Yang Terjadi pada Organ Wanita di Usia 50-an

Penulis:: Darmansyah

Senin, 30 Oktober 2017 | 14:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Tahu apa yang terjadi pada organ wanita kala mereka memasuki usia lima puluhan tahun.

Nah, laman “time of india,” hari ini, Senin, 30 Oktober, menulis, memasuki usia lima puluhan  penampilan organ kewanitaan akan mengalami perubahan.

Pertama, menurut laman terkenal itu, rambut diseputar organ intim itu akan menipis.

Seiring bertambahnya usia, bukan hanya rambut di kepala saja yang mulai rontok dan menipis.

Bahkan banyak di antara wanita  akan kehilangan rambut di area kemaluan mereka.

Masalah ini biasanya terjadi setelah Anda mengalami menopause.

Bagi yang belum tahu, area intim wanita adalah kanal dalam dan vulva adalah bagian luar kanal itu.

Ini melibatkan area bibir organ intim, labia minora dan majora, klitoris dan bahkan uretra.

Vulva tetap tidak berubah dari saat Anda mengalami masa pubertas bahkan menopause namun secara bertahap jaringannya menjadi lebih pucat dan halus.

Selain itu  lubang vagina serta panjang vagina Anda bisa menyusut.

Dan karena kanal dalam kehilangan elastisitas dan kelembabannya, Anda akan mengalami ketidaknyamanan saat berhubungan seks dan bisa juga menyakitkan.

Dengan tidak adanya estrogen, dinamika perubahan vagina dan uretra menjadi lebih tipis. Hal ini membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih

Tidak hanya itu, wanita harus sangat berhati-hati karena mereka dapat dengan mudah tertular infeksi menular seksual yang bisa menimbulkan bau tak sedap pada area kewanitannya.

Semakin tua usia wanita, rasa gatal di arena kewanitannya juga sering muncul.

Hal ini dapat dikurangi dengan terapi pemulihan kelembaban dan dalam beberapa kasus, jika di usia lima puluhan wanita tetap aktif melakukan hubungan seks, ini bisa membantu, kondisi saluran dalam  area intim tetap lembab.

Saat wanita mengalami menopause, akan terlihat warna lapisan area intim akan menjadi pucat. Hal ini karena berkurangnya suplai darah.

Sementara itu, majalah Women’s Health  mengungkapkan  perubahaan yang terjadi kala perempuan memasuki usia lima puluhan

Di usia itu perempuan tidak lagi mendapat menstruasi.

Lima atau sepuluh tahun sebelum menopause, bisa dikatakan perempuan dalam kondisi setengah subur.  Artinya mereka tak bisa dikatakan benar-benar bisa mengandung.

Di usia ini, organ reproduksi Anda seolah mengalami peremasan yang dalam.

Miss V tergantung pada aktivitas di tempat tidur, tendon, jaringan, dan otot.

Penuaan dan olah raga selama bertahun-tahun berdampak tinggi dan dapat melonggarkan bagian ini.

Akibatnya dapat menyebabkan kandung kemih ‘bocor’. Langkah yang bisa dilakukan adalah senam Kegels.

Selain itu tingkat estrogen yang lebih rendah bisa mempengaruhi keseimbangan asam-basa vagina, yang dapat memacu peradangan bersama dengan penipisan dan pengeringan dinding vagina, yang dapat menyebabkan gatal-gatal, rasa terbakar, dan kemerahan. Seks secara teratur dapat mencegah atrofi ini.

Perubahan yang terjadi pada vagina ini merupakan kondisi yang normal.

Meski begitu, Anda juga tetap harus memerharikan dan memahami perubahan secara cermat.

Jika Anda merasakan kondisi yang sangat mengganggu, sebaiknya jangan ragu untuk langsung memeriksakannya ke dokter sejak dini.

Hal ini untuk mengurangi risiko yang muncul di kemudian hari.

Selain itu,  pasokan telur wanita berkurang cepat di awal lima puluhan, namun wanita masih bisa berovulasi dan mendapatkan menstruasi.

Siklusnya sedikit lebih pendek, dan cenderung mereda pada usia lima puluh satu tahun, yaitu karena menopause.

Organ-organ Anda didukung oleh tendon yang menggantung, jaringan, dan otot.

Tambahan berat badan, penuaan, atau olahraga berdampak tinggi dapat melonggarkan dasar panggung ini, sehingga menyebabkan kebocoran kandung kemih atau merasa “berat” di bawah.

Lakukan latihan Kegels untuk mengatasinya.

Rendahnya tingkat estrogen mempengaruhi keseimbangan asam-basa vagina, yang dapat memicu peradangan bersamaan dengan penipisan dan pengeringan dinding vagina.

Sehingga dapat menyebabkan gatal-gatal, terbakar, dan kemerahan.

Hubungan seks secara teratur dapat mengatasi masalah-masalah tersebut.

Komentar