close
Nuga Life

Teh dengan Beda Jenis, Rasa dan Manfaat

Sedikit orang tahu manfaat dari setiap jenis teh untuk kesehatan. Bagi mereka semua minuman teh di “generalisir” memiliki manfaat bagi kesehatan terutama mencegah kanker dan memperlambat proses penuaan karena di dalamnya terdapat kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan.

“Beda jenis, beda rasa dan beda manfaatnya bagi tubuh,” tulis situs online dari majalah “Woman Daily Magazine” menguraikan berbagai jenis teh.

Teh secara umum diketahui memiliki kandungan vitamin C yang membantu melawan beberapa jenis penyakit ringan, termasuk masuk angin.

Singkatnya, minuman ini memang memiliki banyak manfaat, baik untuk menjaga kesehatan maupun manjur bagi pengobatan.

Sebutlah teh hijau. Jenis teh ini merupakan minuman yang sangat baik karena mengandung antioksidan tinggi dan dapat menghambat pertumbuhan kanker pada kandung kemih, payudara, perut, paru-paru, dan pankreas.

Teh hijau juga bagus untuk mencegah kolesterol. Bagi penyuka teh hijau, risiko terkena stroke dan gangguan saraf seperti alzheimer, atau penyakit parkinson berkurang. Kandungan fluoride-nya juga dapat mencegah kerusakan gigi.

Begitu juga dengan teh hitam. Teh hitam lebih banyak mengandung kafein dibanding jenis teh lain. Bila teh hijau biasanya kehilangan rasa dalam setahun, maka rasa teh hitam akan tetap bertahan beberapa tahun. Teh hitam mengandung teofilin yang meningkatkan aliran darah dan mempertahankan tekanan darah normal.

Hal ini mempermudah saluran udara di dalam tubuh, sehingga bagi penderita asma akan lebih mudah bernapas. Teh hitam juga mencegah paru-paru rusak disebabkan paparan asap rokok. Jika rajin mengonsumsi teh hitam, risiko terkena stroke menurun.

Ada lagi teh putih. Jenis ini amat langka.dan harganya lumayan mahal. Teh putih terbaik dibuat dari tunas yang masih belum terbuka, dari varietas “camellia sinensis.”

Ia merupakan tanaman yang ada di pegunungan tinggi provinsi Fujian, China, lokasi yang dikenal sebagai asal tempat teh putih terbaik.

Minimnya proses pembuatan teh putih, menyebabkan ia memiliki kandungan antioksidan polifenol dan katekin, lebih tinggi dibanding teh lain. Secangkir teh putih memiliki kandungan antioksidan setara dengan dua belas gelas jus jeruk. Wow, luar biasa!

Ada lagi teh oolong. Sama dengan teh putih, minuman ini terbuat dari dedaunan Camellia sinensis. Teh oolong memiliki beberapa manfaat kesehatan, di antaranya banyak digunakan sebagai suplemen penurun berat badan. Ia juga bagus membakar kolesterol dan membantu penderita diabetes menjaga kadar gula.

Mungkin Anda tak menyebutnya teh. Namanya teh chaga. Ia berasal dari jamur Chaga yang hidup di dataran tinggi bersuhu minus empat puluh lima derajat celsius.

Teh Chaga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Selain itu, ia bisa mencegah pertumbuhan dan risiko beberapa jenis kanker, misalnya kanker hati, kanker rahim, kanker payudara, dan kanker perut.

Teh Chaga memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu melancarkan pencernaan, serta mencegah beberapa jenis penyakit di perut.

Masih ada teh dengan manfaat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah Ia dinamai dengan teh hibiscus. Teh ini bebas kandungan kafein dani terbuat dari bunga Hibiscus sabdariffa atau Rosela.

Ia dibuat dari sebuah calyces semacam struktur kelopak di dasar bunga dan bukan datang dari kelopak sebenarnya. Hibiscus merupakan minuman populer di banyak negara Asia dan Afrika. Teh Hibiscus memiliki manfaat mengurangi tekanan darah dan menurunkan kolesterol.