Ternyata Duda Lebih Menarik bagi Wanita

Penulis:: Darmansyah

Senin, 28 Agustus 2017 | 15:08 WIB

Dibaca: 0 kali

Duda lebih menarik bagi wanita di banding dengan lajang?

“Ya,”tulis laman situs “fatherly,” Senin, hari ini, 28 Agustus, yang menambahkan, walau menjalin hubungannya dianggap lebih rumit

Tahu apa yang menarik dari duda dibanding lajang?

Salah satu kelebihan seorang duda adalah lebih matang dan siap diajak menikah.

Apalagi, wanita pada dasarnya lebih cepat dewasa dibanding pria, sehingga mereka akan mencari pria yang dianggap tak akan mengulangi kesalahannya dua kali.

Nah, ketahui apa saja kelebihan seorang duda:

Untuk Anda tahu, rata-rata perceraian terjadi setelah usia pernikahan delapan tahun.

Seorang pria yang pernah menjalani pernikahan selama delapan tahun menunjukkan paling tidak ia memiliki komitmen untuk bertahan.

Bagi banyak wanita, hal ini juga berarti pria tersebut layak mendapat kesempatan kedua.

Selain itu, pria yang telah mengakhiri pernikahannya mungkin lebih baik dalam berkomunikasi.

Temuan dari National Institutes of Health yang dilakukan sejak tiga puluh satu tahun silam terhadap tiga ratusan pasangan, bahwa sebagian besar pria dan wanita yang pernah bercerai dan menikah kembali, cenderung lebih mudah mengungkapkan perasaannya dan memiliki empati lebih besar pada pasangan.

Dalam studi NIH yang sama menyebutkan, pasangan yang pernah bercerai umumnya akan memiliki hubungan yang lebih kuat pada hubungan keduanya.

Mereka menyadari bahwa konflik adalah hal yang normal dan punya pilihan bahwa setiap konflik bisa diselesaikan dengan berbagai cara tanpa menuruti emosi.

Kecerdasan emosional seperti itu yang diinginkan para wanita.

Ketika pria menikah, berat badan mereka cenderung naik.

Sementara setelah bercerai berat badan mereka turun. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap sembilan ribu pria menemukan, pria yang bercerai memiliki motivasi lebih tinggi untuk tetap bugar dan menjaga penampilannya guna menemukan pasangan baru.

Sejak lima tahun lalu, tingkat perceraian  menunjukan bahwa mereka telah melewati krisis parah baya dan usia tersebut cukup matang bagi seorang lelaki.

Beberapa studi juga mengatakan, pria-pria dengan usia seperti itu memiliki lebih banyak sumber keuangan dan cenderung tidak mengubah hidup mereka dengan drastis.

Seorang duda seringkali sudah memiliki anak dan ini bisa menunjukkan ia pria yang subur. Semua orang, pria atau wanita, biasanya mencari pasangan yang subur.

Sebuah penelitian juga menunjukkan, wanita tertarik pada pria dengan testosteron lebih tinggi dalam jangka pendek dan pria dengan kemampuan merawat anak untuk hubungan jangka panjang.

Konsep pasangan jiwa atau “the one” ternyata tak lagi dipercayai para duda.

Fondasi untuk pernikahan yang kuat adalah mencari pasangan yang tepat dan kita pun harus menjadi orang yang tepat. Terkadang dibutuhkan trial and error untuk menemukannya.

Tetapi, kebanyakan pria yang pernah gagal dalam pernikahan akan berhenti mencari “Ms.Right” dan menginvestasikan waktunya untuk mencari wanita yang bisa membuatnya bahagia dan berbagi minat yang sama.

Faktor mapan kerap disebut-sebut sebagai alasan utama para wanita muda mau menikah atau berpacaran dengan duda.

Psikolog yang juga menjadi pendiri situs pranikah itu mengatakan, mapan memang merupakan salah satu alasannya namun tidak selalu menjadi faktor utama wanita menyukai duda.

Walau mapan sekarang nggak harus duda juga, tapi mapan memang salah satu faktornya.

Penyebab lain duda disukai para wanita muda karena dianggap lebih matang.

Banyak wanita berpikir kalau seumuran berantem mulu, kalau seumuran biasanya wanita yang lebih dewasa.

Salah satu alasan beberapa wanita muda yang menjalin hubungan asmara dengan duda adalah mencari figur seorang ayah.

Hal ini terjadi bila ia tidak mendapat figur seorang ayah di rumahnya atau terlalu mengidolakan sang ayah.

Komentar