil langkah hukum yang tegas. Dan, berkait dengan pemberitaan tadi, kami anggap presscon ini sebagai hak jawab kami. Karena itu, kami minta dengan sangat, redaksi media itu  harus memuatnya sebagai penyeimbang sesuai asas cover both sides story.

 

Komentar