Ibu Darin Bantah Anaknya Nikah Siri Dengan Luthfi

Penulis: Darmansyah

Rabu, 22 Mei 2013 | 06:21 WIB

Dibaca: 0 kali

Umi, Ibunda Darin Mumtazah, Selasa malam, bersedia bertemu dengan wartawan untuk   membantah jika putrinya telah menikah siri dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera  Luthfi Hasan Ishaq.

Wanita yang diakrab dipanggil Umi itu mengaku  sangat terganggu dengan berita yang begitu cepat menyebar ke media tentang kasus perkawinan anak belianya dengan Luthfi. Dalam kesempatan yang sama Umi menegaskan tidak tahu menahu perihal kasus suap impor daging sapi itu.

“Enggak ada nikah siri,  dan nggak ada hubungannya dengan kasus daging impor. Saya enggak tahu hal itu,” ujar wanita berjilbab yang ditemui dikediamannya di Jalan Bhineka Raya No 3 RT 10/RW 09, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Umi juga mengatakan, dirinya tidak mengenal Luthfi Ia membantah Luthfi pernah berkunjung bahkan menginap di rumahnya kontrakannya itu. “Saya tidak kenal, saya enggak tahu apa-apa,” elak Umi.

Saat ditanya keberadaan Darin, Umi enggan berkomentar lebih jauh. Umi datang ke rumah kontrakan hanya sekira lima menit untuk memberi makan kucing peliharaannya.  Ia memilih menutupi wajahnya dari sorotan media.

Luthfi Hasan Ishaaq, dalam kesempatan hampir bersamaan  menolak menanggapi isu tentang Darin Mumtazah, pelajar SMA yang santer diberitakan telah dia nikahinya. Luthfi memilih bungkam ketimbang menjawab banyak pertanyaan tentang seorang remaja bernama  Darin Mumtazah.

Luthfi berada di  KPK Selasa malam  untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Dia diperiksa sebagai tersangka.
Luthfi keluar dari KPK sekitar pukul 20.50 WIB. Dia hanya melempar senyum dan segera masuk ke dalam mobil tahanan tanpa mempedulikan kehadiran banyak wartawan. Wajah Luthfi terlihat bersemu merah ketika ia mendengar nama Darin disebut.

Juru bicara KPK, Johan Budi, memang pernah mengungkapkan tentang pemanggilan Darin untuk diperiksa sebagai saksi Luthfi. Johan menyatakan sudah dua kali Darin dipanggil  namun tidak hadir. Panggilan perdana, karena surat penyidik tidak sampai ke tangan Darin, sedangkan yang kedua tanpa ada keterangan yang jelas.

Johan sendiri menolak mengungkap identitas Darin. “Nanti di Pengadilan saja,” katanya. Darin Mumtazah bisa saja dipanggil paksa. Paksa jika pelajar kelas 3 SMA itu jika tak kunjung memenuhi panggilan KPK.

Johan menjelaskan, pada panggilan pertama Darin tak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan surat tak sampai. “Yang kedua, tidak ada keterangan,” ujar Johan.

Darin sedianya akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan pencucian uang tersangka Luthfi Hasan Ishaaq. Belum diketahui secara persis, ada hubungan apa sebenarnya antara Luthfi dengan Darin.

Walau pun membantah  anaknya pernah menikah dengan Luthfi, ibunda Darin sempat berujar, “Kok nggak istri-istri yang lain yang dipanggil KPK?”

Berlainan dengan ibunda Darin, para  tetangganya mengungkapkan bahwa  Luthfi terlihat sering bertandang ke rumah itu. Sore datang, pagi pulang. Saat bertandang ke rumah itu, Luthfi sering menggunakan mobil VW Caravelle hitam dan Mazda CX9 warna putih.

Salah satu tetangga itu, yang juga sekretaris RT, Yuni,  pernah bertanya ke ibunda. Darin tentang apakah anaknya sudah menikah dengan pria yang sering datang ke rumahnya. Dan Yuni juga pernah bertanya  terkait perubahan hidup keluarga Darin yang semula tinggal dikontrakan sederhana, kemudian pindah ke rumah besar bertingkat.

“Kata Umi biarin deh saya kawinin, dari pada dia hidup susah,” tutur Yuni menirukan ucapan Umi. Umi tak bercerita siapa sosok yang dinikahi Darin. Hanya saja saat menempati rumah kontrakan besar itu, Umi mengisi rumah tersebut dengan barang-barang baru.

“Pas ngontrak kesini baru beli perabotan, diisi baru semua perabotannya. Masih diplastikin,” imbuh Yuni yang juga staf di kelurahan.

Setelah menempati rumah yang sewanya Rp 75 juta pertahun itu, tak lama, keluarga Darin memiliki mobil Grand Livina. “Iya punya mobil satu, tapi udah nggak ada. Yang nyupirin bapaknya, si Darin nggak bisa nyetir,” tutupnya.

Luthfi biasanya datang seminggu dua kali ke rumah itu. Kadang sebentar, kadang juga menginap. Pastinya, rumah itu didiami keluarga Darin sudah sejak 8 bulan lalu.

Komentar