close
Nuga Life

Ternyata Kopi Juga Penghancur Lemak

Siapa sangka kenikmatan kopi berefek ganda. Ternyata kopi tidak hanya dapat meningkatkan suasana hati, tapi minuman berkafein ini juga dapat meningkatkan metabolisme, berkat dosis sehat dari antioksidan asam klorogenat, yang meningkatkan penggunaan lemak tubuh untuk energi.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa senyawa kimia dapat memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah setelah makan, sambil menurunkan resistensi insulin untuk mencegah kenaikan berat badan.

Mengonsumsi kafein dalam dosis kecil sebelum olahraga dapat meningkatkan kinerja dan membantu otot pulih dalam waktu singkat.

Dengan munculnya kopi sebagai salah satu makanan yang bisa melawan keangkeran lemak, para peneliti menegaskan makanan sehat yang biasanya dentik dengan rasa hambar dan tidak menyenangkan di lidah tidak terbukti.

Bila Anda pintar memilih menu, makanan penghancur lemak juga bisa terasa enak.

Makanan itu disebut sebagai ‘makanan nyaman’, karena bisa membawa kembali kenangan hangat, memuaskan selera, dan menenangkan jiwa, seperti kopi

Meski beberapa ‘makanan nyaman’ diproses dengan digoreng, mengandung keju atau gula, namun ada juga yang bisa membantu Anda menurunkan berat badan.

Dalam tulisan terbarunya, “health.com” memberitahu bahwa makanan enak, selain dari kopi bisa menghancurkan lemak

Sebut saja cokelat hangat. “Kakao atau cokelat mengandung antioksidan, yang dapat mengurangi tingkat kortisol Anda, yaitu hormon stres yang menyebabkan tubuh Anda berpegang teguh pada lemak perut,” kata Tara Gidus, ahli gizi berbasis di Winter Park, Florida.

Bahkan, satu studi yang dilakukan di Universitas Cornell menemukan bahwa konsentrasi antioksidan dalam cokelat panas lima kali lebih besar daripada di teh hitam.

Kombinasi karbohidrat dan protein dalam cokelat panas juga dapat membantu otot pulih lebih cepat dari latihan yang sulit, menurut penelitian yang telah dipublikasi dalam International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism.

Selain kopi dan coklat, daging panggang akan memerangi lemak. “Tubuh harus bekerja lebih keras untuk memecah protein dan menggunakannya untuk energi, yang berarti Anda membakar lebih banyak kalori saat mencernanya,” kata Gidus.

Protein juga membuat perut merasa kenyang lebih lama. Dalam satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition Metabolism, pelaku diet yang meningkatkan asupan protein tiga pulouh persen dari total diet, makan sekitar empat ratus lima puluh kalori lebih sedikit per hari.

Masih ada yang lainnya. Labu kuning.

Satu cangkir labu hanya mengandung empat puluh enam kalori dan tiga gram serat, menurut USDA. Ditambah lagi, labu merupakan sumber antioksidan beta-karoten yang sangat baik, yang dapat melawan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh yang berhubungan dengan peningkatan penyimpanan lemak.

Studi itu juga menyebut kentang panggang yang juga sebagai penghancur lemak.

Kentang tidak memiliki reputasi yang ramah lingkar pinggang, tapi kentang benar-benar penuh dengan nutrisi. “Makanan putih mengandung zat kimia allicin yang melawan penyakit,” kata Gidus.

Bahan kimia yang juga hadir dalam bawang putih, telah terbukti dapat melawan peradangan dalam tubuh, dan berkontribusi mengecilkan lingkar pinggang.

Secara kalori, penelitian menunjukkan bahwa kentang lebih memuaskan daripada makanan yang diuji lainnya.

Tags : slide