Tempat Tidur, Dari Kenikmatan Hingga “Kecelakaan”

Penulis:: Darmansyah

Minggu, 19 Mei 2013 | 09:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Tempat tidur? “Springbed.” Kingkoil, Serta, Plumberd dan entah apalagi mereknya. Tapi semuanya pasti menawarkan kenyamanan. Ya, tempat tidur dan kenyamanan adalah dua sisi kenikmatan yang menjadi “jualan” berbagai merek dunia.

Memang, kenikmatan dan tidur adalah sebuah fase yang harus dilewati oleh setiap orang dalam keseharian kehidupan. Entah itu petani atau penganggur di pinggiran atau pun orang “kaya” di “mainstream” kehidupan modern.

Ada perbedaan yang menjadi ukuran kenikmatan tidur dan tempat tidur bagi setiap kelas dan strata soaial kehidupan. Namun kenikmatan itu adalah sebuah pencarian yang terus menerus dan kenikmatannya menjadi akhir dari ongkos semuanya.

Jangan dikira orang miskin tidak menikmati tidur di sebuah gubuk. Jangan pula dikira orang yang berlimpah duit sudah mendapatkan kenikmatan tidur di “springbed’ empuk dengan harga selangit. Namun begitu kita ingin melihat tempat tidur secara furniture.

Tempat tidur merupakan furnitur yang paling penting dalam rumah. Sebab, penghuni rumah ingin beristirahat dalam keadaan yang nyaman jika tempat tidur dalam kondisi serta ukuran yang tepat.

Dilansir Furnishburnish,  dalam edisi Minggunya  berikut tips memilih tempat tidur yang tepat. Misalnya dari segi ukuran, model serta lainnya.

Ada banyak jenis serta ukuran tempat tidur. Ukuran twin, single, double bahkan king size. Pilihlah berdasarkan fungsinya.

Ukuran single bed misalnya yang memiliki ukuran 39 x 75 inci atau standar yang dijual di Indonesia yaitu 100 x 200 cm. Kasur ini biasanya digunakan untuk kamar anak-anal.

Selanjutnya, super single bed dengan ukuran 39 x 80 inci atau 120 x 200 cm. Kasur ini memungkinkan pemakainya leluasa bergerak. Baik itu dipakai secara terpisah, atau digabungkan ,enjadi ukuran king size. Kasur ini sesuai digunakan pada kamar remaja.

Sementara itu, untuk ranjang berukuran queen size yang berukuran 54 x 75 atau 160 x 200 cm. Ukuran ini cocok digunakan untuk orang yang ingin ruang gerak lebih banyak. Namun, ukuran ini bisa juga digunakan untuk dua orang meskipun agak kurang leluasa.

Selanjutnya, untuk tempat tidur ukuran terbesar yaitu king size, memiliki ukuran standar 60 x 80 inci di Amerika atau 180 x 200 cm. Ukuran ini cocok digunakan untuk Anda yang berpasang.

Selain kenyamanan, ukuran dan kenikmatan, tempat tidur bisa menjadi penyebab terajdinya nyeri punggung.. Sekitar 8 persen orang dewasa mengatakan aktivitas mereka menjadi terbatas akibat gangguan nyeri punggung.

Kekakuan di punggung sebagian besar disebabkan karena kebiasaan sehari-hari, salah satunya adalah posisi tidur yang salah.

Seperti diketahui, kita menghabiskan sepertiga hidup kita untuk tidur.Karenanya salah satu cara untuk menjaga kondisi punggung adalah memilih alas tidur yang tepat dan mengetahui posisi tidur yang baik.

Untuk menjaga kesehatan otot punggung, benahi kebiasaan tidur dengan mengetahui tips berikut:
– Mencari alas tidur Alas tidur yang nyaman belum tentu aman untuk punggung. Menurut Lauren Polivka, terapis fisik, yang penting dalam memilih kasur adalah yang agak kaku. Alas tidur yang terlalu empuk justru bisa membuat otot menjadi kaku.

– Ganti berkala Bila Anda sering bangun tidur dalam keadaan otot kaku, periksa kasur Anda. Seperti halnya sepatu, alas tidur juga perlu diganti secara berkala. Sebagai penyangga tubuh, bentuk kasur lama-lama bisa berubah. Idealnya kasur diganti setiap 5-7 tahun, terutama jika Anda sudah berusia di atas 40 tahun.
– Posisi tidur Hindari tidur tengkurap. “Posisi seperti ini membuat leher menjadi panjang dan membuat tekanan pada persendian lebih besar,” kata Polivka. Yang ideal adalah tidur menyamping dengan menggunakan bantal sebagai penyangga di antara kedua kaki dan punggung. Bila Anda lebih nyaman tidur terlentang, letakkan bantal di bawah lutut.

– Jangan langsung bangun Jangan langsung terbangun begitu mendengar bunyi alarm. Luangkan waktu beberapa detik supaya tubuh benar-benar terjaga sebelum Anda bergerak. Hal ini bisa membantu mencegah cedera.

Komentar