“Wallpaper Itu Penipu Ulung”

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 17 Januari 2014 | 09:08 WIB

Dibaca: 2 kali

Kali ini situs “houzz.com,” menuliskan dengan kocak tentang peran “wallpaper” sebagai bagian penting menutup kelemahan penataan ruang di rumah-rumah Anda. Dengan satu kalimat yang kocak, “houzz.com,” dalam tulisan terbarunya menulis,”wallpaper itu penipu ulung.”

Ya, “wallpaper” memang penipu ulung. Ia berperan menutup kelemahan warna di ruang-ruang rumah Anda. Mulai dari ruang tamu, ruang keluarga hingga ke kamar tidur.

Pernahkah Anda membayangkan memiliki dinding kayu, batu, bata, atau beton ekspos sebagai aksen unik di rumah Anda?

Jika Anda menginginkan keunikan dinding tersebut, namun di saat yang sama juga tidak menginginkan rumitnya merawat dinding hias dan dinding ekspos, Anda dapat menggunakan realistic wallpaper.

Realistic wallpaper merupakan jenis wallpaper yang terlihat seperti sebuah material tertentu. Ketika Anda menyentuhnya, Anda baru sadar, bahwa mata Anda telah “tertipu”.

Wallpaper semacam ini terdiri dari tampilan yang menyerupai ubin, batu, beton, berbagai jenis kayu, dan batu bata.

“Houzz” mengajar ke pada Anda bagaimana menggunakannya.

– Lapisi tripleks sebesar salah satu permukaan dinding Anda dengan wallpaper bercorak faux wood atau kayu palsu. Tempelkan tripleks tersebut pada dinding Anda, dan rasakan perubahan drastis dengan aksen tersebut.

– Wallpaper bercorak kayu tersebut juga bisa Anda gunakan di belakang lemari piring. Anda bisa “mengintip” aksen kayu tersebut dari sela-sela piring.

– Gunakan wallpaper bercorak beton sebagai backsplash di dapur Anda. Kemudian, cat keseluruhan dapur Anda dengan warna abu-abu atau hitam agar tampak unik dan beraksen industrial. Namun. pastikan dulu dapur Anda mendapat sinar matahari yang cukup.

– Jadikan wallpaper dengan corak kayu untuk alas meja. Tutup dengan kaca bening, dan Anda segera memiliki sebuah “meja kayu”.

– Gunakan wallpaper bercorak kayu untuk langit-langit ruangan Anda, dan cat dinding di sekeliling ruangan tersebut dengan warna solid.

Tulisan di situs “houzz” itu juga memberi pesan kepada Anda bagaimana mengatasi berbagai kerusakan yang dialami rumah Anda dengan mengubah penampilan atau setidaknya memperbaiki bagian tersebut.

Salah satu cara termudah untuk mengubah drastis tampilan interior rumah adalah dengan menggunakan wallpaper sebagai penutup dinding. Jadi, beranikanlah diri Anda menggunakannya.

Keindahan bisa didapat dengan praktis lewat wallpaper. Selain itu, seperti dikutip dalam Seabrookwallpaper.com, penutup dinding yang satu ini pun dapat dengan mudah dibersihkan.

Tidak hanya untuk ruang keluarga dan kamar tidur Anda, wallpaper pun bisa digunakan untuk kamar anak. Dengan wallpaper, Anda bisa menambah kekompleksan tektur, memberikan warna, serta memasukkan pola-pola edukatif bagi dinding kamar anak.

Selain digunakan sebagai penutup dinding seluruh sisi dalam ruangan atau menjadi penghias dinding aksen, wallpaper juga bisa Anda gunakan untuk beberapa keperluan atau fitur lain di rumah. Pertama, Anda bisa memanfaatkannya untuk melapisi partisi temporer.

Partisi semacam ini cocok bagi Anda yang tinggal di dalam apartemen sewa atau asrama. Tanpa perlu mengecat dinding, Anda bisa membuat ruangan terasa lebih berwarna.

Wallpaper juga bisa Anda manfaatkan untuk menghias bagian dalam rak buku atau rak dapur. Cara ini mampu membuat rak tampak jauh lebih menarik. Selain rak, laci pun bisa Anda hias dengan menggunakan wallpaper. Gunakan juga sebagai alas laci.

Apa pun bisa segera memperbaiki wallpaper yang rusak. Jika ada robekan kecil, Anda bisa menggunakan lem pada bagian belakang kertas. Jangan lupa juga meratakan wallpaper yang sudah diberi lem tambahan. Sementara itu, jika terdapat kerusakan yang cukup besar, gunakan wallpaper baru untuk menutupnya.

Potong lebih besar dari bagian yang rusak, kemudian letakkan potongan tersebut di permukaan wallpaper rusak. Gunakan pisau untuk memotong wallpaper lama seukuran potongan yang baru. Gunakan pengikis untuk melepaskan wallpaper rusak.

Sementara itu, untuk menempelkan wallpaper baru ke dinding, Anda harus mengetahui jenis yang Anda miliki. Ada wallpaper yang hanya mengharuskan Anda membasahinya untuk menempel. Sementara, ada pula yang membutuhkan lem. Bagaimana pun jenisnya, pastikan meratakan permukaan wallpaper dari bagian tengah ke pinggir.

Komentar