Suka Selingkuh? Awas, Mr P Bisa “Rusak”

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 12 Januari 2016 | 08:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Pria selingkuh bisa rusak “Mr P”-nya?

“Ya!” tulis Dave Golokhov. Seorang seks eksper.

“Ingat,” kata Golokhov,” “Mr “ yang rusak, tidak bisa dibuang atau diganti.

Wahai para pria, sebaiknya Anda mesti memberi atensi atas hasil penelitian terbaru ini.

Glokhov selanjutnya menulis, masa depan Anda dalam bahaya bila selingkuh.

Peringatan ini ditujukan sang ilmuwan untuk mereka yang selamanya ingin melajang dan maunya ‘jajan’ terus di luaran.

Apa yang menyebabkan “jajan” bagi pria merusak “Mr P?”

“Ereksi Anda secara perlahan akan raib.”

Dimulai dengan ejakulasi dini, kurangnya ketegangan, dan lama-kelamaan benar-benar kejadian disfungsi ereksi.

Nah mau tahu penyebabnya?

Ya, pulang dengan wangi parfum wanita lain atau cetakan lipstik merah pada kemeja Anda ketika tiba di rumah sepulang bekerja.

Biasanya akan menyebabkan kecurigaan pada pasangan Anda atas terjadinya sebuah perselingkuhan.

Tapi yang satu ini kemungkinan lebih parah, kalau Anda pulang ke rumah dengan kondisi penis patah atau fungsinya berkurang.

Jelas tidak meninggalkan banyak ruang untuk keraguan wanita Anda atas dugaan perselingkuhan dengan WIL atauwanita idaman lain.

Nah, sebuah studi baru menunjukkan bahwa perselingkuhan mungkin memiliki perangkap lebih berbahaya dari yang Anda pikirkan.

Penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan menyebabkan penis lebih rapuh untuk mengalami keretakan organ.

Tampaknya hal ini terjadi lebih sering dalam urusan ranjang perselingkuhan, karena itu terjadi di tempat-tempat tidak normal, alias tidak biasanya Anda melakukan sebuah romantisme percintaan.

Kecuali bagi Anda yang berduit dan punya potensi selingkuh dengan ‘karyawan’ rumah tangga Anda sendiri.

Maka kemungkinan besar, Anda bakal melakukan perselingkuhan dengan WIL dalam kamar hotel, sebuah resort, kamar mandi atau bahkan di lingkungan tempat bekerja.

Dengan kurangnya handicap atau keuntungan beraksi tampil di kandang, yakni rumah Anda sendiri, atau ranjang Anda sendiri tempat biasanya bercinta.

Plus dicampur dengan tambahan munculnya adrenalin saat bercinta dalam perselingkuhan dengan WIL.
Ditambah bagi para penyuka gaya bercinta ekstrim.

Ini jadi penyebab bertambahnya risiko yang lebih besar dari cedera hingga patahnya Mr P Anda.

Karena Anda tidak melakukan persetubuhan dalam perselingkuhan di lingkungan Anda telah terbiasa.

Plus dapat menimbulkan sebuah kecemasan tersendiri saat melakukan percintaan dalam perselingkuhan, apalagi mohon maaf, bagi para peselingkuh pemula.

Dan bagi Anda para pria yang pernah melakoninya.

Tolong jawab dari dalam hati Anda sendiri. Pastinya, Anda pernah merasakan kecemasan itu saat berselingkuh dengan WIL bukan?

Pasti ada salah satu dari Anda yang pernah merasakan bagaimana sulitnya Mr P Anda bangun dan tegang seperti biasanya kala bercinta dengan WIL?

Itu karena konsentrasi Anda terpecah, memikirkan pasangan Anda di rumah bukan?

So, para pria yang berselingkuh. Lakoni apa yang Anda harus lakukan di luar sana. Namun harus ingat: ‘Jangan tergesa-gesa ketika datang buat keselamatan Mr P Anda’.

Catatan: Kalimat terakhir jelas bukan untuk melegalkan perselingkuhan Anda lho

Masalah-masalah kewanitaan, seperti keputihan dan nyeri saat haid kerap mendapat perhatian lebih dibandingkan kesehatan Mr P.

Padahal, dengan letaknya yang berada di luar tubuh, seharusnya membuat kesehatan Mr P jadi lebih mudah dipantau.

Dan perlu diketahui pula bahwa sejumlah pria mengaku memiliki beberapa keluhan pada Mr P mereka. Contohnya seperti disfungsi ereksi.

Lantas apa saja keluhan-keluhan lain yang biasa dialami oleh pria pada Mr P mereka?

Rasa nyeri saat buang air kecil. Sulit mengeluarkan air kecing, buang air kecil yang tidak tuntas hingga nyeri merupakan tanda bagi pria untuk segera mengunjungi dokter urologi.

Pasalnya, gangguan pada kelenjar prostat kerap ditandai dengan masalah buang air kecil.

Selain itu infeksi saluran kemih ditandai dengan adanya sensasi terbakar. Hal ini juga kerap disertai dengan iritasi.

Oleh karena itu segeralah berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Anda harus juga mewaspadai jika Anda merasakan nyeri saat orgasme.

Pasalnya, nyeri saat ejakulasi dipicu oleh prostat yang membesar hingga kanker.

Sensitivitas berkurang bisa disebabkan berbagai hal. Salah satunya, gaya hidup yang tidak sehat.

Pria dengan usia muda dengan disfungsi ereksi, sebaiknya memperbaiki gaya hidup untuk lebih sehat.

Komentar