Vegetarian Pilihan Turunkan Berat Badan

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 18 Januari 2017 | 08:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Betulkah untuk menurunkan berat badan harus memulai dengan diet vegetarian?

Ya. Paling tidak itu yang diyakini para  wanita di negeri ini.

Mereka menempatkan diet vegetarian sebagai upaya menurunkan berat badan secara signifikan dan cepat.

Dengan tidakmengonsumsi berbagai produk hewani dianggap bakal bisa bebas lemak.

Namun begitu, Jansen Ongko, seorang konsultan nutrisi dunia mengatakan hal itu tidak seluruhnya benar.

Ia  menjelaskan, pola hidup vegetarian pada dasarnya dipilih karena dua alasan yaitu moral dan nutrition value.

Sebagian orang menjadi vegetrian karena kepercayaan yang mereka yakini, sementara sebagian lainnya memilih vegetarian karena menyadari manfaat kesehatan yang bisa mereka dapatkan.

Sayangnya, kebanyakan orang disini menjadikan nilai nutrisi menjadi alasan di balik pemilihan pola hidup vegetarian.

“Pola hidup vegetarian ini jadi salah kaprah karena vegetarian dianggap sebagai cara instan turunkan berat badan,” kata Jansen Onko.

Kesalahan terbesar ketika menilai vegetarian sebagai penurun bobot tubuh adalah pemilihan makanan nabati yang dikonsumsi.

Wanita cenderung memilih makanan buah dan sayur saja tanpa melengkapinya dengan asupan lain.

Hanya saja tak dimungkiri jika pola vegetarian dijalankan dengan tepat, tubuh akan sehat dan berat badan bisa turun.

Namun sebaliknya, ketika pola hidup vegetarian tak dilakukan dengan tepat, maka ada risiko kesehatan yang membayanginya.

Jika tak ditangani dengan benar, pola makan ini bisa menimbulkan gejala anemia. Anemia yang mereka alami merupakan akibat kurangnya konsumsi zat besi yang biasanya terdapat pada produk hewani.

Namun kebutuhan zat besi masih bisa digantikan dengan berbagai sumber lainnya seperti kacang-kacangan.

“Biasanya wanita vegan memang kekurangan zat besi. Untuk itu setiap orang harus punya kesadaran tentang asupan gizi yang mereka ambil,” ujar Jensen.

Hal senada juga diungkapkan oleh Leona Victoria, seorang ahli gizi ,ainnya.

Ia menambahkan seorang vegetarian memiliki risiko kekurangan asupan vitamin B12. Hal tersebut lantaran vitamin tersebut rata-rata berasal dari produk hewani.

Tapi kini para vegan bisa memperoleh vitamin B12 melalui suplemen kesehatan yang berasal dari alga.

Sementara itu, terkait syarat menjadi vegetarian, Leona menjelaskan pria dan wanita dengan kelainan darah seperti anemia turunan tidak dianjurkan memilih pola hidup ini.

Selain itu mereka yang memiliki bentuk keping darah tidak sempurna serta remaja dengan usia di bawah delapan belas tahun sebaiknya tidak menjadi vegetarian.

Sebelum memustuskan menjadi vegetarian, ia menganjurkan individu untuk berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi.

Selain itu membekali diri dengan pengetahuan dasar seputar vegetarian dapat membantu individu untuk menjalani pola hidup vegetarian lebih maksimal.

Menurut Jansen Ongko, Msc, RD, diet yang menurunkan berat badan paling cepat justru lebih berbahaya.

“Nantinya akan ada rebound effect,” katanya

Ia mengatakan, tubuh memiliki mekanisme keseimbangan atau homeostatis.

“Kalau terjadi perubahan drastis maka tubuh akan berusaha mengembalikan keseimbangannya,” kata konsultan nutrisi lulusan dari California State University, Amerika ini.

Pada dasarnya, tubuh ingin menyimpan lemak untuk berjaga-jaga dan juga membuat semua fungsi tubuh berjalan optimal. Itu sebabnya tubuh sering menyimpan lemak dan bukan melepasnya sebagai energi, walau kita sudah berolahraga dan membatasi kalori.

Penurunan berat badan yang sehat, menurut Jansen, adalah tiga hingga lima persen dari berat badan per bulan.

“Jadi patokannya bukan harus turun berapa kilogram, namun prosentase,” katanya.

Menurutnya,  diet juga bukan berarti menahan lapar, karena tubuh tetap membutuhkan makanan sebagai sumber energi.

“Hindari juga diet yang berpantang berbagai makanan. Semakin dikekang, tubuh akan semakin berontak. Jadi, makanlah dalam jumlah sedang dan perbanyak aktivitas,” katanya.

Sementara itu, spesialis penurunan berat badan dan pemerhati gaya hidup dari Klinik Lighthouse, Dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, mengungkapkan, diet  lebih ke arah

Menurut Grace, keunggulan lain diet  adalah bahan makanan yang dikonsumsi mudah didapatkan dan mirip dengan kebiasaan makan sehari-hari orang-orang di AS.

diet ini menganjurkan untuk lebih banyak mengasup makanan yang tinggi serat, banyak makan buah-buahan dan sayuran, daging, hingga kacang-kacangan.

“Karena bahannya mudah didapat, jadi untuk memertahankan diet itu relatif lebih gampang,” jelas Grace.

Lebih dari itu, diet  juga membantu penurunan berat badan karena jumlah kalori dari porsi makanan yang disajikan juga dikurangi  porsinya.

Secara perlahan, jumlah kalori yang dikurangi tersebut akan membantu memangkas berat badan berlebih.

Komentar