Unsur Estetika di Dapur Anda

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 24 Januari 2014 | 19:40 WIB

Dibaca: 0 kali

Keberadaan dapur di rumah Anda tergolong standard? Mungkin iya! Kalau benar iya, itulah dapur umumnya yang dimiliki para pemilik rumah. Dapur yang mengedepankan fungsinya, Bukan estetikanya.

Situs “dwell.com,” media daring yang sangat prestise dengan artikel desain interiornya, tak menyalahkan mereka yang memiliki dapur dengan mengutamakan fungsinya.

Tampilan dapur secara umum memang tergolong standar. Hampir sama dengan kamar mandi, dapur pun lebih mengedepankan fungsinya. Beberapa kriteria, seperti adanya kompor, wastafel, lemari penyimpanan, dan permukaan untuk mengolah masakan harus tersedia untuk memenuhi fungsinya.

Sebetulnya, tampilan dapur tidak melulu seperti itu. Ada estetika yang sebenarnya bisa “diselipkan” di antara fungsi tersebut.

Untuk memasukkan estetika di ruang dapur agar memiliki daya tarik inilah “dwell.com” mengajak Anda mengikuti apa yang dimiliki sebeuah dapur dari arsitek asal Afrika Selatan, Gregory Katz. Katz dan isterinya. Keluarga Katz memiliki sebuah dapur berkonsep galeri.

Dapurnya terbuka, dan menyatu dengan ruang lainnya.

Katz memasukkan warna mencolok lewat lemari-lemari di bawah meja dapur. Warna-warna ini mampu menjadi unsur “kejutan” di dalam dapurnya lantaran bagian lain di dapur tersebut berwarna lebih netral.

Lantainya menggunakan lantai beton ekspos berwarna abu-abu dan dindingnya putih pucat. Sementara lemari-lemari tersebut diberikan sapuan warna kuning pucat bernama Canary Yellow.

Pemilihan warna itu sebenarnya tidak disengaja. Isteri Katz menyukai sebutannya, Canary Yellow, dan segera memilih cat tersebut.

Lantai abu-abu seperti milih Katz sebenarnya bisa berpadu manis dengan warna-warna lain. Bahkan, warna tersebut sebenarnya tergolong netral. Desainer Herry Bates dan partner desainnya, Paul Masi, mempublikasikan di Dwell.com hasil kerja mereka membuat dapur lebih menarik dengan menggunakan lemari dapur (kitchen cabinet) berwarna merah.

Selain itu, warna pun bisa dimasukkan ke dalam ruangan dengan cara mewarnai dinding. Anda bisa menggunakan cat dinding berwarna mencolok atau bisa juga menggunakan keramik, khususnya di bagian backsplash.

Untuk membuat pernyataan yang lebih mencolok, tutup juga dinding lain dalam dapur dengan keramik serupa backsplash. Desainer grafis Keira Alexandra dan Direktur Kreatif Toby Barlow sudah mencoba hal ini di hunian Detroit Mies van der Rohe di Lafayette Park.

Keramik-keramik mozaik berwarna kebiruan mampu tampil segar disandingkan dengan kitchen cabinet berwarna putih dengan permukaan countertop berwarna merah.

Komentar