Tidur Sehat Itu Telentang atau Tengkurap?

Penulis:: Darmansyah

Minggu, 23 November 2014 | 12:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Perdebatan ilmuwan tentang pilihan tidur sehat belum lagi usai lewat berbagai penelitian. Para peneliti masih mempertahan pendapatnya di dua pilihan antara tidur telentang dan tidur tengkurap.

Dua-dua pendapat ini memiliki argumentasi yang kuat untuk mempertahankan hasil penelitiannya dan hingga kini belum ada alternatif atau jalan tengah mana yang lebih sehat.

Bagi kita tentu bukan pilihan itu yang menjadi masalah utama. Kita hanya membutuhkan tidur yang berkualitas karena sepertiga dari hidup adalah untuk tidur agar fungsi tubuh dapat bekerja dengan semestinya secara maksimal.

Memang kualitas tidur ditentukan oleh sejumlah faktor salah satunya posisi Anda saat tidur di malam hari. Beberapa posisi tidur baik untuk menunjang kesehatan namun ada pula yang sebaiknya dihindari karena bisa mengganggu kinerja fungsi tubuh.

Umumnya manusia tidur dengan posisi yang dianggapnya nyaman tanpa memikirkan apakah itu baik atau tidak terhadap kesehatan. Posisi tidur yang satu pun belum tentu cocok untuk semua orang, tergantung dari kondisi kesehatan dan gaya hidupnya.

Makanya sebagai manusia yang membutuhkan tidur kita perlu mengetahui berbagai posisi tidur dan tentu kita sendiri yang paling tahu mana enaknya.

Banyak ahli kesehatan menyarankan Anda untuk tidur telentang atau berbaring. Posisi ini paling ideal untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan leher. Kasur akan menopang tulang belakang dengan baik, punggung pun tetap lurus dan tidak mengerut.

Akan lebih baik lagi jika Anda tidur dengan bantal tipis atau tanpa bantal karena membuat tulang leher dalam posisi netral. Terlalu banyak memakai bantal untuk menoopang kepala bisa membuat Anda sulit bernapas.

Tidur telentang juga mencegah terbentuknya garis-garis halus dan kerutan pada wajah, sehingga membantu memperlambat tanda-tanda penuaan karena kulit wajah tidak terkena kontak langsung dengan kain.

Saat wajah bersentuhan dengan sprei, biasanya akan meninggalkan bekas-bekas kerutan pada kulit dan jika berlangsung terus menerus bukan tidak mungkin kerutan itu akan menjadi permanen. Namun posisi tidur ini mungkin bisa membuat orang dengan gangguan pernapasan lebih sering mendengkur.

Sebagian lain ahli kesehatan memberi tip tidur menyamping Ini adalah posisi tidur yang paling umum. Tidur menyamping baik dan disarankan untuk wanita hamil karena membantu meningkatkan sirkulasi darah ke jantung.

Hal itu bisa menguntungkan baik bagi ibu maupun bayi dalam kandungan. Posisi menyamping ke kiri, dianjurkan untuk meringankan heartburn (rasa seperti terbakar pada dada) dan menurunkan asam lambung.

Namun di sisi lain tidur menyamping bisa meningkatkan tekanan pada perut dan paru-paru yang membuat sulit bernapas. Posisi ini juga bisa membuat tangan kesemutan atau mati rasa karena menghambat kelancaran aliran darah dan bisa berbahaya bagi otot dan urat syaraf.

Selain itu juga membuat tekanan tubuh berpusat pada bahu yang bisa membuat leher dan otot bahu sakit setelah bangun pagi. Tidur menyamping bahkan bisa membuat payudara tampak turun akibat efek gravitasi.

Tidur dengan posisi ini sebaiknya tidak dilakukan setiap hari dan terus menerus, terutama bagi Anda yang memiliki masalah pada paru-paru atau peredaran darah kurang lancar.

Ada juga ahli yang menyuruh tidur tengkurap Tidur tengkurap bisa membantu mengurangi frekuensi dengkuran dan mengatasi beberapa kasus sleep apnea atau jeda napas, atau napas berhenti sejenak saat tidur.

Namun kerugian dari tidur dengan posisi ini lebih banyak, bahkan sejumlah pakar, seperti dikutip dari Health Me Up menyebut kalau tengkurap merupakan posisi tidur paling buruk.

Posisi ini mengakibatkan sakit pada beberapa bagian tubuh terutama punggung dan tulang belakang, sebab saat tidur tengkurap, berarti tulang bagian belakang tidak tertopang dengan baik. Selain itu posisi tidur ini juga membuat otot dan tulang leher menegang, serta mempercepat penuaan dini seperti timbulnya kerutan dan jerawat.

ASda lagi tidur dengan “gaya” meringkuk. Meringkuk seperti janin di dalam kandungan adalah posisi tidur yang paling menyamankan dan menjamin Anda bisa tidur lebih nyenyak di malam hari.

Tapi posisi ini adalah yang terburuk kedua setelah tengkurap. Tidur semalaman dengan tubuh meringkuk akan membuat leher dan punggung sakit, timbul kerutan dan payudara kendur. Jika

Anda terlalu meringkuk juga bisa membuat sesak napas, membuat tulang dan syaraf punggung tegang dan mengakibatkan sakit pada persendian terutama jika lutut dan dagu Anda terlalu menekan dada.

Komentar