Tak Semua Wanita Memiliki Bau Ketiak?

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 15 Juni 2017 | 14:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Bau ketiak dan wanita adalah dua sisi yang keberadaannya saling “membutuh”kan.

Dan  perempuan mana yang tidak terganggu dengan kehadiran bau badan?

Biasanya, bau badan berkaitan dengan cuaca yang begitu panas sehingga menghasilkan keringat berlebih di bagian ketiak.

Melihat bau badan sebagai hal yang tidak menyenangkan, sejumlah produk kecantikan pun mulai berlomba-lomba mencari keuntungan dengan mengeluarkan deodoran.

Nampaknya, tidak seorang pun yang tidak memiliki deodran di meja riasnya.

Seperti ditulis laman “huffingtonpost,” hari ini, Kamis, 15 Juni,  persoalan bau badan dipengaruhi oleh gen yang dimiliki seseorang.

Mereka yang memiliki gen ABCC11 dinilai beruntung karena tidak membutuhkan deodorant untuk persoalan bau badan.

Gen ABCC11 dikatakan sebagai salah satu gen yang berfungsi tidak menghasilkan keringat berlebih di bagian ketiak.

Namun, ketika pemiliki gen ABCC11 menggunakan deodorant justru akan mengakibatkan bau badan karena percampuran keringat dan bahan kimia.

Untuk mengungkap hal itu memang telah dilakukan penelitian pada Januari empat tahun lalu lalu oleh ahli epidemiologi Universitas Bristol, Santiago Rodriguez.

Studi itu dilakukan terhadap enam ribuan perempuan dan ditemukan sebanyak dua persen peserta atau setara seratus tujuh belas orang memiliki gen ABCC11.

Namun, dari jumlah tersebut hampir tujuh puluh delapan persen masih menggunakan deodoran meskipun tidak diperlukan.

“Temuan ini memiliki beberapa potensi untuk menggunakan gen dalam memilih produk kebersihan pribadi.”

“ Uji gen sederhana juga dapat memperkuat kesadaran diri dan menghemat beberapa pembelian dan penggunaan bahan kimia yang tidak perlu untuk produsen tanpa bau badan,” ujarnya.

Dari penelitian itu juga disebutkan hampir sembilan puluh tujuh persen orang Eropa dan Afrika memiliki gen yang memproduksi bau keringat tidak sedap di ketiak.

Hal itu justru berbeda dengan Asia Timur dan Korea yang sebagian penduduknya justru tidak memiliki masalah soal bau badan.

Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki gen ABCC11 dapat dilihat dari jenis kotoran telinga mereka. Gen ABCC11 memiliki kotoran telinga kering dan tidak lengket.

Meski demikian, bagaimana dengan seseorang yang memiliki masalah dengan bau badan?

Rodriguez mengatakan, mereka dapat menggunakan antiperspirant yang berfungsi untuk mengurangi keringat pada ketiak.

Antiperspirant tersebut, kata Rodriguez, sebaiknya dioleskan di malam hari karena akan membantu memasang saluran keringat menjadi lebih baik

Jika memiliki ketiak hitam, orang akan sadar saat mengangkat tangannya. Secara reflek, lengan baju pun ditarik untuk menutupi agar tidak ketahuan. Malu rasanya jika ketiak hitam diketahui orang.

Masalah ketiak hitam sebenarnya masalah biasa dan bisa diselesaikan dengan berbagai bahan dasar yang ada di dapur. Ingin tahu apa saja?

Dilansir dari Times of India, berikut adalah lima pengobatan dari bahan dasar yang ada di rumah untuk menyamarkan warna hitam ketiak sekaligus membuat ketiak terlihat mulu

Lemon adalah agen pemutih alami dan membantu untuk menerangkan daerah yang warnanya tidak rata.

Cara menggunakannya saja sangat mudah. Oleskan perasan jeruk di daerah ketiak yang gelap setiap harinya selama dua hingga tiga menit sebelum mandi.

Setelah itu, beri pelembab di bagian tersebut setelah mandi. Perubahan akan terlihat setelah tujuh hingga sepuluh hari.

Kentang juga dikenal sebagai pemutih alami dan mengandung anti iritasi yang membantu menerangkan bagian ketiak. Selain itu, kentang juga bisa mengurangi rasa gatal.

Caranya adalah dengan meletakkan potongan tipis kentang atau, jika punya waktu cukup banyak, kentang dijus dan oleskan di bawah ketiak selama sepuluh  hingga lima belas menit.

Untuk mendapatkan hasil efektif, gunakan dua kali sehari. Hasilnya akan langsung terasa. Selamat tinggal ketiak hitam!

Cuka apel mengandung asam ringan yang dapat mengangkat sel mati dan berfungsi sebagai disinfektan yang bagus.

Mulai dengan mencampur dua sendok the cuka apel dengan bubuk soda kue. Oleskan campuran ini di bawah ketiak selama sepuluh menit atau sampai kering.

Bersihkan dengan air dingin dan lakukan ini tiga kali dalam seminggu untuk melihat hasilnya.

Campur satu sendok makan minyak zaitun dengan gula cokelat. Campuran ini telah menjadi pembersih wajah alami yang sudah siap jadi.

Gosok ke bagian ketiak selama semenit atau dua menit. Diamkan selama lima menit. Bersihkan dengan air hangat. Lakukan rutinitas ini dua kali seminggu untuk hasil yang efektif.

Lidah buaya yang digunakan untuk memutihkan ketiak hitam bisa berupa gel yang dijual di pasaran atau lidah buaya organik yang langsung dipetik di halaman rumah.

Oleskan gel lidah buaya ini selama lima belas menit dan kemudian dibersihkan.

Lidah buaya juga memiliki fungsi untuk mengelupas sehingga dapat mengangkat kulit mati.

Selain itu, di dalam lidah buaya terkandung properti anti bakteri yang membantu menghaluskan dan memberi gizi kulit.

Komentar