Waktu Terbaik Seks Kalau Belum Mau Hamil

Penulis: Darmansyah

Kamis, 11 Januari 2018 | 09:46 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda ingin bercinta dengan tenang dan  belum ingin  hamil?

Nah, laman “hello sehat” memberitahu tentang waktu yang pas di mana peluang kehamilan Anda kecil.

Kapan saja waktu aman dan terbaik berhubungan seks jika belum mau hamil? Ini dia ulasannya.

Sebelum menentukan waktu bercinta paling aman, pahami dulu bagaimana siklus menstruasi bekerja.

Pasalnya, kesuburan dan kehamilan sangat ditentukan oleh siklus ini.

Setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, mulai dari dua puluh satu  hingga  tiga puluh hari.

Dalam satu putaran siklus haid, tubuh mengalami serangkaian perubahan.

Hari pertama siklus dimulai dari hari pertama menstruasi. Sedangkan hari terakhir siklus adalah tepat sehari sebelum menstruasi berikutnya.

Pada hari pertama siklus haid, tubuh sedang meluruhkan dinding rahim.

Setelah perdarahan berhenti, Anda memasuki masa awal ovulasi.

Masa awal ovulasi disebut juga sebagai masa subur karena pada saat ini tubuh sedang mempersiapkan diri melepaskan sel telur.

Jika Anda berhubungan seks pada masa ini, kemungkinan kehamilannya tinggi.

Pasalnya, sel sperma akan bertahan hidup hingga lima hari lamanya.

Bila masih ada sel sperma dalam tubuh wanita ketika sel telur dilepaskan (pelepasan sel telur dinamakan ovulasi), kedua sel ini akan bertemu dan terjadilah pembuahan.

Pembuahan sel yang berhasil akan tumbuh menjadi janin. Masa awal ovulasi dan masa ovulasi terjadi mulai dari tujuh hingga sembilan belas hari sebelum menstruasi berikutnya.

Akan tetapi hitungan ini bisa terus berubah-ubah, meskipun siklus haid Anda setiap bulannya sama.

Bila Anda belum mau hamil, hindari berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi di masa subur Anda. Saat di mana wanita tidak subur atau peluang kehamilannya kecil adalah di hari pertama menstruasi hingga hari ketujuh.

Pada saat ini, dalam tubuh Anda sel telur sedang tidak diproduksi sehingga sel sperma tidak bisa melakukan pembuahan.

Setelah perdarahan menstruasi selesai, Anda juga mungkin memiliki celah waktu yang sangat sempit, yaitu satu hingga dua hari untuk berhubungan seks dengan risiko hamil kecil.

Jika Anda bercinta tanpa alat kontrasepsi sehari setelah menstruasi selesai, sperma mungkin masih hidup dalam tubuh sampai lima hari kemudian.

Setelah itu sel sperma akan mati. Sementara itu, sel telur mungkin baru akan dilepaskan berhari-hari setelah sel sperma mati. Maka, kehamilan pun sulit terjadi.

Guna mencegah kehamilan, sebagian orang memanfaatkan masa tidak subur ini untuk berhubungan seks.

Cara ini disebut juga sebagai metode kalender. Akan tetapi, sesungguhnya tidak ada jaminan dan kepastian medis bahwa kehamilan tak mungkin terjadi bila Anda berhubungan seks di masa Anda tidak subur.

Peluang kehamilan memang lebih kecil dibandingkan dengan seks di masa subur, tapi tetap ada kemungkinan hamil kapan pun Anda berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi.

Pasalnya, sulit sekali untuk menentukan secara pasti kapan masa subur dan tidak subur seseorang.

Siklus menstruasi Anda mungkin berubah-ubah terus.

Maka, bila ovulasi terjadi lebih cepat dari dugaan Anda, Anda bisa saja hamil meskipun berhubungan seks saat masih haid.

Faktor-faktor seperti kadar hormon, gaya hidup, dan kondisi kesehatan wanita memengaruhi perubahan siklus.

Jadi Anda tak bisa menggunakan tanggal terakhir menstruasi sebagai patokan mutlak kapan menstruasi berikutnya atau masa ovulasi akan tiba.

Perhitungan siklus yang dianjurkan oleh dokter atau bidan hanya berfungsi sebagai gambaran saja.

Bila Anda belum mau hamil, jangan hanya mencari waktu terbaik bercinta dengan risiko kehamilan kecil.

Anda juga harus memanfaatkan alat kontrasepsi yang lebih ampuh, misalnya kondom atau pil KB.

Dengan metode kontrasepsi bantuan, Anda dan pasangan pun tetap bisa berhubungan seks tanpa harus terlalu khawatir kalau kebobolan.

Komentar