Tidur Cukup untuk Jaga Performa Otak

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 7 Juli 2017 | 15:08 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda tahu  dampak kurang tidur pada kemampuan mengingat seseorang?

Tim ahli dari Harvard Medical School langsung memberi jawabannya, “ada.”

Untuk itulah mereka memberikan beberapa tips agar ingatan Anda tetap tajam serta tubuh selalu dalam kondisi bug

Ya, gaya hidup Anda merupakan salah satu diantaranya.

Begitu yang dikutip laman situs “knowridge,” hari ini, Jumat, 07 Juli, dari hasil studi tim itu.

Selanjutnya disarankan untuk menjaga kebugaran tubuh

Dan Anda pasti menginginkan umur panjang tapi tidak sakit-sakitan dan pikun.

Menurut tim Harvard itu, tekanan sehari-hari dan stres “kecil” seperti adu argumen dengan kolega atau kemacetan, bisa mempengaruhi fokus dan kemampuan ingatan.

Bahkan bila masalah dibiarkan membesar maka yang terjadi adalah rasa cermas berlanjut dan bisa menyebabkan gangguan ingatan.

Siasati dengan mengelola stres Anda.

Bersikap menerima hal-hal yang tidak bisa kita ubah adalah salah satunya.

Melakukan Yoga, meditasi dan rileksasi cukup membantu.

Bila dibandingkan, orang yang tidurnya kurang berkualitas di malam hari cenderung lebih  pelupa dibandingkan dengan orang yang tidur nyenyak.

Tidur yang berkualitas saat malam hari sangat baik untuk memperkuat ingatan.

Kebanyakan orang menggantungkan diri pada obat-obatan untuk mengatasi insomnia, padahal dalam jangka panjang obat ini juga bisa mengganggu ingatan dan fungsi otak secara umum.

Itulah mengapa sebaiknya kita mencoba memperbaiki kebiasaan tidur terlebih dahulu sebelum beralih ke pengobatan.

Selain itu, gunakan obat-obatan dalam pengawasan dokter dan gunakan dosis terendah untuk waktu sesingkat mungkin agar tidur Anda kembali normal

Berhenti merokok lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tapi jika Anda memerlukan motivasi tambahan, ketahuilah bahwa perokok cenderung punya masalah ingatan yang berkaitan dengan usia dan masalah memori lainnya.

Orang yang merokok lebih dari dua bungkus rokok per hari pada usia paruh baya beresiko dua kali lipat terkena demensia di hari tua dibandingkan dengan bukan perokok.

Namun, mereka yang berhenti merokok pada usia pertengahan dan mereka yang merokok kurang dari setengah bungkus sehari memiliki resiko demensia yang sama dengan orang yang tidak pernah merokok.

Orang yang kecanduan alkohol mengalami kesulitan dalam ingatan jangka pendek, seperti menghafal daftar. Jenis lain dari kehilangan ingatan yang terkait dengan penggunaan alkohol disebut sindrom Korsakoff.

Dalam kondisi ini, defisiensi vitamin B1 jangka panjang dikombinasikan dengan efek racun alkohol di otak bisa memicu amnesia yang mendadak dan dramatis.

Dalam beberapa kasus, kehilangan ingatan ini bersifat permanen, namun jika dideteksi lebih awal, bisa diperbaiki sampai tingkat tertentu.

Trauma kepala merupakan penyebab utama hilangnya ingatan dan meningkatkan risiko demensia.

Selalu gunakan perlengkapan yang sesuai selama aktivitas berkecepatan tinggi dan olahraga kontak fisik, termasuk bersepeda atau latihan tinju.

Pakailah sabuk pengaman saat mengendarai kendaraan bermotor.

Kecelakaan mobil sejauh ini merupakan penyebab paling umum cedera otak, dan mengenakan sabuk pengaman sangat mengurangi kemungkinan cedera kepala parah.

Selain itu ada metode lain untuk menjaga ketajaman ingatan.

Yaitu trik mengingat yang disebut metode loci atau lokus dapat membuat Anda memiliki kemampuan mengingat yang luar biasa.

Pada dasarnya, metode loci merupakan cara peningkatan memori yang menggunakan visualisasi untuk mengatur dan mengingat informasi.

Metode loci memanfaatkan kemampuan otak khususnya bagian hippocampus untuk menguatkan ingatan dengan konteks spasial.

Dengan kata lain, dengan metode ini, kita mengasosiasikan hal-hal yang ingin kita ingat dengan gambaran satu atau lebih tempat/lokasi yang sudah kita kenal dengan baik.

Secara teori, otak lebih mudah mengingat hal-hal yang sudah kita kenal. Otak juga lebih mudah mengingat gambar dibanding deretan kata.

Contoh, ketika orang lain mengucapkan kata ‘bebek’. Yang terbayang pertama di otak adalah gambaran hewan bebek bukan deretan huruf b-e-b-e-k.

Untuk studi mereka, para ilmuwan dari Universitas Stanford dan Radboud University Medical Center di Belanda mengadakan scan MRI fungsional

Penelitian yang telah diterbitkan di jurnal Neuron ini menunjukkan, Anda tidak perlu bakat lahir untuk menjadi orang dengan ingatan super kuat. Anda hanya perlu latihan yang konsisten.

Metode pelatihan yang digunakan dalam penelitian ini tersedia di memocamp.com. Situs ini menawarkan pelatihan awal gratis. Sebagai catatan, memocamp tidak mensponsori penelitian dan artikel ini.

Sayangnya, kata penulis penelitian Martin Dresler, PhD, keahlian khusus ini tidak selalu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Para juara kontes memori, sama seperti orang-orang lain, juga kadang lupa di mana mereka meletakkan ponsel atau kunci mobil.

Tapi, masih menurut Dresler yang adalah asisten profesor ilmu saraf kognitif di Radboud University, metode ini tetap berguna terutama bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan mereka menghafal atau untuk para pekerja yang sering harus mengingat materi presentasi, nama-nama klien dan sejenisnya.

Komentar