Wanita “Menor” Pasti Dijauhi Lelaki

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 4 September 2014 | 08:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Wahai wanita!! Berdandanlah sederhana. Jangan tampil “menor.” Paling tidak itu yang diingatkan oleh sebuah tulisan di surat kabar “Daily Mail” dalam edisi “online”nya, Kamis, 04 September 2014.

“Mail” menulis, hasil dari sebuah riset di Inggris, wanita “menor” dengan dandanan berlebihan akan dijauhi lelaki.

Lelaki. Tulis “Mail,” lebih cenderung memilih wanita yang memiliki karakter wajah yang cenderung feminin dan halus. Juga lelaki senang dengan i wanita berwajah maskulin. Mereka juga lebih memilih wanita yang kurang menarik.

Seperti dilaporkan CTV News, alam bawah sadar pria menuntunnya untuk mencari wanita yang kurang menarik karena mereka dianggap tidak punya peluang untuk selingkuh.

“Jika pasangannya selingkuh darinya, ia memiliki resiko untuk membesarkan seorang anak yang bukan anak kandungnya sendiri,” jelas penulis penelitian tersebut, Anthony Little, dari University of Stirling and Benedict Jones dari University of Glasgow.

Dalam penelitian ini, beberapa ratus relawan pria heteroseksual diperlihatkan gambar wajah-wajah dari para wanita. Peneliti lalu meminta para pria tersebut untuk memilih wanita berdasarkan keinginan untuk hubungan yang kasual, dan untuk hubungan jangka panjang.

Ada dua versi wajah yang ditunjukkan kepada para relawan pria, yaitu wanita dengan bentuk wajah lebih feminin, dan wanita dengan dandanan menor.

Terlihat, pria lebih memilih fitur perempuan yang lebih feminine. Sementara perempuan dengan dandanan menor kurang menarik.

Tak sedikit wanita yang merasa kurang percaya diri untuk sama sekali tidak mengenakan rias wajah saat beraktivitas. Takut terlihat kurang menarik, kusam, dan menutupi noda jerawat adalah beberapa alasan yang membuat wanita seperti “tak bisa hidup” tanpa make up.

Sebuah poling yang dihelat oleh brand kecantikan, St Ives, berhasil mengumpulkan wanita yang mengaku kehilangan percaya diri tanpa mengenakan riasan wajah.

Banyak pria mengklaim bahwa mereka tidak suka pada wanita yang menggelapkan warna kulit dengan tanning spray.

Lebih lanjut, rasa tidak suka pria dengan wanita berdandan berlebihan terus berlanjut dengan ketidaksukaanmereka terhadap wanita yang mengenakan lipstik merah dan bulumata palsu.

Hasil penelitian mengemukakan fakta lain yang cukup mencengangkan, banyak pria yang mengaku pernah memutuskan hubungan karena dandanan pasangan mereka dinilai terlalu menor.

Gagasan awal dari penelitian ini adalah St. Ives ingin meningkatkan kepercayaan diri dengan penampilan yang lebih natural dan tidak berlebihan.

sumber : rubric femail “daily mail co.uk.”

Komentar